Pemerintah pusat resmi memulai pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman sebagai bentuk keseriusan negara dalam menjamin tempat tinggal layak bagi korban banjir dan longsor (DetikNews, 2025).
Langkah ini menjadi bagian dari program nasional rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang menargetkan percepatan pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Sejumlah media nasional dan lokal melaporkan bahwa pembangunan huntap ini dilakukan setelah proses pendataan dan penetapan lokasi dinyatakan siap (IDN Times, 2025).
Pembangunan Huntap Korban Bencana di Tapanuli Tengah
Komitmen Pemerintah Pusat
Menteri Dalam Negeri menegaskan bahwa pembangunan huntap korban bencana merupakan prioritas pemerintah agar warga tidak terus-menerus tinggal di pengungsian. Ia menyebutkan bahwa rumah yang dibangun nantinya memiliki standar keamanan dan kelayakan huni sesuai ketentuan pemerintah (DetikNews, 2025).
Sejalan dengan itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman menyampaikan bahwa pembangunan huntap di Tapanuli Tengah merupakan bagian dari proyek pembangunan ribuan rumah korban bencana di wilayah Sumatera, termasuk Aceh dan Sumatera Barat (ANTARA News, 2025).
Target dan Skema Pembangunan Huntap Korban Bencana
Ratusan Unit Huntap Dibangun Bertahap
Berdasarkan laporan media lokal, sebanyak 118 unit hunian tetap direncanakan dibangun di Kabupaten Tapanuli Tengah. Pembangunan ini dipusatkan di lokasi yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah dan dinilai aman dari potensi bencana lanjutan (Mistar.ID, 2025).
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah juga telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih dua hektare untuk mendukung pembangunan huntap korban bencana. Penyediaan lahan ini diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan serta memudahkan penataan kawasan permukiman baru (Mistar.ID, 2025).
Sinergi Pemerintah Daerah dan Provinsi
Dorongan Penyelesaian Tepat Waktu
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Wakil Gubernur menekankan pentingnya penyelesaian pembangunan huntap korban bencana secara tepat waktu. Pemerintah provinsi berharap masyarakat terdampak dapat segera menempati rumah baru dan memulai kembali aktivitas kehidupan sehari-hari secara normal (Diskominfo Sumut Provinsi, 2025).
Selain itu, Gubernur Sumatera Utara menegaskan bahwa pemerintah memprioritaskan pembangunan rumah bagi korban yang kehilangan tempat tinggal secara total akibat bencana. Kebijakan ini diambil untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh warga yang paling membutuhkan (ANTARA News, 2025).
Harapan Warga Terdampak
Menatap Kehidupan Baru di Huntap
Warga terdampak bencana menyambut positif dimulainya pembangunan huntap ini. Setelah berbulan-bulan tinggal di pengungsian, hunian tetap diharapkan memberikan rasa aman, kepastian, serta mendukung pemulihan kondisi psikologis dan ekonomi keluarga korban bencana (IDN Times, 2025).
Pemerintah menilai keberadaan huntap korban bencana tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai fondasi bagi pembangunan kembali kehidupan masyarakat secara berkelanjutan.
Pembangunan huntap korban bencana di Tapanuli Tengah menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menangani dampak bencana secara menyeluruh. Dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah provinsi menjadi kunci percepatan pemulihan kawasan terdampak.
Ikuti terus berita terbaru dan terpercaya seputar kebijakan publik, pembangunan daerah, serta pemulihan pascabencana hanya di Garap Media. Temukan informasi mendalam lainnya yang relevan dan aktual untuk Anda.
Referensi
