Menjelajahi Gunung Talamau, Puncak Tertinggi Sumatera Barat dengan 13 Telaga Mistis yang Memikat!

Last Updated: 9 October 2025, 03:22

Bagikan:

Panorama megah Gunung Talamau yang dikelilingi 13 telaga alami, menampilkan keindahan alam Sumatera Barat yang menakjubkan. Sumber Gambar: Visit Beautiful West Sumatra
Table of Contents

Menjelajahi Gunung Talamau, Puncak Tertinggi Sumatera Barat dengan 13 Telaga Mistis yang Memikat!

Gunung Talamau, puncak tertinggi di Sumatera Barat, menawarkan panorama alam yang menakjubkan dan menjadi incaran para pendaki. Berada di Kabupaten Pasaman Barat, gunung ini dikenal dengan keindahan 13 telaganya yang tersebar di berbagai ketinggian (Kompas, 2023).

Selain pesona alamnya, Gunung Talamau juga menjadi simbol kebanggaan masyarakat lokal karena statusnya sebagai gunung api tidak aktif. Jalur pendakiannya menantang, namun keindahan hutan tropis, air terjun, serta udara sejuk di sepanjang perjalanan menjadikan pengalaman mendaki tak terlupakan (Detik Travel, 2021).


Keindahan Alam Gunung Talamau

13 Telaga yang Memukau

Gunung Talamau dikenal dengan 13 telaga yang tersebar di ketinggian sekitar 2.750 mdpl. Masing-masing telaga memiliki nama dan legenda tersendiri, seperti Talago Biru, Talago Cindua Mato, Talago Puti Sangka Bulan, hingga Talago Imbang Langik (Detik Travel, 2021). Air telaga berwarna jernih dan dikelilingi vegetasi hijau yang masih alami.

Selain menjadi daya tarik wisata, telaga-telaga ini juga menjadi sumber kehidupan bagi flora dan fauna sekitar. Para pendaki biasanya menjadikan telaga sebagai lokasi istirahat sebelum mencapai puncak.

Flora dan Fauna Endemik

Di lereng Gunung Talamau, tumbuh berbagai flora langka seperti Nepenthes (kantong semar), Rhododendron, serta jahe merah endemik yang hanya ditemukan di daerah ini. Selain itu, fauna seperti kambing hutan, burung langka, dan kera juga kerap dijumpai selama perjalanan (Padek / Jawapos, 2025).

Hutan di kawasan ini masih tergolong rapat dengan pepohonan besar dan lumut tebal di jalur pendakian. Hal ini membuat suasana sejuk dan alami tetap terjaga.


Rute Pendakian Gunung Talamau

Pendakian biasanya dimulai dari Desa Pinagar sebagai titik awal. Jalur ini melewati beberapa pos seperti Bukik Harimau Campo, Bumi Sarasah, hingga Siranjano sebelum mencapai puncak (Padek / Jawapos, 2025). Waktu tempuh rata-rata pendaki adalah 3 hari 2 malam untuk perjalanan pulang-pergi (Pikiran Rakyat, 2023).

Rute yang menanjak dan licin saat hujan menuntut pendaki mempersiapkan stamina dan perlengkapan yang baik. Meskipun menantang, setiap pos menawarkan panorama indah berupa air terjun kecil dan pepohonan yang rimbun.


Pengembangan Wisata dan Konservasi

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata telah melakukan survei untuk pengembangan potensi wisata Gunung Talamau (Antara News, 2023). Upaya ini meliputi perencanaan fasilitas pendukung seperti rumah singgah dan pos pengamatan, tanpa merusak keaslian alam di sekitarnya.

Namun, ancaman terhadap kelestarian alam tetap ada. Petugas kehutanan pernah menemukan aktivitas pembalakan liar di kawasan hutan lindung Gunung Talamau dengan nilai kayu mencapai ratusan juta rupiah (Antara News, 2024). Hal ini menunjukkan pentingnya pengawasan dan kesadaran lingkungan dalam menjaga keseimbangan ekosistem.


Gunung Talamau bukan hanya destinasi wisata alam, tetapi juga warisan ekologi yang berharga bagi Sumatera Barat. Dengan pesona 13 telaga dan keanekaragaman hayatinya, gunung ini layak dijaga agar tetap menjadi kebanggaan daerah.

Mari terus dukung berita dan liputan seputar alam Indonesia hanya di Garap Media. Temukan inspirasi perjalanan dan kisah alam menarik lainnya di Garap Media untuk mengenal lebih dekat keindahan nusantara.

Referensi

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /