Mengapa Tidur Bisa Ngorok? Ini Penyebabnya!

Last Updated: 3 August 2025, 01:27

Bagikan:

Tidur nyenyak belum tentu tanpa gangguan suara.
Table of Contents

Mengapa Tidur Bisa Ngorok? Ini Penyebabnya!

Apakah kamu sering mendengar suara ngorok dari pasangan, teman sekamar, atau bahkan diri sendiri? Meskipun terkesan sepele, kebiasaan ngorok atau mendengkur saat tidur bisa jadi tanda adanya masalah kesehatan. Banyak orang mengabaikan ngorok, padahal penyebabnya bisa sangat beragam dan tidak selalu normal. Yuk, cari tahu lebih dalam apa sebenarnya penyebab ngorok saat tidur dan bagaimana cara mengatasinya!


Apa Itu Ngorok?

Ngorok atau mendengkur adalah suara kasar atau bising yang terjadi saat seseorang tidur, disebabkan oleh getaran jaringan di saluran napas bagian atas. Suara ini muncul karena udara yang masuk tidak bisa mengalir dengan lancar akibat penyempitan jalan napas. Meskipun umum terjadi, ngorok bisa menjadi sinyal adanya gangguan tidur yang lebih serius seperti sleep apnea.


Penyebab Umum Tidur Ngorok

Struktur Anatomi Tenggorokan

Salah satu faktor utama yang menyebabkan ngorok adalah bentuk fisik saluran napas seseorang. Misalnya, memiliki langit-langit mulut yang rendah dan tebal, uvula yang panjang, atau amandel yang membesar dapat mempersempit jalan napas. Ketika udara melewati area yang sempit ini, jaringan bisa bergetar dan menghasilkan suara ngorok.

Kelebihan Berat Badan

Orang yang mengalami obesitas cenderung memiliki lemak berlebih di sekitar leher dan tenggorokan. Lemak ini menekan saluran pernapasan dan membuat udara sulit lewat dengan lancar, sehingga menyebabkan ngorok. Inilah mengapa penurunan berat badan sering kali bisa mengurangi kebiasaan mendengkur.

Posisi Tidur Telentang

Tidur dengan posisi telentang memungkinkan lidah dan jaringan lunak lainnya jatuh ke belakang tenggorokan, yang bisa menyumbat sebagian saluran napas. Akibatnya, udara yang masuk akan menyebabkan getaran dan timbul suara mendengkur. Mengubah posisi tidur, seperti menyamping, dapat membantu mengurangi suara ngorok.

Konsumsi Alkohol dan Obat Penenang

Alkohol dan obat-obatan penenang bisa membuat otot-otot tenggorokan menjadi terlalu rileks. Ketika otot terlalu lemas, jalan napas bisa tertutup sebagian dan menimbulkan suara dengkuran. Oleh karena itu, hindari konsumsi alkohol beberapa jam sebelum tidur jika ingin tidur lebih tenang dan bebas ngorok.

Masalah Pernapasan dan Alergi

Kondisi seperti pilek, sinusitis, atau alergi juga bisa menyebabkan ngorok. Saluran napas yang tersumbat oleh lendir atau pembengkakan akibat peradangan membuat aliran udara tidak lancar, sehingga memicu getaran pada jaringan lunak di tenggorokan.


Apakah Ngorok Selalu Berbahaya?

Tidak semua kasus ngorok menandakan adanya penyakit serius. Namun, jika suara dengkuran sangat keras, terjadi setiap malam, disertai dengan napas terhenti sejenak atau kantuk berlebihan di siang hari, bisa jadi itu gejala sleep apnea. Sleep apnea adalah gangguan tidur berbahaya yang dapat meningkatkan risiko hipertensi, stroke, dan penyakit jantung.


Cara Mengurangi Kebiasaan Ngorok

Ubah Gaya Hidup

Menurunkan berat badan, berhenti merokok, dan menghindari alkohol adalah langkah awal yang bisa dilakukan untuk mengurangi mendengkur. Gaya hidup sehat secara umum akan membantu memperlancar sistem pernapasan saat tidur.

Perbaiki Posisi Tidur

Tidur menyamping adalah posisi yang lebih baik daripada telentang untuk mencegah jaringan tenggorokan jatuh ke belakang dan menghambat jalan napas.

Gunakan Alat Bantu Tidur

Beberapa orang mungkin membutuhkan alat bantu seperti nasal dilator, bantal anti-dengkuran, atau alat Continuous Positive Airway Pressure (CPAP) untuk kasus sleep apnea. Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui solusi terbaik sesuai kondisi Anda.

Periksa ke Dokter Spesialis Tidur

Jika ngorok disertai gejala lain seperti sesak napas, sulit tidur nyenyak, atau merasa lelah meski sudah tidur cukup, penting untuk memeriksakan diri ke spesialis tidur atau THT. Diagnosis tepat akan membantu menangani kondisi yang mendasari kebiasaan mendengkur.


Ngorok bukan sekadar kebiasaan tidur yang mengganggu, tapi bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan serius. Dengan mengenali penyebabnya sejak dini dan melakukan langkah-langkah pencegahan, kamu bisa tidur lebih nyenyak dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Jangan remehkan suara ngorokmu—mungkin itu adalah sinyal tubuh yang perlu diperhatikan!

Untuk informasi menarik lainnya seputar gaya hidup dan kesehatan, jangan lewatkan artikel terbaru hanya di Garap Media!

Referensi

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /