Pemakaian Inhaler Asma – Inhaler adalah alat vital bagi penderita asma karena fungsinya langsung mengantarkan obat ke saluran napas. Tetapi, manfaat inhaler akan berkurang bila teknik penggunaannya salah.
Itulah sebabnya, setiap penderita asma perlu memahami cara yang benar dalam menggunakan inhaler. Artikel ini akan membahas langkah pemakaian inhaler asma, kesalahan umum yang sering terjadi, serta tips agar penggunaannya lebih efektif.
Mengapa Pemakaian Inhaler Asma Harus Tepat?
Pemakaian inhaler asma yang tepat memastikan obat masuk langsung ke saluran napas dan bekerja cepat meredakan gejala. Kesalahan kecil, seperti tidak mengocok inhaler atau menghirup dengan cara yang salah, bisa membuat obat tidak mencapai paru-paru (Ciputra Hospital, n.d.; Klikdokter, 2023).
Cara Tepat Pemakaian Inhaler Asma
Menurut Klikdokter (2023), berikut langkah-langkah yang benar dalam menggunakan inhaler dosis terukur (MDI):
- Siapkan inhaler dengan membuka tutupnya dan mengocok beberapa detik.
- Buang napas perlahan sebelum memasukkan inhaler ke mulut.
- Masukkan corong inhaler ke dalam mulut, rapatkan bibir.
- Tekan tabung inhaler sambil menarik napas dalam dan perlahan selama 3–5 detik.
- Tahan napas sekitar 10 detik agar obat bekerja lebih efektif.
- Buang napas perlahan melalui mulut atau hidung.
- Jika perlu isapan tambahan, beri jeda 30–60 detik sebelum mengulanginya.
Kesalahan Umum dalam Pemakaian Inhaler Asma
Beberapa kesalahan yang sering terjadi antara lain:
- Tidak mengocok inhaler sebelum digunakan.
- Menekan inhaler tidak bersamaan dengan menarik napas.
- Menghirup terlalu cepat atau terlalu kuat.
- Tidak menahan napas setelah menghirup.
Kesalahan ini membuat obat hanya menempel di mulut atau tenggorokan, bukan masuk ke paru-paru (SafeMedication, n.d.).
Baca juga: Simak! Ini 5 Rekomendasi Obat Inhaler Asma yang Efektif
Tips Tambahan Agar Lebih Efektif
- Selalu ikuti arahan dokter atau apoteker.
- Bersihkan corong inhaler secara berkala agar tidak tersumbat.
- Setelah memakai inhaler yang mengandung steroid, berkumurlah dengan air untuk mencegah iritasi mulut (SafeMedication, n.d.).
- Catat sisa dosis agar tidak kehabisan saat dibutuhkan (Ciputra Hospital, n.d.).
Penutup
Pemakaian inhaler asma bukan sekadar menekan dan menghirup. Dibutuhkan teknik yang tepat agar obat benar-benar terserap di paru-paru. Dengan memahami langkah-langkah yang benar, penderita asma bisa mengontrol gejala lebih efektif.
Untuk informasi kesehatan lainnya, tetap ikuti berita-berita bermanfaat hanya di Garap Media. Jangan lewatkan juga artikel pilihan kami tentang kesehatan pernapasan.
Referensi:
- Ciputra Hospital. (n.d.). Cara penggunaan inhaler asma yang tepat. Retrieved from https://ciputrahospital.com/cara-penggunaan-inhaler-asma-yang-tepat/
- Klikdokter. (2023). Cara pakai inhaler dosis terukur untuk meredakan asma. Retrieved from https://www.klikdokter.com/info-sehat/pernapasan/cara-pakai-inhaler-dosis-terukur-untuk-meredakan-asma srsltid=AfmBOorbQ7dLAiYGHERg_gJiOCWoRe0Nh9QUVI5kWahFXLNsqLNclrmx#google_vignette
- SafeMedication. (n.d.). Inhaler: How to use your inhaler correctly. Retrieved from https://www.safemedication.com/drug-library/a/6/0/1/1/a601172
