Minio Green Resmi Debut di GJAW 2025: EV Mini Terjangkau yang Siap Guncang Pasar Indonesia
VinFast resmi memperkenalkan Minio Green di ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. Mobil listrik mungil ini tampil sebagai opsi EV kompak yang dirancang khusus untuk kebutuhan mobilitas perkotaan. Dukungan kabin lega dan efisiensi energi membuatnya menjadi salah satu kendaraan yang paling menarik perhatian pengunjung pameran (DetikOto, 2025).
Sebagai bagian dari strategi ekspansi VinFast di Indonesia, Minio Green diposisikan sebagai kendaraan listrik entry-level. Dengan harga yang digadang-gadang lebih murah dibanding VF3, Minio Green memicu antusiasme besar di pasar otomotif lokal (Carmudi, 2025).
Keunggulan Utama Minio Green
Desain Kompak namun Fungsional
Minio Green hadir dengan dimensi super kompak: panjang 3.090 mm, lebar 1.496 mm, dan tinggi 1.625 mm. Meski kecil, interiornya tetap mampu menampung empat penumpang berkat wheelbase 2.065 mm yang efisien (Jawa Pos, 2025).
Desainnya cocok untuk mobilitas kota padat, memungkinkan manuver mudah di gang sempit dan area parkir terbatas. Mobil ini juga mengusung konsep “Green Series” VinFast, ditujukan untuk pengguna pribadi maupun operasional komersial ringan.
Performa dan Kapasitas Baterai
Motor listrik tunggal dengan tenaga sekitar 26,8 hp dan torsi 65 Nm menjadi penggerak utama Minio Green (DetikOto, 2025). Kecepatan maksimumnya mencapai sekitar 80 km/jam, ideal untuk perjalanan dalam kota.
Soal baterai, terdapat perbedaan data antar media:
- 18,5 kWh dengan jarak tempuh hingga 210 km (DetikOto, 2025; Jawa Pos, 2025).
- 14,7 kWh dengan jarak tempuh 170 km (Carmudi, 2025).
Pengisian cepat 10% ke 70% diklaim hanya memakan waktu sekitar 30 menit (Jawa Pos, 2025).
Interior Minimalis dan Fitur Standar
Minio Green mengusung interior fungsional: layar infotainment, jok kain, dan kaca spion dua mode (Suara Merdeka, 2025). Untuk keselamatan, tersedia airbag pengemudi, sistem ABS, dan traction control (DetikOto, 2025).
Strategi Pasar VinFast untuk Minio Green
VinFast menyebutkan bahwa Minio Green dibawa ke Indonesia sebagai bagian dari fase tes pasar, bukan peluncuran penuh. Mereka mengumpulkan feedback konsumen untuk menentukan harga dan kesiapan produksi massal (Katadata, 2025).
Menurut Katadata, Minio Green diprediksi akan dibanderol di bawah Rp 150 juta, sekaligus menegaskan ambisi VinFast untuk memasuki segmen EV low-cost dan menjangkau pasar massal.
Tantangan dan Peluang Minio Green di Indonesia
Tantangan
- Infrastruktur pengisian daya cepat masih terbatas.
- Edukasi konsumen tentang EV mini masih diperlukan.
- Persaingan dengan kompetitor seperti Wuling Binguo dan segmen kecil lainnya.
Peluang
- Pasar ride-hailing dan logistik kecil berpotensi besar.
- Minio Green dapat menjadi jembatan bagi pengguna motor untuk naik kelas ke EV roda empat.
- Segmen city car listrik semakin diminati masyarakat urban.
Kehadiran Minio Green di GJAW 2025 menandai langkah VinFast memperkuat posisinya di pasar Indonesia. Dengan desain mungil, harga terjangkau, dan efisiensi tinggi, mobil ini menjadi kandidat kuat untuk menjadi EV harian masyarakat kota.
Untuk mengikuti perkembangan terbaru otomotif, mobil listrik, dan inovasi kendaraan ramah lingkungan lainnya, terus baca berita terbaru di Garap Media. Kami hadir dengan liputan mendalam, akurat, dan relevan setiap hari.
Referensi
