Misteri Kawah Silverpit Terungkap: Bukti Asteroid Purba

Last Updated: 2 October 2025, 15:27

Bagikan:

Ilustrasi hantaman asteroid purba yang membentuk Kawah Silverpit sekitar 43 juta tahun lalu. Sumber Gambar: Detik Inet
Table of Contents

Misteri Kawah Silverpit Terungkap: Bukti Asteroid Purba

Kawah Silverpit, sekitar 130 km dari pantai Yorkshire, Inggris, telah lama menjadi misteri bagi ilmuwan. Struktur berbentuk lingkaran hampir sempurna ini memicu berbagai teori mengenai asal-usulnya.

Studi terbaru menggunakan pencitraan seismik 3D dan data sumur minyak dari tahun 1980-an menunjukkan kawah ini terbentuk akibat hantaman asteroid sekitar 43 juta tahun lalu. Temuan ini memberikan bukti kuat yang menyingkirkan teori-teori geologi sebelumnya (Nicholson et al., 2025).


Sejarah Penemuan Kawah Silverpit

Pada tahun 2002, survei geologi Laut Utara menemukan struktur lingkaran unik di dasar laut. Bentuknya yang simetris dan adanya puncak di tengah kawah memicu teori bahwa struktur ini merupakan hasil tumbukan meteorit (Smith et al., 2003).

Beberapa ilmuwan awalnya mengaitkan kawah ini dengan pergeseran lapisan garam bawah laut atau aktivitas vulkanik kuno. Namun, data terbaru lebih mendukung teori dampak asteroid sebagai penyebab utama terbentuknya kawah ini (Nicholson et al., 2025).


Teori Meteorit dan Kontroversi

Hipotesis Meteorit

Bentuk lingkaran simetris dan puncak di tengah kawah menyerupai kawah akibat meteorit. Hipotesis ini menarik karena memberikan wawasan sejarah hantaman asteroid di Laut Utara (Smith et al., 2003).

Kontroversi Geologi

Beberapa peneliti menunjukkan bahwa kawah bisa terbentuk karena erosi, sedimentasi, atau deformasi tanah bawah laut. Analisis sedimen mendukung sebagian teori geologi, tetapi data terbaru lebih mendukung teori hantaman asteroid sebagai penyebab utama terbentuknya kawah ini (Marine Geology Journal, 2004).

Baca juga: Menyelami Misteri Bawah Laut Indonesia di Garap Media (https://garapmedia.com/misteri-bawah-laut-indonesia)


Karakteristik Geologis Kawah Silverpit

Kawah Silverpit memiliki diameter sekitar 3 km, kedalaman 30 meter, dan tepi curam. Lapisan sedimen di sekeliling kawah tidak seragam, menunjukkan kompleksitas geologi. Teknologi sonar resolusi tinggi dan pemodelan 3D mengungkap topografi yang unik dan mendukung teori dampak meteorit sebagai penyebab utama terbentuknya kawah ini (Nicholson et al., 2025).


Implikasi Ilmiah dan Lingkungan

Kawah Silverpit memberi wawasan penting tentang sejarah geologi Laut Utara, termasuk pergerakan tanah bawah laut, sedimentasi, dan dampak meteorit purba. Selain aspek ilmiah, kawah ini menjadi potensi habitat bagi spesies laut yang memanfaatkan lekukan untuk bertahan hidup (Marine Geology Journal, 2004).


Kawah Silverpit tetap menjadi misteri menarik bagi peneliti dan penggemar geologi. Penemuan ini menegaskan bahwa dasar laut masih menyimpan rahasia yang menunggu untuk diungkap.

Bagi pembaca yang tertarik fenomena geologi dan misteri alam, Garap Media menyajikan berbagai artikel menarik dan berita sains terbaru. Temukan lebih banyak penemuan unik hanya di Garap Media.

Referensi

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /