Negara yang Menolak Palestina Merdeka di PBB, Siapa Saja?

Last Updated: 15 September 2025, 11:00

Bagikan:

negara yang menolak palestina merdeka di pbb, siapa saja
negara yang menolak palestina merdeka di pbb, siapa saja
Table of Contents

Isu mengenai Palestina selalu menjadi perhatian utama dalam forum internasional, termasuk di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Salah satu poin penting adalah terkait pengakuan kemerdekaan Palestina yang hingga kini masih menimbulkan perdebatan sengit. Meski mayoritas negara di dunia memberikan dukungan, ada sejumlah negara yang menolak Palestina merdeka di forum PBB.

Fenomena negara yang menolak Palestina merdeka ini bukan hanya berkaitan dengan politik luar negeri, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor geopolitik, hubungan diplomatik, serta kepentingan strategis masing-masing negara. Artikel ini akan membahas siapa saja negara yang menolak Palestina merdeka di PBB berdasarkan data terbaru, serta alasan di balik sikap mereka.


Negara yang Menolak Palestina Merdeka di PBB

Berdasarkan pemungutan suara terbaru di Majelis Umum PBB pada 12 September 2025 terkait resolusi Palestina, terdapat 10 negara yang secara tegas menolak Palestina merdeka:

1. Amerika Serikat

Amerika Serikat menjadi negara paling vokal dalam menolak Palestina merdeka di PBB. Washington menegaskan bahwa status Palestina harus ditentukan lewat negosiasi langsung dengan Israel, bukan melalui keputusan PBB. Alasan lain adalah hubungan strategis dengan Israel.

2. Israel

Israel jelas menolak pengakuan Palestina sebagai negara berdaulat. Bagi Israel, hal itu dianggap ancaman terhadap kedaulatan dan keamanan nasionalnya. Israel menegaskan bahwa isu Palestina masih harus melalui kesepakatan damai langsung.

3. Argentina

Argentina menjadi salah satu negara di Amerika Latin yang menolak resolusi ini. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak karena mayoritas negara di kawasan tersebut mendukung Palestina. Penolakan ini diyakini terkait dengan faktor politik dan diplomatik tertentu.

4. Hungaria

Hungaria beberapa kali mengambil posisi berbeda dari mayoritas Uni Eropa terkait Palestina. Budapest beralasan bahwa pengakuan sepihak tidak akan membantu perdamaian dan hanya dapat dicapai lewat perundingan.

5. Mikronesia

Mikronesia konsisten mendukung Amerika Serikat dan Israel dalam isu Palestina. Sebagai negara kecil di Pasifik, kebijakan luar negerinya banyak dipengaruhi oleh bantuan ekonomi dan politik dari Washington.

6. Nauru

Nauru juga memilih menolak Palestina merdeka. Sikap ini sejalan dengan pola politik luar negeri mereka yang kerap mendukung kebijakan Amerika Serikat dan Israel di forum internasional.

7. Palau

Palau termasuk negara Pasifik lainnya yang menolak resolusi Palestina. Dukungan mereka terhadap blok pro-Israel didorong oleh hubungan diplomatik yang erat dengan Amerika Serikat.

8. Papua Nugini

Papua Nugini juga ikut menolak resolusi Palestina merdeka. Keputusan ini mencerminkan kecenderungan negara-negara Pasifik yang mendukung kebijakan Washington dalam diplomasi global.

9. Paraguay

Paraguay menjadi satu-satunya negara di Amerika Selatan selain Argentina yang menolak resolusi tersebut. Langkah ini menunjukkan adanya pengaruh diplomatik kuat yang membuat Paraguay sejalan dengan blok penentang.

10. Tonga

Tonga melengkapi daftar negara yang menolak Palestina merdeka. Seperti negara Pasifik lainnya, kebijakan luar negeri Tonga dipengaruhi oleh faktor hubungan dengan Amerika Serikat.


Alasan Penolakan Palestina Merdeka di PBB

Ada beberapa faktor yang mendasari negara-negara menolak Palestina merdeka di forum PBB, di antaranya:

  1. Aliansi strategis dengan Israel – terutama bagi Amerika Serikat dan sekutunya.
  2. Pertimbangan keamanan regional – pengakuan Palestina dianggap berpotensi meningkatkan ketegangan di Timur Tengah.
  3. Kepentingan politik domestik – adanya tekanan dari kelompok dalam negeri yang pro-Israel.
  4. Pendekatan diplomatik – beberapa negara berpendapat bahwa solusi hanya bisa dicapai melalui negosiasi langsung, bukan lewat pengakuan sepihak.

Dampak Penolakan Palestina Merdeka

Sikap sejumlah negara yang menolak tentu berdampak besar terhadap proses perdamaian di Timur Tengah. Dukungan mayoritas negara anggota PBB sering kali terhambat karena adanya blok penentang yang solid, meski secara jumlah hanya sedikit.

Selain itu, penolakan ini memperkuat posisi Israel dalam diplomasi global. Palestina pun harus terus berjuang mencari dukungan internasional agar cita-cita kemerdekaannya dapat terwujud.


Negara yang menolak Palestina merdeka di PBB umumnya memiliki alasan strategis yang erat kaitannya dengan geopolitik dan aliansi internasional. Meski demikian, mayoritas negara di dunia masih mendukung Palestina untuk mendapatkan hak kemerdekaannya.

Isu ini masih terus berkembang dan menjadi sorotan dunia. Untuk mendapatkan informasi terbaru dan analisis mendalam seputar konflik Palestina dan isu global lainnya, terus ikuti berita di Garap Media.


Referensi:

  1. Reuters – UN overwhelmingly endorses two-state solution declaration
  2. Ynet News – UNGA passes pro-Palestinian resolution
  3. United Nations – Palestine and the UN

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /