No Longer Human: Mengungkap Kegelapan dan Alienasi di Novel Klasik Jepang
No Longer Human adalah karya klasik Jepang karya Osamu Dazai, diterbitkan pada 1948. Novel ini menceritakan kehidupan Oba Yozo, seorang tokoh yang bergulat dengan identitas diri dan perasaan terasing dari masyarakat. (Japan Times, 2019)
Di Indonesia, novel ini diterjemahkan dengan judul Gagal Menjadi Manusia, dan menjadi bacaan yang relevan karena membahas alienasi, kesepian, dan pergulatan psikologis yang universal. (Kaori Nusantara, 2020)
Tema dan Analisis Novel No Longer Human
Alienasi dan Keterasingan Tokoh Utama
Novel No Longer Human menampilkan konflik internal Yozo yang merasa berbeda dan sulit menjalin hubungan sosial. Tema alienasi, depresi, dan pencarian identitas menjadi inti cerita (Yoursay Suara, 2025).
Kritik Sosial dan Budaya
Dazai juga menyoroti tekanan norma sosial dan harapan masyarakat pasca-perang, yang memengaruhi psikologi tokoh utama (Japan Times, 2019).
Karakterisasi dan Alur Cerita
Oba Yozo sebagai Protagonis Kompleks
Yozo digambarkan kompleks, menggunakan humor dan akting sosial untuk menutupi rasa sakitnya. Perjalanan hidupnya penuh kegagalan hubungan, adiksi, dan pergulatan eksistensial (Yoursay Suara, 2025).
Struktur Narasi
Dazai menggunakan bentuk semi-autobiografi dengan catatan harian, membuat pembaca merasakan pergulatan batin tokoh utama secara langsung (Japan Times, 2019).
Adaptasi dan Pengaruh Budaya
Manga Adaptasi oleh Junji Ito
Novel ini diadaptasi menjadi manga oleh Junji Ito. Adaptasi mempertahankan nuansa gelap dan introspektif, namun dengan interpretasi visual yang berbeda dari novel asli (Wikipedia, 2025).
Relevansi Global
Cerita tentang alienasi dan pencarian identitas bersifat universal dan terus memengaruhi pembaca serta diskusi psikologi dan sastra modern (Yoursay Suara, 2025).
Novel No Longer Human tetap relevan untuk dibaca karena menggali alienasi, depresi, dan pencarian identitas. Pembaca dapat merenungkan kondisi psikologis tokoh utama dan hubungannya dengan masyarakat.
Untuk ulasan dan rekomendasi novel lainnya, jangan lewatkan berita-berita menarik di Garap Media, yang menampilkan berbagai karya sastra Jepang dan dunia.
Referensi
