Mengenal Sholat Tasbih dan Cara Mengerjakannya

Last Updated: 10 October 2025, 21:00

Bagikan:

mengenal sholat tasbih dan cara mengerjakannya
Foto: Canva / Tansu Topuzoglu
Table of Contents

Sholat Tasbih – Salah satu amalan sunnah yang dapat dikerjakan oleh seorang muslim, terutama di malam Nisfu Syaban. Amalan ini memiliki nilai spiritual tinggi karena menjadi salah satu bentuk ibadah untuk memohon ampunan kepada Allah SWT. Agar dapat mengerjakannya secara maksimal, penting memahami tata cara dan waktu yang dianjurkan untuk menunaikannya.

Mengutip dari buku Tuntunan Shalat Lengkap dan Benar, disebutkan bahwa sholat tasbih sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW, bahkan minimal sekali dalam seumur hidup. Disebut sholat sunnah ini karena dalam pelaksanaannya diperbanyak bacaan tasbih, yaitu kalimat yang memuji dan mengagungkan Allah SWT.


Makna dan Anjuran Sholat Tasbih

Menurut laman resmi Nahdlatul Ulama, sholat tasbih merupakan ibadah sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW kepada pamannya, Sayyidina Abbas r.a., sebagai amalan untuk memohon ampunan kepada Allah SWT. Ibadah ini dapat dilakukan kapan saja, namun sebagian ulama menganjurkan pelaksanaannya pada malam Nisfu Syaban karena waktu tersebut dipercaya sebagai malam penuh ampunan dan keberkahan.

Mengingat keutamaannya, sholat sunnah ini menjadi salah satu bentuk ibadah yang disarankan bagi umat Islam yang ingin memperbanyak dzikir dan mendekatkan diri kepada Allah SWT (detikjateng, 2024).


Kapan Waktu Mustajab Menunaikan Sholat Tasbih

Masih berdasarkan buku Tuntunan Shalat Lengkap dan Benar, sholat sunnah ini dapat dikerjakan pada malam hari maupun siang hari, dengan jumlah empat rakaat.
Sementara laman Nahdlatul Ulama menjelaskan, sholat di malam hari sebaiknya dilakukan dengan dua salam (setiap dua rakaat sekali salam). Adapun bila dilakukan di siang hari, boleh empat rakaat satu salam atau dua rakaat satu salam.

Beberapa ulama menyebutkan bahwa waktu paling utama menunaikan sholat sunnah ini adalah malam Nisfu Syaban, karena menjadi momen terbaik untuk memperbanyak istighfar dan memohon rahmat dari Allah SWT (detikjateng, 2024).


Tata Cara Sholat Tasbih

Secara umum, tata cara sholat tasbih sama seperti sholat sunnah lainnya. Perbedaannya terletak pada tambahan bacaan tasbih dalam jumlah tertentu di setiap gerakan sholat. Bacaan tasbih yang dilafalkan adalah:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
“Subhânallâh wal hamdu lillâh wa lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar.” (detikjateng, 2024)


Tata Cara Sholat Tasbih Dua dan Empat Rakaat

Menurut penjelasan Ibnu Hajar Al-Haitami dalam kitab Al-Minhâjul Qawîm, sholat sunnah ini terdiri atas empat rakaat. Dalam setiap rakaat, setelah membaca Al-Fatihah dan surat lainnya, dibaca kalimat tasbih sebanyak 15 kali, lalu dilanjutkan dengan bacaan tasbih 10 kali di setiap posisi ruku, i’tidal, sujud, dan duduk di antara dua sujud. Totalnya, setiap rakaat berisi 75 kali bacaan tasbih.

Berikut urutan pelaksanaan sholat dua rakaat:

1. Membaca niat sholat tasbih:

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّسْبِيحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
“Ushalli sunnatat tasbihi rak‘ataini lillahi ta‘ala.”

Artinya: Saya niat shalat tasbih dua rakaat karena Allah Ta‘ala.

2. Takbiratul ikhram dan membaca doa iftitah.

3. Membaca Surat Al-Fatihah dan surat pendek.

4. Sebelum rukuk, membaca bacaan tasbih sebanyak 15 kali.

5. Rukuk, membaca doa rukuk lalu tasbih 10 kali.

6. I’tidal, membaca doa i’tidal lalu tasbih 10 kali.

7. Sujud pertama, membaca doa sujud lalu tasbih 10 kali.

8. Duduk di antara dua sujud, membaca doa dan tasbih 10 kali.

9. Sujud kedua, membaca doa dan tasbih 10 kali.

10. Duduk sejenak sebelum berdiri ke rakaat berikutnya, membaca tasbih 10 kali.

Untuk rakaat kedua hingga keempat, tata caranya sama seperti rakaat pertama. Hanya saja, sebelum salam di tahiyat akhir, bacalah tasbih kembali 10 kali, baru kemudian diakhiri dengan salam (detikjateng, 2024).


Tata Cara Membaca Tasbih dalam Sholat Tasbih

Agar tidak salah dalam menghitung jumlah bacaan, berikut panduan membaca tasbih dalam setiap rakaat:

  • 15 kali setelah membaca Al-Fatihah dan surat lainnya.
  • 10 kali saat rukuk.
  • 10 kali saat i’tidal.
  • 10 kali saat sujud pertama.
  • 10 kali saat duduk di antara dua sujud.
  • 10 kali saat sujud kedua.
  • 10 kali saat duduk sebelum berdiri ke rakaat berikutnya.

Total seluruh bacaan tasbih dalam satu rakaat adalah 75 kali, dan dalam empat rakaat berjumlah 300 kali (detikjateng, 2024).

Baca juga: Manfaat Shalat Dhuha untuk Kehidupan Dunia dan Akhirat


Penutup

Sholat tasbih menjadi salah satu amalan istimewa yang mampu menghapus dosa dan mendekatkan seorang hamba kepada Allah SWT. Dengan memahami tata cara serta waktu pelaksanaannya, umat Islam dapat melaksanakan ibadah ini dengan khusyuk dan penuh keikhlasan.

Untuk menambah wawasan keislaman dan panduan ibadah lainnya, terus ikuti berita dan artikel menarik hanya di Garap Media. Temukan berbagai artikel tentang ibadah sunnah, keutamaan malam-malam istimewa, serta inspirasi islami lainnya.


Referensi:

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /