Penjarahan Mobil Korban Banjir Aceh Tamiang Jadi Sorotan Publik Nasional

Last Updated: 21 December 2025, 22:14

Bagikan:

Penjarahan Mobil Banjir Aceh
Deretan mobil milik warga yang terdampak banjir di Aceh Tamiang menjadi sorotan setelah muncul dugaan penjarahan, mendorong aparat meningkatkan pengawasan di lokasi terdampak. Sumber gambar: Pojoksatu.id
Table of Contents

Banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, menyisakan persoalan serius di tengah proses pemulihan. Sejumlah kendaraan milik warga yang terdampak banjir dilaporkan terparkir di pinggir jalan dan diduga menjadi sasaran penjarahan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Informasi ini pertama kali mencuat ke publik melalui pemberitaan media nasional dan lokal.

Isu tersebut menambah kekhawatiran masyarakat, khususnya para korban banjir yang belum sempat mengamankan kendaraan mereka. Pemerintah Provinsi Aceh pun merespons cepat dengan meminta aparat penegak hukum (APH) meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan bekas banjir agar tidak menimbulkan kerugian lanjutan bagi warga.

Penjarahan Mobil Banjir Aceh Tamiang Terungkap

Media detikNews melaporkan bahwa kendaraan milik korban banjir di Aceh Tamiang diduga dijarah saat masih terparkir di badan jalan. Informasi ini beredar luas setelah sejumlah warga melaporkan adanya kerusakan dan kehilangan pada kendaraan yang terdampak banjir (detikNews, 2025).

Pemberitaan tersebut menyebutkan bahwa mobil-mobil korban banjir berada di lokasi tanpa pengawasan optimal akibat pemiliknya masih mengungsi atau fokus membersihkan rumah mereka. Situasi inilah yang diduga dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk melakukan penjarahan.

Pemerintah Aceh Minta APH Bertindak Tegas

Menanggapi isu yang berkembang, Pemerintah Provinsi Aceh meminta aparat penegak hukum untuk memperketat pengawasan terhadap kendaraan bekas banjir. Hal ini disampaikan melalui ANTARA News, yang mengutip pernyataan Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, terkait pentingnya perlindungan aset warga pascabencana (ANTARA News, 2025).

Pemerintah juga meminta agar setiap kendaraan yang diangkut keluar dari wilayah Aceh, khususnya Aceh Tamiang, diperiksa secara ketat. Langkah ini bertujuan mencegah kendaraan korban banjir dipindahtangankan atau dijual tanpa sepengetahuan pemiliknya.

Sorotan Media Lokal dan Respons Warga

Media lokal Kanalaceh.com melaporkan bahwa dugaan penjarahan mobil korban banjir memicu keresahan di kalangan warga Aceh Tamiang. Masyarakat meminta aparat keamanan turun langsung ke lapangan untuk menjaga kendaraan yang masih tertinggal di lokasi terdampak banjir (Kanalaceh.com, 2025).

Sementara itu, Beritamerdeka.net menyebutkan bahwa isu penjarahan kendaraan ini merebak luas di media sosial. Meski demikian, aparat dan pemerintah daerah menegaskan bahwa setiap informasi yang beredar akan diverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat (Berita Merdeka, 2025).

Aparat Keamanan Perketat Pengawasan

Seiring dengan merebaknya isu tersebut, Pojoksatu.id melaporkan bahwa Pemerintah Aceh meminta kepolisian dan TNI memperketat pengawasan terhadap mobil-mobil bekas banjir. Pengawasan difokuskan pada jalur keluar-masuk wilayah Aceh Tamiang serta aktivitas pengangkutan kendaraan menggunakan truk atau mobil derek (Pojoksatu.id, 2025).

Langkah ini diharapkan mampu mencegah terjadinya penjarahan mobil banjir sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Kasus dugaan penjarahan mobil banjir di Aceh Tamiang menunjukkan bahwa dampak bencana tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga sosial dan ekonomi. Perlindungan aset warga menjadi bagian penting dalam penanganan pascabencana yang tidak boleh diabaikan.

Ikuti terus perkembangan berita daerah dan nasional terkini hanya di Garap Media, agar Anda tetap mendapatkan informasi faktual, terpercaya, dan berimbang.

Referensi

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /