Miguel Rilis Album Terbaru “CAOS”, Penuh Eksperimen dan Emosi Mendalam
Penyanyi R&B asal Amerika, Miguel, resmi merilis album studio terbarunya bertajuk CAOS pada 23 Oktober 2025 melalui ByStorm Entertainment/RCA Records. Ini menjadi album penuh pertamanya setelah delapan tahun sejak War & Leisure (2017) dan sekaligus menandai ulang tahunnya yang ke-40 (Pitchfork, 2025).
Album CAOS berisi 12 lagu yang mencerminkan perjalanan introspektif Miguel tentang perubahan, kehilangan, dan kelahiran kembali. Dalam wawancaranya, Miguel menyebut bahwa transformasi selalu disertai kekacauan, dan album ini menjadi representasi sonik dari pernyataan tersebut (The Music Universe, 2025).
Album CAOS Miguel: Kisah dan Konsep
Latar Belakang dan Inspirasi
Setelah vakum hampir satu dekade, Miguel kembali dengan visi musikal yang lebih gelap dan eksperimental. Ia menjelaskan bahwa CAOS merupakan simbol dari proses menghancurkan diri untuk membangun kembali, baik secara pribadi maupun artistik.
“To rebuild, I had to destroy myself. That is the core confrontation of CAOS,” ujar Miguel dalam pernyataan resminya (Pitchfork, 2025).
Tema dan Suara Baru dalam Album
Album CAOS membawa perpaduan antara R&B klasik dengan unsur elektronik, industrial, dan bahkan rock alternatif. Miguel menggambarkan proyek ini sebagai refleksi dari kekerasan emosional yang datang bersama pertumbuhan.
Menurut ulasan Entertainment Weekly, Miguel memadukan elemen grunge dan alternatif untuk menciptakan nuansa yang lebih agresif dibandingkan karya sebelumnya (Entertainment Weekly, 2025).
Daftar Lagu Lengkap Album CAOS
Berikut daftar lengkap lagu dalam album CAOS Miguel berdasarkan rilis di Apple Music dan HotNewHipHop (2025):
- CAOS
- The Killing
- RIP
- New Martyrs (Ride 4 U)
- Triggered
- El Pleito
- Perderme
- Oscillate
- Nearsight [SID]
- Angel’s Song
- Always Time
- COMMA / KARMA (feat. George Clinton)
Setiap lagu merepresentasikan fase berbeda dari perjalanan Miguel menghadapi kekacauan batinnya. Title track “CAOS” sendiri menjadi perwujudan utama tema kehancuran dan penciptaan ulang diri.
Makna di Balik Lagu Utama “CAOS”
Dalam wawancara bersama Pitchfork, Miguel menjelaskan bahwa lagu “CAOS” mencerminkan kekacauan batin yang dialami saat menemukan kembali identitasnya. Ia menggabungkan bahasa Inggris dan Spanyol dalam liriknya sebagai bentuk penghormatan pada akar Latin yang turut membentuk kariernya.
Miguel menyebut bahwa CAOS adalah proyek paling jujur yang pernah ia buat, karena setiap suara di dalamnya datang dari proses destruksi emosional yang nyata.
Album CAOS adalah simbol kebangkitan Miguel, menandai fase baru dalam perjalanan musikalnya. Proyek ini tidak hanya memperlihatkan sisi kreatif yang matang, tapi juga keberanian untuk menghadapi diri sendiri.
Jangan lewatkan berita musik terbaru dan rilisan internasional lainnya hanya di Garap Media. Tetap ikuti update seputar dunia hiburan dan musik global yang selalu menarik untuk dibahas.
Referensi:
