Pesona Shima Enaga Si Burung Salju dari Hokkaido

Last Updated: 4 October 2025, 23:33

Bagikan:

Keanggunan Shima Enaga yang berpose di tengah salju khas Hokkaido. Sumber Gambar: Hokkaido Treasure
Table of Contents

Pesona Shima Enaga Si Burung Salju dari Hokkaido

Burung Shima Enaga adalah salah satu ikon alam Hokkaido yang paling memikat. Wajahnya yang putih polos dan tubuh mungil berbulu lebat menjadikannya tampak seperti bola salju hidup. Tak heran jika burung ini dijuluki sebagai “peri salju” oleh para fotografer dan pecinta alam (BirdLife International, 2023).

Namun, di balik tampilannya yang menggemaskan, Shima Enaga memiliki karakter unik dan ketahanan luar biasa terhadap dingin ekstrem. Artikel ini mengulas keunikan, perilaku, serta alasan mengapa burung ini menjadi fenomena budaya di Jepang.


Keunikan Fisik dan Identitas Shima Enaga

Shima Enaga (Aegithalos caudatus japonicus) merupakan subspesies dari burung Long-tailed Tit yang hanya ditemukan di Hokkaido, Jepang (BirdLife International, 2023). Ukuran tubuhnya sekitar 12–16 cm, dengan ekor yang panjang hampir separuh dari total panjang tubuh (Luminous Landscape, 2024). Berbeda dari kerabatnya di daratan utama Jepang, Shima Enaga memiliki wajah putih polos tanpa garis hitam di mata, membuat ekspresinya tampak seperti boneka salju (FUN! Japan, 2023).

Bulu burung ini bisa mengembang untuk menahan suhu dingin, memberikan bentuk tubuh yang bulat dan lembut. Penampilan inilah yang membuat Shima Enaga viral di media sosial dan menjadi objek favorit para fotografer alam di musim dingin (FUN! Japan, 2023).


Habitat dan Kehidupan Sosial

Burung Shima Enaga hidup di hutan konifer dan pegunungan bersalju di Pulau Hokkaido. Tidak seperti banyak burung kecil lainnya, mereka tidak bermigrasi ke wilayah hangat, melainkan beradaptasi dengan kondisi ekstrem sepanjang tahun (My Modern Met, 2023).

Mereka biasanya membentuk kelompok berisi 5–20 individu untuk mencari makan dan saling menghangatkan diri. Dalam kelompok ini, burung-burung berinteraksi secara sosial, berbagi lokasi pakan, dan saling menjaga agar tetap aman dari predator (FUN! Japan, 2023).

Pola Makan

Pola makan Shima Enaga terdiri atas serangga kecil, laba-laba, larva, dan telur serangga. Ketika musim dingin tiba dan sumber makanan berkurang, mereka beralih pada biji serta getah pohon sebagai alternatif (BirdLife International, 2023).


Perilaku Berkembang Biak

Musim kawin Shima Enaga dimulai sekitar Februari hingga Maret. Pasangan burung ini bekerja sama membangun sarang oval dari lumut, bulu, dan benang laba-laba untuk menjaga kehangatan anak-anaknya (BirdLife International, 2023). Biasanya mereka menghasilkan 6–10 butir telur per musim.

Menariknya, beberapa anggota kelompok yang tidak sedang berbiak turut membantu memberi makan anak burung. Fenomena ini disebut cooperative breeding, yang meningkatkan peluang anak bertahan hidup dalam lingkungan bersuhu rendah (My Modern Met, 2023).


Popularitas dan Simbol Budaya

Selain menjadi pesona alam, Shima Enaga telah menjelma menjadi simbol budaya Jepang modern. Burung ini muncul di berbagai suvenir, karakter kartun, dan produk wisata Hokkaido. Popularitasnya meningkat sejak banyak fotografer membagikan potret menggemaskan burung ini di media sosial (FUN! Japan, 2023).

Simbol Shima Enaga mencerminkan keseimbangan antara keindahan alam dan ketahanan hidup di lingkungan keras. Burung ini mengajarkan bahwa bahkan makhluk sekecil apa pun mampu bertahan dan memberi inspirasi bagi manusia (BirdLife International, 2023).


Konservasi dan Ancaman

Secara global, Shima Enaga masih dikategorikan sebagai spesies Least Concern oleh IUCN, artinya belum terancam punah (Luminous Landscape, 2024). Namun, deforestasi dan perubahan lahan di beberapa wilayah Hokkaido tetap menjadi ancaman potensial terhadap habitatnya (FUN! Japan, 2023).

Upaya pelestarian dilakukan dengan menjaga kawasan hutan alami dan meningkatkan kesadaran wisatawan untuk tidak mengganggu habitat satwa liar. Pemerintah daerah Hokkaido juga mendorong ekowisata berkelanjutan yang menekankan penghargaan terhadap alam dan spesies endemik seperti Shima Enaga.


Burung Shima Enaga adalah perpaduan keindahan dan ketangguhan khas Hokkaido. Dengan bulu putih lembutnya, ia menjadi pengingat betapa luar biasanya adaptasi alam terhadap cuaca ekstrem.

Untuk kisah menarik lain tentang satwa liar dan konservasi alam dunia, ikuti terus berita eksklusif hanya di Garap Media. Jelajahi sisi lain keindahan bumi melalui cerita inspiratif kami.

Referensi

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /