Pacaran Dibolehkan Islam? Ini Faktanya

Last Updated: 19 May 2025, 12:57

Bagikan:

pacaran dalam islam
pacaran dalam islam
Table of Contents

Pacaran Dalam Islam – Pacaran menjadi istilah yang lazim di kalangan anak muda saat ini. Banyak yang memaknai pacaran sebagai masa penjajakan sebelum menuju pernikahan. Namun, jika kita menilik dari sudut pandang Islam, ada hal penting yang perlu dipahami secara mendalam agar tidak salah langkah.

Pacaran dalam Islam bukan sekadar persoalan suka sama suka. Ia menyangkut batasan syariat dan perintah Allah dalam menjaga kehormatan diri. Maka penting untuk menggali lebih dalam apakah pacaran benar-benar diperbolehkan dalam Islam atau hanya pembenaran dari hawa nafsu belaka.

1. Pacaran dalam Islam: Tidak Dibenarkan

a. Tidak Ada Dalil yang Membolehkan

Dalam Islam, tidak ditemukan satu pun dalil yang secara eksplisit atau implisit membolehkan pacaran. Interaksi antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram dibatasi dengan jelas untuk mencegah zina dan fitnah.

b. Menjaga Hati dan Pandangan

Allah SWT memerintahkan umat-Nya untuk menjaga pandangan dan hati (QS. An-Nur: 30-31). Dalam pacaran, menjaga kedua hal ini sangat sulit karena keterikatan emosi dan komunikasi intens yang rentan menjerumuskan.

c. Mendekati Zina

Pacaran kerap kali menjadi jalan masuk ke perbuatan zina, sebagaimana firman Allah, “Janganlah kamu mendekati zina” (QS. Al-Isra: 32). Mendekatinya saja dilarang, apalagi melakukannya.

2. Tips agar Tak Terjebak Harapan Pacaran

a. Fokus pada Peningkatan Diri

Daripada menghabiskan waktu untuk hubungan tanpa ikatan sah, lebih baik digunakan untuk memperbaiki kualitas diri. Fokus pada pendidikan, karier, ibadah, dan akhlak jauh lebih bermanfaat.

b. Bangun Relasi Sesama Jenis

Perkuat pertemanan dan lingkungan yang positif, terutama sesama jenis, agar tidak terbawa arus pergaulan yang bebas. Teman yang saleh akan saling mengingatkan dan menjaga.

c. Jangan Tergoda Tren Sosial

Media sosial sering menampilkan kisah cinta romantis yang seolah sah dan ideal. Ingatlah bahwa kehidupan nyata jauh dari itu. Jangan menjadikan tren sebagai kompas hidup.

3. Jika Sudah Terlanjur Pacaran, Harus Apa?

a. Akhiri dengan Baik

Jika saat ini sedang menjalin hubungan pacaran, segeralah akhiri dengan niat untuk taat kepada Allah. Putus bukan berarti benci, tetapi bentuk kepedulian untuk tidak terjerumus lebih jauh.

b. Lakukan Taubat Nasuha

Segera minta ampun kepada Allah dan lakukan perbaikan dengan sungguh-sungguh. Taubat adalah pintu pembuka keberkahan, termasuk dalam urusan jodoh.

c. Berkomitmen Menunggu Jalan Halal

Jika sudah merasa cocok dengan seseorang, arahkan niat dan langkah menuju pernikahan. Libatkan orang tua, wali, dan tokoh agama untuk proses yang benar.

Penutup

Pacaran dalam Islam bukanlah bagian dari ajaran yang dibenarkan. Meski banyak yang mencoba menormalisasi, kita harus kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah sebagai pedoman. Tugas kita bukan mencari celah untuk membenarkan, tetapi taat dan ridha dengan aturan Allah.

Jangan biarkan perasaan sesaat menutupi logika dan hati nurani. Jika kamu sedang mencari pencerahan dan informasi lainnya seputar gaya hidup Islami dan inspiratif, baca terus berita dan artikel menarik lainnya di Garap Media.

Referensi:

  1. https://muslim.or.id/29744-hukum-pacaran-dalam-islam.html
  2. https://rumaysho.com/1463-tentang-pacaran.html
  3. https://konsultasisyariah.com/3803-hukum-pacaran-dalam-islam.html

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /