Penyebab Radang Tenggorokan dan Cara Efektif Mencegahnya

Last Updated: 7 November 2025, 21:00

Bagikan:

penyebab radang tenggorokan dan cara efektif mencegahnya
Foto: Canva / Tharakorn arunothai
Table of Contents

Radang Tenggorokan – Kondisi yang umum dialami banyak orang dan dapat muncul akibat berbagai faktor, mulai dari infeksi virus hingga kebiasaan berbicara berlebihan. Gejala yang muncul biasanya meliputi rasa sakit saat menelan, gatal di tenggorokan, hingga suara serak. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari jika tidak segera ditangani dengan baik.

Selain itu, radang tenggorokan dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada sistem pernapasan dan menurunkan kualitas tidur. Mengetahui penyebab dan langkah pencegahannya penting agar risiko sakit tenggorokan berulang dapat diminimalkan. Dengan perawatan dan pencegahan yang tepat, Anda dapat menjaga kesehatan tenggorokan serta kenyamanan saat beraktivitas sehari-hari.


Penyebab Radang Tenggorokan

Radang tenggorokan dapat terjadi karena banyak faktor, mulai dari infeksi hingga lingkungan sekitar. Memahami penyebabnya akan membantu Anda mengambil langkah pencegahan yang efektif. Berikut beberapa penyebab yang paling umum:

1. Infeksi Virus dan Flu

Infeksi virus merupakan penyebab paling umum dari radang tenggorokan. Virus influenza, cacar air, campak, mononukleosis, hingga COVID-19 dapat memicu peradangan pada tenggorokan. Gejala yang timbul biasanya meliputi nyeri, batuk, hingga demam ringan yang memerlukan perhatian lebih.

2. Infeksi Bakteri

Selain virus, bakteri juga dapat menyebabkan radang tenggorokan. Streptococcus merupakan salah satu bakteri yang sering menyerang, terutama pada anak-anak. Penyebarannya terjadi melalui droplet saat bersin, batuk, atau kontak dengan benda yang terkontaminasi, sehingga mudah menular.

3. Tonsilitis

Peradangan pada amandel atau tonsil dikenal sebagai tonsilitis. Kondisi ini bisa dipicu oleh infeksi virus maupun bakteri. Penderita biasanya mengalami nyeri saat menelan, demam, dan pembengkakan kelenjar getah bening di leher.

4. Faktor Lingkungan

Lingkungan juga dapat memengaruhi kesehatan tenggorokan. Paparan polusi udara, asap rokok, atau udara kering dapat memicu iritasi tenggorokan. Orang yang sering berada di ruangan ber-AC atau di luar ruangan yang tercemar polusi lebih rentan mengalami radang tenggorokan.

5. Kebiasaan Suara Berlebihan

Berteriak, bernyanyi, atau berbicara dengan volume tinggi dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan peradangan pada pita suara. Kondisi ini kemudian menimbulkan nyeri dan iritasi di tenggorokan. Mengistirahatkan suara secara rutin menjadi salah satu cara mencegah radang tenggorokan akibat kebiasaan ini.

6. GERD dan Alergi

Asam lambung yang naik akibat GERD dapat mengiritasi tenggorokan, sedangkan alergi memicu produksi lendir berlebihan. Kedua kondisi ini berpotensi menimbulkan peradangan di tenggorokan. Gejala biasanya termasuk rasa terbakar, gatal, atau batuk kronis yang tidak kunjung reda (Alodokter, 2025).


Cara Efektif Mencegah Radang Tenggorokan

Mencegah radang tenggorokan bisa dilakukan dengan langkah-langkah sederhana namun konsisten. Berikut beberapa cara efektif yang bisa diterapkan:

1. Menjaga Kebersihan

Kebersihan menjadi kunci utama mencegah infeksi. Cuci tangan secara rutin, bersihkan benda yang sering disentuh, dan hindari menyentuh mulut, hidung, atau mata sebelum mencuci tangan. Dengan menjaga kebersihan, risiko penularan virus dan bakteri penyebab radang tenggorokan dapat diminimalkan.

2. Menghindari Kontak dengan Penyebab Infeksi

Hindari berbagi alat makan, minum, atau peralatan pribadi dengan orang lain. Juga, hindari kontak langsung dengan orang yang sedang sakit. Menggunakan masker di tempat ramai atau polusi tinggi juga membantu melindungi tenggorokan dari partikel iritan.

3. Berhenti Merokok dan Jauhi Asap Rokok

Merokok dan paparan asap rokok dapat mengganggu sistem pernapasan dan memicu radang. Berhenti merokok menjadi salah satu cara paling efektif untuk menjaga kesehatan tenggorokan. Selain itu, hindari tempat dengan asap rokok aktif agar risiko iritasi berkurang.

4. Menjaga Kelembapan Tenggorokan

Tenggorokan yang lembap lebih sehat dan kurang rentan iritasi. Minum cukup air, gunakan humidifier di ruangan, dan istirahatkan suara setelah berbicara lama. Langkah ini membantu menjaga lapisan tenggorokan tetap lembap dan mengurangi risiko peradangan.

5. Vaksinasi dan Perawatan Diri

Vaksinasi flu dapat membantu mencegah infeksi virus penyebab radang. Jika gejala berlangsung lebih dari 7 hari atau disertai demam tinggi, segera konsultasikan ke dokter. Perawatan dini akan mengurangi risiko komplikasi dan mempercepat pemulihan (Alodokter, 2025).


Penutup

Radang tenggorokan memang umum terjadi, tetapi dengan mengetahui penyebabnya dan menerapkan langkah pencegahan yang tepat, risiko sakit tenggorokan dapat diminimalkan. Perawatan rutin dan gaya hidup sehat sangat berperan dalam menjaga kenyamanan tenggorokan setiap hari.

Untuk informasi kesehatan lainnya, jangan lewatkan berita menarik di Garap Media. Tetap update dengan tips kesehatan dan cara menjaga tubuh tetap fit agar aktivitas sehari-hari tetap lancar dan nyaman.


Referensi:

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /