No Longer Human: Mengungkap Kegelapan dan Alienasi di Novel Klasik Jepang

Last Updated: 29 November 2025, 03:14

Bagikan:

Telusuri perjalanan psikologis tokoh utama No Longer Human. Sumber gambar: AbeBooks.
Table of Contents

No Longer Human: Mengungkap Kegelapan dan Alienasi di Novel Klasik Jepang

No Longer Human adalah karya klasik Jepang karya Osamu Dazai, diterbitkan pada 1948. Novel ini menceritakan kehidupan Oba Yozo, seorang tokoh yang bergulat dengan identitas diri dan perasaan terasing dari masyarakat. (Japan Times, 2019)

Di Indonesia, novel ini diterjemahkan dengan judul Gagal Menjadi Manusia, dan menjadi bacaan yang relevan karena membahas alienasi, kesepian, dan pergulatan psikologis yang universal. (Kaori Nusantara, 2020)

Tema dan Analisis Novel No Longer Human

Alienasi dan Keterasingan Tokoh Utama

Novel No Longer Human menampilkan konflik internal Yozo yang merasa berbeda dan sulit menjalin hubungan sosial. Tema alienasi, depresi, dan pencarian identitas menjadi inti cerita (Yoursay Suara, 2025).

Kritik Sosial dan Budaya

Dazai juga menyoroti tekanan norma sosial dan harapan masyarakat pasca-perang, yang memengaruhi psikologi tokoh utama (Japan Times, 2019).

Karakterisasi dan Alur Cerita

Oba Yozo sebagai Protagonis Kompleks

Yozo digambarkan kompleks, menggunakan humor dan akting sosial untuk menutupi rasa sakitnya. Perjalanan hidupnya penuh kegagalan hubungan, adiksi, dan pergulatan eksistensial (Yoursay Suara, 2025).

Struktur Narasi

Dazai menggunakan bentuk semi-autobiografi dengan catatan harian, membuat pembaca merasakan pergulatan batin tokoh utama secara langsung (Japan Times, 2019).

Adaptasi dan Pengaruh Budaya

Manga Adaptasi oleh Junji Ito

Novel ini diadaptasi menjadi manga oleh Junji Ito. Adaptasi mempertahankan nuansa gelap dan introspektif, namun dengan interpretasi visual yang berbeda dari novel asli (Wikipedia, 2025).

Relevansi Global

Cerita tentang alienasi dan pencarian identitas bersifat universal dan terus memengaruhi pembaca serta diskusi psikologi dan sastra modern (Yoursay Suara, 2025).

Novel No Longer Human tetap relevan untuk dibaca karena menggali alienasi, depresi, dan pencarian identitas. Pembaca dapat merenungkan kondisi psikologis tokoh utama dan hubungannya dengan masyarakat.

Untuk ulasan dan rekomendasi novel lainnya, jangan lewatkan berita-berita menarik di Garap Media, yang menampilkan berbagai karya sastra Jepang dan dunia.

Referensi

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /