Pantura Kudus–Pati Diterjang Banjir, Jalan Nasional Lumpuh dan Lalu Lintas Mengular Panjang

Last Updated: 12 January 2026, 02:57

Bagikan:

Pantura Kudus–Pati Banjir
Banjir yang merendam jalur Pantura Kudus–Pati membuat arus kendaraan tersendat dan menguji kesabaran pengendara di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi berlanjut. Sumber gambar: ANTARA FOTO/AJI STYAWAN
Table of Contents

Banjir kembali melanda jalur Pantura yang menghubungkan Kabupaten Kudus dan Pati, Jawa Tengah. Genangan air merendam badan jalan nasional sehingga arus lalu lintas tersendat dan memicu kemacetan panjang sejak siang hingga malam hari. Jalur ini dikenal sebagai salah satu urat nadi transportasi utama di pesisir utara Pulau Jawa (ANTARA News Jawa Tengah, 2026).

Banjir terjadi akibat hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kudus dan sekitarnya. Air meluap dari saluran dan sungai di sekitar jalan Pantura, membuat kendaraan roda dua maupun roda empat harus melaju perlahan demi menghindari mogok (CNN Indonesia, 2026).

Banjir Pantura Kudus–Pati Lumpuhkan Jalur Nasional

Banjir Pantura Kudus–Pati dilaporkan merendam sejumlah titik di Kecamatan Bae dan wilayah perbatasan Kudus–Pati. Genangan air dengan ketinggian bervariasi membuat kendaraan tidak dapat melintas dengan normal. Akibatnya, antrean kendaraan mengular hingga ratusan meter, terutama pada jam sibuk sore hari.

Genangan air mulai terlihat sejak siang hari dan terus bertahan hingga malam. Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan memaksa petugas kepolisian turun langsung ke lapangan untuk mengatur kendaraan agar tetap bergerak meski perlahan (ANTARA News Jawa Tengah, 2026).

Dampak Langsung bagi Pengendara dan Aktivitas Warga

Kemacetan panjang akibat banjir berdampak langsung pada aktivitas masyarakat. Banyak pengendara motor memilih berhenti dan menunggu air surut karena khawatir kendaraan mogok saat menerobos genangan. Sementara itu, kendaraan besar seperti truk dan bus terpaksa melaju sangat pelan untuk menjaga stabilitas.

Kondisi banjir di jalur Pantura ini membuat waktu tempuh perjalanan Kudus–Pati yang biasanya singkat menjadi berlipat ganda. Beberapa pengendara bahkan harus mencari jalur alternatif meski jaraknya lebih jauh dan memakan waktu lebih lama (CNN Indonesia, 2026).

Penyebab Banjir: Hujan Deras dan Luapan Sungai

Banjir di wilayah Pantura Pati dipicu oleh luapan Sungai Widodaren setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak pagi hari. Air sungai meluap ke jalan raya dan area permukiman, termasuk jalur Pantura yang berada di dataran rendah (DetikJateng, 2026).

Selain faktor curah hujan tinggi, kondisi drainase yang tidak mampu menampung debit air besar turut memperparah genangan. Situasi ini membuat air bertahan lebih lama di badan jalan dan memperlambat proses surut (DetikJateng, 2026).

Upaya Kepolisian dan Imbauan bagi Masyarakat

Polres Kudus dan Pati menurunkan personel lalu lintas di titik-titik genangan banjir. Petugas mengatur arus kendaraan secara bergantian dan mengimbau pengendara agar tetap waspada, terutama saat melintasi jalan yang tertutup air.

Pengendara juga diminta untuk memperhatikan kondisi kendaraan sebelum melintas dan tidak memaksakan diri jika genangan terlalu tinggi. Langkah ini dilakukan untuk menghindari kecelakaan dan kemacetan yang lebih parah (ANTARA News Jawa Tengah, 2026).

Peristiwa banjir Pantura Kudus–Pati kembali menunjukkan kerentanan jalur nasional terhadap cuaca ekstrem. Selain mengganggu mobilitas masyarakat, banjir juga berdampak pada distribusi logistik dan aktivitas ekonomi di kawasan pesisir utara Jawa.

Untuk mengikuti perkembangan terbaru seputar banjir, cuaca ekstrem, dan kondisi lalu lintas di berbagai daerah, pembaca dapat terus mengakses berita terkini di Garap Media. Jangan lewatkan artikel informatif lainnya yang membahas isu lingkungan dan kebijakan penanganan bencana.

Referensi

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /