Misteri Melukat Bali: Ritual Purifikasi Suci yang Kembali Viral dan Jadi Sorotan Wisata Dunia
Ritual melukat ritual adalah tradisi purifikasi suci masyarakat Hindu Bali yang bertujuan membersihkan diri secara jasmani dan rohani. Menggunakan air suci dari sumber alami, ritual ini diyakini mampu menghapus energi negatif dan membawa ketenangan batin. (ANTARA News, 2024)
Dalam beberapa tahun terakhir, melukat kembali populer di kalangan wisatawan domestik dan mancanegara. Selain bernilai spiritual, ritual ini menjadi daya tarik wisata budaya yang mencerminkan kearifan lokal masyarakat Bali. (DetikHealth, 2022)
Makna dan Asal Usul Melukat Ritual
Filosofi dan Arti Kata
Melukat berasal dari kata kuno “sulukat”, yang berarti tindakan penyucian untuk memperoleh keberkahan dan membuang sifat negatif dalam diri. Ritual ini dipercaya menjaga keseimbangan antara manusia dengan alam semesta. (ANTARA News, 2024)
Tujuan Spiritual dan Penyembuhan
Banyak masyarakat Bali percaya bahwa melukat mampu melepaskan beban emosional, trauma, hingga nasib buruk. Melukat juga sering dilakukan sebelum atau setelah menjalani fase hidup penting, seperti upacara adat atau momen transisi tertentu. (IDN Times Bali, 2025)
Prosedur dan Pelaksanaan Melukat Ritual
Tempat Paling Umum dan Air Suci
Lokasi melukat biasanya berada di sumber mata air yang disakralkan, seperti Pura Tirta Empul di Gianyar, Bali. Air suci atau tirta menjadi elemen utama ritual yang dipercaya memiliki kekuatan penyucian. (ANTARA News, 2024)
Tahapan Ritual
- Peserta menyiapkan persembahan seperti canang sari dan berdoa untuk memohon restu.
- Pemangku atau sulinggih memimpin doa dan mantra penyucian.
- Peserta membasuh kepala di pancuran atau sumber air suci.
- Basuhan dilanjutkan ke seluruh tubuh sebagai simbol pelepasan energi negatif. (Kompas, 2021)
Adat menetapkan aturan tertentu, seperti larangan bagi perempuan yang sedang menstruasi serta kewajiban mengenakan kain dan selendang sebagai bentuk penghormatan. (ANTARA News, 2024)
Melukat Ritual di Era Modern dan Wisata Spiritual
Melukat kini menjadi bagian dari tren pariwisata spiritual yang diminati wisatawan global. Banyak turis mengikuti ritual ini untuk meredakan stres, mencari kedamaian batin, dan mengalami budaya lokal secara langsung. (DetikHealth, 2022)
Peningkatan minat wisata spiritual juga mendorong pemerintah dan pelaku pariwisata untuk ikut melestarikan tradisi melukat tanpa menghilangkan kesakralannya. (ANTARA News, 2024)
Tantangan Pelestarian Tradisi
Aktivitas wisata yang meningkat membuat sejumlah pura dan sumber air suci harus dikelola dengan hati-hati agar tidak mengganggu kesakralan. Para pemuka agama menekankan pentingnya menjaga niat dan etika saat mengikuti melukat agar nilai spiritualnya tidak tergerus oleh komersialisasi. (Kompas Jawa Timur, 2025)
Tradisi melukat ritual menggambarkan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan spiritualitas. Dengan memahami makna dan tata cara yang benar, melukat bukan hanya menjadi ritual pembersihan diri, tetapi juga sarana penyembuhan emosional dan mental.
Untuk mengenal lebih banyak tradisi budaya Bali dan Indonesia lainnya, Anda dapat membaca artikel-artikel terbaru di Garap Media yang mengupas warisan budaya nusantara secara mendalam.
Referensi
