Penyakit Biduran: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Biduran atau urtikaria adalah kondisi kulit yang ditandai dengan munculnya ruam merah, bentol-bentol, dan rasa gatal yang intens. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa, dan bisa bersifat akut atau kronis. Meskipun tampak sepele, biduran dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama jika terjadi dalam jangka panjang. Artikel ini akan membahas secara lengkap penyebab, gejala, dan cara mengatasi biduran agar Anda bisa menghindari serta mengelolanya dengan lebih baik.
Penyebab Biduran
Biduran dapat disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya:
1. Reaksi Alergi
Alergi merupakan salah satu penyebab utama biduran. Beberapa pemicu alergi yang umum meliputi:
- Makanan seperti kacang, susu, telur, dan seafood.
- Obat-obatan seperti antibiotik atau aspirin.
- Gigitan serangga yang dapat memicu reaksi kulit.
2. Perubahan Suhu dan Lingkungan
Biduran juga bisa muncul akibat paparan suhu ekstrem, baik terlalu panas maupun terlalu dingin. Selain itu, stres dan keringat berlebih juga dapat memicu reaksi ini.
3. Infeksi dan Penyakit Tertentu
Beberapa infeksi virus, bakteri, atau penyakit autoimun bisa menyebabkan biduran. Infeksi seperti hepatitis dan mononukleosis sering dikaitkan dengan munculnya gejala ini.
4. Faktor Fisik
Gesekan atau tekanan pada kulit, seperti pakaian yang terlalu ketat atau goresan, dapat memicu biduran, terutama pada orang yang memiliki kulit sensitif.
Gejala Biduran
Biduran memiliki beberapa gejala khas, di antaranya:
- Munculnya ruam merah dan bentol dengan ukuran bervariasi di kulit.
- Rasa gatal yang intens, terkadang disertai dengan sensasi terbakar.
- Bentol dapat berpindah-pindah dari satu area ke area lainnya.
- Gejala bisa berlangsung selama beberapa jam hingga hari, tergantung pada pemicunya.
Jika biduran disertai dengan sesak napas, pembengkakan wajah, atau pingsan, segera cari bantuan medis karena bisa jadi merupakan reaksi alergi serius (anafilaksis).
Cara Mengatasi Biduran
Jika Anda mengalami biduran, berikut adalah beberapa cara untuk mengatasinya:
1. Menghindari Pemicu
Identifikasi dan hindari penyebab biduran Anda. Jika alergi terhadap makanan tertentu, hindari konsumsi makanan tersebut. Jika pemicu adalah suhu dingin, gunakan pakaian hangat saat berada di lingkungan yang dingin.
2. Menggunakan Obat Antihistamin
Obat antihistamin seperti cetirizine atau loratadine dapat membantu meredakan gatal dan ruam akibat biduran. Obat ini bisa dibeli tanpa resep dokter, tetapi jika gejala terus berlanjut, konsultasikan dengan dokter.
3. Mengompres Dingin
Kompres dingin pada area yang terkena biduran dapat membantu mengurangi rasa gatal dan peradangan.
4. Menggunakan Krim atau Salep Anti-Gatal
Krim seperti calamine atau hidrokortison dapat membantu meredakan iritasi dan rasa tidak nyaman pada kulit.
5. Mengelola Stres
Stres dapat memperburuk kondisi biduran, sehingga teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau olahraga ringan dapat membantu mengurangi gejala.
6. Konsultasi ke Dokter Jika Gejala Berlanjut
Jika biduran berlangsung lebih dari enam minggu atau sering kambuh, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Biduran memang bukan penyakit berbahaya, tetapi dapat sangat mengganggu jika tidak ditangani dengan baik. Dengan mengetahui penyebab dan cara mengatasinya, Anda bisa mengurangi risiko terkena biduran dan tetap nyaman dalam beraktivitas. Untuk mendapatkan informasi kesehatan lainnya, jangan lupa kunjungi Garap Media dan baca berita terbaru hanya di Garap Media.
