Mikel Arteta Dikritik Usai Mainkan Kepa di Final Carabao Cup

Last Updated: 24 March 2026, 09:45

Bagikan:

mikel arteta
Foto: Liputan6
Table of Contents

Jamie Carragher mengkritik keputusan Mikel Arteta yang memainkan Kepa Arrizabalaga di final Carabao Cup. Ia menilai pilihan tersebut tidak memberikan peluang terbaik bagi Arsenal untuk meraih gelar. Arsenal harus mengakui keunggulan Manchester City dengan skor 0-2 di Wembley. Kekalahan ini memperpanjang puasa trofi mereka dalam beberapa tahun terakhir.

Kepa yang tampil sebagai kiper utama dalam kompetisi tersebut tetap dipercaya tampil di final. Namun ia dinilai berperan dalam gol pembuka Manchester City. Kesalahan dalam mengantisipasi umpan silang membuat Arsenal kesulitan bangkit. Situasi ini memicu kritik dari sejumlah pengamat, termasuk Carragher.

Mikel Arteta Dinilai Tidak Perlu Memaksakan Kepa

Carragher menilai keputusan memainkan kiper pelapis di partai final tidak tepat. Ia memahami rotasi di awal kompetisi, tetapi bukan di laga penentuan. Menurutnya, Arteta seharusnya memprioritaskan peluang terbaik untuk menang. Hal itu berarti memainkan kiper utama dalam laga penting.

“Saya memiliki pandangan kuat tentang memainkan kiper kedua. Saya tidak menyukainya, tetapi saya bisa memahaminya dalam beberapa situasi,” ucap Carragher.

“Tetapi Mikel Arteta tidak berutang apa pun kepada Kepa. Ia berutang kepada para pendukung Arsenal untuk memberikan peluang terbaik memenangkan trofi pertama dalam enam tahun,” tegas Carragher.

Kepa Dinilai Belum Cukup untuk Level Tertinggi

Carragher juga mempertanyakan kualitas Kepa untuk tampil di level tertinggi. Ia menilai keputusan tersebut justru berisiko besar. Menurutnya, memainkan Kepa di final tidak sejalan dengan kebutuhan tim yang sedang haus gelar. Arsenal dinilai harus mengambil keputusan tegas.

“Dia bisa bermain di babak-babak awal, tetapi ketika mencapai final, bagi saya itu harus berubah karena mereka belum cukup sering memenangkan trofi,” beber Carragher.

“Dia didatangkan sebagai kiper nomor dua dan tidak cukup baik di level tertinggi, kita sudah melihatnya saat di Chelsea,” lanjut Carragher.

Mikel Arteta Tetap Bela Keputusannya

Di sisi lain, Arteta tetap mempertahankan keputusannya memainkan Kepa. Ia menilai sang kiper layak tampil setelah kontribusinya sepanjang kompetisi. Arteta juga menegaskan bahwa kesalahan adalah bagian dari permainan. Ia tidak ingin menyalahkan individu atas kekalahan tersebut.

“Saya akan melakukannya lagi. Dia pantas bermain di pertandingan ini dan tampil luar biasa untuk kami. Kesalahan adalah bagian dari sepak bola dan siapa pun bisa melakukannya,” ujar Arteta.

“Saya harus melakukan apa yang saya anggap benar, yaitu jujur dan adil. Kepa adalah kiper yang luar biasa dan akan sangat tidak adil jika saya melakukan hal berbeda,” tutup Arteta.

Penutup

Kritik terhadap Mikel Arteta menegaskan betapa krusialnya keputusan strategis dalam laga final. Pemilihan pemain di momen penting bisa sangat menentukan peluang tim untuk meraih trofi. Hal ini menjadi pelajaran berharga bagi setiap pelatih dalam menghadapi pertandingan besar.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar sepak bola, Arsenal, Liga Inggris, Manchester City, transfer pemain, jadwal pertandingan, hasil laga, analisis taktik, dan kabar olahraga terkini hanya di Garap Media.

Referensi:

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /