Perkembangan Industri Perjudian di Kamboja Kontribusi terhadap Pendapatan dan Pembangunan Infrastruktur

Last Updated: 19 January 2025, 19:46

Bagikan:

Table of Contents
 

Perkembangan Industri Perjudian Pusat Perjudian Daring Kontribusi Ekonomi

Sejak legalisasi pada 1990-an, industri perjudian Kamboja berkembang pesat dengan lebih dari 50 kasino dan ribuan situs online. Permintaan global menjadikan Kamboja pusat perjudian daring, berkontribusi pada pendapatan dan pembangunan infrastruktur negara.


1. 1990-an: Awal Legalitas Perjudian 

Pemerintah Kamboja melegalkan kasino untuk meningkatkan pendapatan negara dan menarik wisatawan, terutama dari Tiongkok, Thailand, dan Vietnam. Pada akhir dekade ini, pendapatan tahunan sektor perjudian diperkirakan mencapai 5 juta dolar AS, dengan kontribusi terbesar dari Thailand (40%) , Vietnam (30%) dan Tiongkok (20%)


2. 1995: Monopoli NagaCorp dan Kemunculan NagaWorld

NagaCorp mendapatkan hak monopoli untuk mengoperasikan kasino dalam radius 200 km dari Phnom Penh, dengan kasino pertama mereka, NagaWorld, dibuka di ibu kota untuk melayani pemain internasional kelas atas. Pada tahun ini, pendapatan tahunan sektor perjudian meningkat menjadi 8 juta dolar AS, dengan kontribusi terbesar dari pemain Tiongkok (40%), Thailand (30%), dan Vietnam (20%).


3. 2000-an: Ekspansi dan Regulasi yang Longgar

Pemerintah Kamboja melonggarkan regulasi perjudian, mendorong pembangunan kasino di Poipet dan Bavet. Pada akhir dekade, pendapatan sektor perjudian mencapai 50 juta dolar AS per tahun, dengan pemain Tiongkok (50%), Thailand (25%), dan Vietnam (15%) mendominasi. Pemain dari Korea Selatan dan Eropa menyumbang 10%.


4. 2017-2019: Ekspansi dan Puncak Industri Perjudian

NagaCorp membuka NagaWorld2 pada 2017, meningkatkan kapasitas kasino dengan 600 meja judi dan 5.000 mesin permainan. Pendapatan sektor perjudian mencapai 1 miliar dolar AS, didominasi oleh pemain Tiongkok (60%), Thailand (20%), dan Vietnam (10%). Pada 2019, industri mencapai puncaknya dengan pendapatan 1,8 miliar dolar AS dan kontribusi pajak 80 juta dolar AS, dengan Tiongkok tetap dominan (65%) dan pasar baru seperti India dan Korea Selatan menyumbang sekitar 10%.


5. 2020-2022: Dampak Pandemi dan Pemulihan

Pandemi COVID-19 menyebabkan pendapatan sektor perjudian Kamboja turun menjadi 0,8 miliar dolar AS pada 2020. Industri mulai pulih pada 2021 dengan pendapatan 1,1 miliar dolar AS dan meningkat menjadi 1,5 miliar dolar AS pada 2022, dengan kontribusi Tiongkok kembali naik menjadi 50%-55%, sementara Thailand (20%) dan Vietnam (15%) tetap stabil.


6. 2023-2024: Dominasi Perjudian Online dan Ekspansi Infrastruktur
Perjudian online di Kamboja mendominasi pasar, dengan pendapatan mencapai 2,3 miliar dolar AS pada 2023 dan diperkirakan 2,8 miliar dolar AS pada 2024. Tiongkok tetap kontributor utama (65%), diikuti Thailand (15%) dan Vietnam (10%). Pendapatan pajak 120 juta dolar AS mendukung infrastruktur seperti transportasi, hotel mewah, dan perumahan. Seiring dengan pertumbuhan sektor ini, industri perjudian juga menarik perhatian internasional, termasuk Indonesia. Tercatat 17.121 WNI bekerja di sektor ini, berkontribusi pada pendapatan perjudian online yang semakin signifikan di Kamboja. Total uang yang mengalir dari judi online Indonesia ke Kamboja diperkirakan mencapai antara Rp5 triliun (333 juta USD) hingga Rp600 triliun (40 miliar USD).
Perjudian di Kamboja menjadi simbol bagaimana kebijakan tepat dan adaptasi terhadap tren global dapat mengubah ekonomi negara. Dengan perkembangan sektor ini, masa depan Kamboja sebagai pusat perjudian dunia semakin cerah. Temukan berita menarik dan terbaru di Garap Media untuk informasi yang menginspirasi dan memicu rasa penasaran Anda!
Referensi :
  • Chat GPT
  • Youtube : Sepulang Sekolah

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /