Kematian El Mencho, gembong Kartel Jalisco New Generation (CJNG) yang dikenal sebagai salah satu bos narkoba paling diburu di dunia, telah mengguncang Meksiko dan internasional setelah operasi militer yang menewaskannya di negara bagian Jalisco. Kabar ini memicu gelombang kekerasan, bentrokan bersenjata, dan kerusuhan di berbagai wilayah negara tersebut, mengubah lanskap keamanan nasional secara drastis (Deutsche Welle, 2026; iNews.id, 2026).
Berita tentang tewasnya El Mencho tidak hanya menjadi sorotan dalam dunia penegakan hukum, namun juga berdampak luas ke sektor pariwisata, termasuk kekhawatiran menjelang ajang besar seperti Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada dalam beberapa bulan ke depan (Inilah.com, 2026).
Operasi Militer dan Tewasnya El Mencho
Operasi militer yang menjadi sorotan internasional berlangsung di Tapalpa, wilayah Jalisco, pada 20 Februari 2026. Pasukan keamanan Meksiko, didukung unit khusus dan Garda Nasional, mengepung lokasi persembunyian Nemesio Rubén Oseguera Cervantes alias El Mencho. Operasi ini juga melibatkan dukungan intelijen asing (detikNews, 2026; Euronews, 2026).
Dalam baku tembak tersebut, El Mencho dan beberapa anggota kartelnya terkena tembakan saat pasukan bergerak masuk. Ia sempat dirawat dan dievakuasi melalui udara. Namun, ia meninggal dunia dalam penerbangan menuju fasilitas medis setelah operasi berlangsung (Sky News, 2026).
El Mencho dikenal sebagai tokoh utama dalam perdagangan obat sintetis, termasuk fentanyl dan methamphetamine. Jaringan ini memasok narkoba ke Amerika Serikat dan negara lain. Karena itu, ia menjadi target prioritas aparat Meksiko serta mitra internasional.
Gelombang Kekerasan di Seluruh Meksiko Usai El Mencho Tewas
Segera setelah kabar kematian El Mencho tersebar, anggota CJNG serta kelompok kriminal terkait melancarkan aksi balas dendam brutal. Setidaknya lebih dari 250 titik blokade jalan dibentuk di 20 dari 32 negara bagian Meksiko, dengan kendaraan dibakar, infrastruktur publik diserang, dan aksi-aksi kekerasan bersenjata terjadi di beberapa kota besar (Tirto.id, 2026; Suaraglobal.id, 2026).
Dalam gelombang kerusuhan ini puluhan personel militer dan keamanan tewas, termasuk 25 anggota Garda Nasional yang menjadi korban serangan balasan kartel, serta sejumlah tersangka anggota CJNG dan pihak lain yang terlibat (iNews.id, 2026; Liputan6.com, 2026).
Dengan kondisi seperti ini, ribuan personel militer dan Garda Nasional dikerahkan untuk meredam kekerasan dan memulihkan keamanan nasional, sementara sekolah-sekolah ditutup dan beberapa wilayah berada dalam keadaan siaga tinggi.
Dampak Besar Terhadap Sektor Pariwisata & Keamanan Publik
Kerusuhan yang dipicu oleh kematian El Mencho bahkan berdampak pada sektor pariwisata. Beberapa kota, termasuk Puerto Vallarta dan Guadalajara, yang menjadi tujuan wisata populer serta salah satu lokasi pertandingan Piala Dunia 2026, melihat pembatasan akses, pembatalan acara, dan ketidakpastian keamanan bagi pengunjung internasional (Jawa Pos, 2026; Inilah.com, 2026).
Presiden Claudia Sheinbaum berusaha menenangkan publik dengan memastikan bahwa pasukan keamanan beroperasi untuk mengembalikan ketertiban, serta menegaskan bahwa ruang publik dan jalur komunikasi telah dibersihkan dari blokade (El País, 2026).
Respon Pemerintah & Warga terhadap Kekacauan
Pemerintah Meksiko melalui Menteri Keamanan Omar García Harfuch menyatakan bahwa pasukan keamanan telah mengakhiri sebagian besar aksi blokade kartel. Namun, upaya lanjutan tetap diperlukan untuk memulihkan keamanan secara menyeluruh.
Warga sipil dan komunitas internasional menyampaikan kekhawatiran atas dampak jangka panjang pergolakan ini. Kekhawatiran tersebut berkaitan dengan peran Meksiko dalam perdagangan internasional serta hubungannya yang erat dengan Amerika Serikat di sektor sosial dan ekonomi.
Tewasnya El Mencho menjadi momen penting dalam sejarah penegakan hukum Meksiko. Peristiwa ini juga menunjukkan kompleksitas tantangan dalam memberantas kartel narkoba bersenjata. Gelombang kerusuhan yang terjadi setelahnya menegaskan bahwa stabilitas keamanan nasional masih menghadapi ujian besar hingga struktur kartel benar-benar dilumpuhkan.
Untuk terus mendapatkan berita teraktual dan analisis mendalam tentang konflik, keamanan internasional, dan dampaknya terhadap masyarakat sipil di berbagai belahan dunia, kunjungi Garap Media secara rutin. Temukan juga liputan menarik lainnya yang memberikan wawasan luas bagi pembaca.
Referensi
