Pertemanan dalam Islam: Kunci Hubungan yang Diridai Allah

Last Updated: 15 May 2025, 05:00

Bagikan:

pertemanan dalam islam, kunci hubungan yang diridai allah
pertemanan dalam islam, kunci hubungan yang diridai allah
Table of Contents

Pertemanan dalam Islam bukan sekadar hubungan sosial biasa. Islam memandang pertemanan sebagai salah satu sarana untuk meraih rida Allah, karena seorang sahabat bisa menjadi cermin keimanan dan pengingat ketika kita lengah. Dalam kehidupan sehari-hari, memiliki teman yang saleh bisa menjadi pelindung dari perbuatan buruk dan penyemangat dalam menjalankan kebaikan.

Lebih dari itu, pertemanan dalam Islam memiliki dimensi ukhrawi yang mendalam. Rasulullah SAW bersabda bahwa seseorang akan dikumpulkan bersama siapa yang ia cintai di akhirat kelak. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memilih teman yang tidak hanya baik secara lahiriah, tetapi juga memiliki komitmen terhadap ajaran Islam.


1. Nilai-Nilai dalam Pertemanan dalam Islam

Islam menekankan nilai-nilai utama dalam menjalin pertemanan: kejujuran, saling menasihati dalam kebaikan, dan kesetiaan. Seorang sahabat sejati bukan hanya hadir di saat senang, tetapi juga memberikan nasihat yang menuntun pada kebenaran di saat sulit. Dalam QS. Al-Maidah ayat 2, Allah berfirman, “… dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa.”

Pertemanan yang baik seharusnya mendorong kita untuk memperbaiki diri, bukan malah membawa kita pada perbuatan yang jauh dari nilai Islam. Jika seorang teman membuat kita lebih dekat kepada Allah, maka itulah sahabat sejati yang patut dijaga dan dihargai.


2. Kriteria Sahabat dalam Perspektif Islam

Pertemanan dalam Islam memiliki standar tersendiri. Beberapa ciri sahabat yang baik dalam Islam antara lain:

  • Beriman dan taat kepada Allah
  • Menjaga lisan dan perbuatan
  • Suka memberi nasihat dan mengingatkan dalam kebaikan
  • Tidak iri hati dan selalu mendoakan kebaikan
  • Menjaga amanah dan tidak membuka aib

Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik teman di sisi Allah adalah yang terbaik akhlaknya terhadap temannya.” (HR. Tirmidzi)

Memilih teman bukanlah perkara sepele. Dalam kehidupan yang penuh ujian ini, teman bisa menjadi penyelamat, atau sebaliknya, membawa kita pada kehancuran. Maka, mari kita lebih selektif dalam menjalin pertemanan.


3. Manfaat Pertemanan dalam Islam Bagi Kehidupan

Pertemanan dalam Islam membawa banyak manfaat, baik secara spiritual maupun sosial. Pertama, sahabat bisa menjadi penolong dalam menjaga iman dan menghindari maksiat. Kedua, pertemanan yang sehat dapat meningkatkan kualitas hidup karena adanya dukungan emosional dan spiritual. Ketiga, pertemanan yang dilandasi karena Allah akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

Bahkan, dalam hadis Qudsi disebutkan bahwa Allah mencintai orang yang saling mencintai karena-Nya, saling duduk karena-Nya, dan saling menolong karena-Nya. Ini menunjukkan bahwa pertemanan  bukan hanya hubungan antar manusia, tetapi juga menjadi bentuk ibadah.


Pertemanan dalam Islam adalah anugerah yang tidak ternilai. Ia tidak hanya mempererat hubungan antar manusia, tetapi juga menjadi jembatan menuju rida Allah. Maka, mari kita jaga dan rawat pertemanan yang berlandaskan keimanan serta saling menasihati dalam kebaikan.

Ingin tahu lebih banyak tentang nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari? Baca terus berita dan artikel menarik lainnya hanya di Garap Media. Temukan inspirasi islami yang menyentuh dan mencerahkan harimu!


Referensi:

  1. Al-Qur’an dan Terjemahannya
  2. Hadis Riwayat Tirmidzi dan Muslim
  3. Pilih Teman dalam Islam – Rumaysho
  4. Sahabat dalam Pandangan Islam – Dakwatuna

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /