Misteri dan Luka Sosial dalam Film Korea THE UGLY yang Mengguncang Industri
Film THE UGLY menjadi salah satu karya terbaru sutradara Yeon Sang-ho, yang sebelumnya dikenal lewat film legendaris Train to Busan. Berbeda dari karya-karya sebelumnya, film ini menukik lebih dalam ke wilayah psikologis dan sosial, menggabungkan drama dan kriminalitas dalam satu kisah keluarga yang penuh luka dan rahasia (ScreenDaily, 2024).
Cerita film ini berpusat pada Im Dong-hwan, seorang pria yang menemukan kembali jejak ibunya yang hilang selama 40 tahun. Dalam pencariannya, ia juga menguak masa lalu kelam ayahnya, Im Yeong-gyu, seorang pengukir meterai yang buta sejak lahir namun dihormati karena keahliannya (Wikipedia, 2025). Melalui perjalanan penuh emosi ini, film menyoroti bagaimana masyarakat mendefinisikan keindahan dan bagaimana stigma terhadap ‘yang berbeda’ dapat menimbulkan tragedi.
Sinopsis The Ugly
Im Yeong-gyu (Kwon Hae-hyo) lahir dalam kondisi buta, namun ia tumbuh menjadi pengukir perangko terkenal di dunia. Dengan kemampuan luar biasa, ia mengukir setiap detail dengan sentuhan tangan. Suatu hari, kehidupannya berubah drastis ketika Doong-hwa (Park Jeong-min) datang membawa kabar mengejutkan tentang masa lalunya. Ia mengklaim bahwa sebuah perangko misterius menyimpan rahasia kelam tentang ibu kandung Yeong-gyu.
Pertemuan itu membuka luka lama dan menggiring keduanya dalam perjalanan mengungkap masa lalu yang tidak pernah mereka pahami. Dalam pencarian kebenaran, mereka dihadapkan pada pertanyaan moral yang mengguncang: apakah semua kebenaran pantas untuk diungkap? (Cinema XXI, 2025).
Latar Cerita dan Tema Film THE UGLY
Film THE UGLY diadaptasi dari novel grafis karya Yeon Sang-ho sendiri yang berjudul Face (ScreenDaily, 2024). Ceritanya dimulai saat jasad ibu Dong-hwan, Jung Young-hee, ditemukan setelah empat dekade menghilang. Penemuan itu membuka luka lama dan memaksa Dong-hwan untuk menghadapi kebenaran pahit tentang keluarganya.
Melalui lapisan narasi yang perlahan terungkap, film ini mengangkat tema besar tentang persepsi keindahan, kecacatan, dan bagaimana stigma sosial dapat membentuk kehidupan seseorang. Seperti yang diulas dalam AwardsWatch (2025), film ini tidak hanya menampilkan kisah misteri, tetapi juga menggali sisi kemanusiaan dan keputusasaan manusia yang tak pernah terlihat oleh dunia luar.
Karakter Utama dan Simbolisme THE UGLY
Dalam THE UGLY, aktor Park Jeong-min menampilkan performa luar biasa dengan memainkan dua karakter sekaligus — Dong-hwan dan versi muda dari Yeong-gyu (SBS Star, 2025). Keputusan ini menciptakan jembatan emosional antara masa lalu dan masa kini, seolah menggambarkan bagaimana trauma dapat diwariskan tanpa disadari.
Judul THE UGLY sendiri memiliki makna simbolik. Ia bukan sekadar merujuk pada ‘wajah’ atau ‘penampilan’, tetapi pada ketakutan terdalam manusia terhadap penolakan sosial. Seperti diulas oleh Toisto (2025), film ini menantang pandangan masyarakat tentang apa yang dianggap indah atau layak diterima.
Struktur Naratif dan Pendekatan Sinematik
Yeon Sang-ho menggunakan pendekatan dokumenter dan wawancara dalam menyusun struktur film ini, dengan alur yang terbagi ke dalam bab-bab seperti Interview 1 dan Interview 2 (RogerEbert.com, 2025). Melalui teknik ini, penonton diajak menjadi bagian dari investigasi, menyusun potongan kenangan dan kesaksian untuk memahami masa lalu yang misterius.
Salah satu keputusan sinematik paling kuat dalam film ini adalah tidak pernah menampilkan wajah Jung Young-hee secara jelas, menciptakan kesan bahwa keberadaannya telah dihapus dari ingatan sosial (Slant Magazine, 2025). Pilihan ini memperkuat pesan film: bahwa masyarakat seringkali ‘membutakan diri’ terhadap mereka yang dianggap tidak sesuai standar.
Mengapa Anda Harus Menonton THE UGLY
Bagi penonton yang mencari tontonan lebih dari sekadar hiburan, THE UGLY menawarkan pengalaman sinematik yang menggugah batin. Film ini menantang cara kita menilai seseorang — apakah berdasarkan penampilan, suara, atau nilai moral.
Film ini juga mengingatkan bahwa ‘keindahan’ bukanlah kebenaran universal. Seperti diungkap dalam AwardsWatch (2025), film ini bukan hanya cerita tentang keluarga, tetapi juga tentang masyarakat yang memilih untuk melihat hanya apa yang ingin mereka lihat.
THE UGLY bukan sekadar film thriller atau drama misteri. Ia adalah refleksi mendalam tentang bagaimana manusia memandang ‘wajah’ — baik secara fisik maupun metaforis. Yeon Sang-ho berhasil mengemas kisah ini menjadi kritik sosial yang halus namun menggigit. Siap tayang di bioskop Indonesia 24 Oktober 2025
Bagi Anda yang menyukai film dengan kedalaman emosional dan simbolisme kuat, THE UGLY wajib masuk daftar tontonan. Jangan lupa untuk membaca berita dan ulasan film Korea lainnya hanya di Garap Media, tempat Anda menemukan makna di balik layar.
Referensi
