Mensos Gus Ipul Beberkan Target Baru Sekolah Rakyat di Tahun 2026

Last Updated: 3 March 2026, 09:48

Bagikan:

sekolah rakyat
Foto: Liputan6
Table of Contents

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan penjangkauan siswa baru Sekolah Rakyat untuk tahun ajaran 2026.

“Tahun ini 30 ribu siswa, jika ditambah hampir 16 ribu siswa dari angkatan sebelumnya, total siswa Sekolah Rakyat akan mencapai sekitar 46 ribu,” kata dia di Jakarta.

Gus Ipul mengamini, perekrutan siswa baru akan dilakukan oleh para pendamping PKH. Karenanya, mereka akan dilatih agar berintegritas demi mencegah praktik suap guna meloloskan calon murid yang tak sesuai kriteria.

“Tidak boleh ada titipan, kongkalikong, dan tidak boleh ada bayar-membayar. Karena yang bisa sekolah di sini adalah keluarga yang berada di desil 1 atau 2 sesuai data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN) setelah melalui proses asesmen,” tegas Gus Ipul.

Proses Penerimaan Calon Siswa Sekolah Rakyat

Dia memastikan, proses penerimaan calon siswa dilakukan berjenjang. Usai hasil asesmen dari para pendamping PKH, datanya bakal diajukan kepala daerah kepada Kemensos untuk diverifikasi dan divalidasi sebelum ditetapkan secara resmi.

Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat

Selain ihwal murid, Gus Ipul menambahkan, Kemensos juga tengah membangun 104 gedung permanen di berbagai daerah. Nantinya, tiap bangunan mampu menampung hingga 1.000 siswa dari tiga jenjang pendidikan: SD, SMP, dan SMA.

“Demi menjaga keamanan, kelayakan bangunan dan bebas sengketa, Kemensos berkolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dengan memastikan status lahan tidak bermasalah, sementara Kemensos mendampingi pemerintah daerah dalam pemenuhan persyaratan,” tambah dia.

Di luar 104 titik tersebut, sambung Gus Ipul, ada juga sekitar 100 kabupaten dan kota yang telah mengajukan pembangunan tahap berikutnya.

Prestasi Siswa dan Harapan Gus Ipul

Diketahui, dalam tujuh bulan beroperasi, siswa yang berada di sekolah ini sudah mencatat sejumlah prestasi akademik dan nonakademik dari para muridnya. Gus Ipul mendorong agar hal itu dapat dipertahankan, utamanya dari tenaga pendidik yang tak kenal lelah.

“Ini cukup menggembirakan dan saya berharap kepala sekolah dan tenaga kependidikan bisa mempertahankan capaian yang sudah kita dapat dan harus kita lakukan peningkatan lebih banyak lagi,” Gus Ipul menandasi.

Penutup

Program Sekolah Rakyat ini diharapkan dapat terus memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan memperkuat pemerataan pendidikan di seluruh Indonesia. Keberhasilan program ini juga menjadi cerminan kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, pendamping PKH, serta tenaga pendidik yang berdedikasi tinggi.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar pendidikan, beasiswa, kebijakan pemerintah, fasilitas, pembangunan daerah, dan pemerataan pendidikan hanya di Garap Media.

Referensi:

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /