Medix, perusahaan manajemen medis inovatif terkemuka menyelenggarakan diskusi ”Perspektif Medix Tentang Lanskap Kesehatan Indonesia dan Bagaimana AI Mendefinisikan Ulang Layanan Kesehatan” beberapa Waktu lalu di Jakarta.
Sejak 2006, Medix telah mentransformasi layanan kesehatan bagi jutaan orang. Melalui solusi medis yang personal, berbasis data, dan lintas batas. Dalam beberapa tahun terakhir, Medix bekerja secara erat dengan para mitra di Indonesia, termasuk perusahaan asuransi terkemuka. Hal ini untuk menghadirkan solusi baru yang bertujuan meningkatkan keterjangkauan layanan kesehatan.
Medix memandang Indonesia sebagai salah satu pasar terpenting di Asia Tenggara
Indonesia diproyeksikan menjadi salah satu negara berpendapatan tertinggi pada 2045. Situasi ini sekaligus menghadirkan hambatan dan peluang inovatif bagi penyedia layanan kesehatan.
AI dan digitalisasi secara keseluruhan bagi sistem kesehatan Indonesia terus berprogres dan telah memberikan dampak nyata. Penerapan AI yang bertanggung jawab sekaligus terarah dapat mengurangi sebagian dari tantangan tersebut.
Kebijakan ini bertujuan memberikan panduan dan mengawasi pelaku asuransi dengan lebih kuat, mengingat setiap nasabah mengelola ekosistem kesehatannya masing-masing.
“Tahun 2025 menjadi tahun yang sangat penting bagi kami di Indonesia. Kami menjalin kemitraan baru dan meluncurkan aplikasi milik kami yang sepenuhnya tersedia dalam Bahasa Indonesia,” jelas Founder dan CEO Medix Sigal Atzmon dalam diskusi.
“Bersama dengan ahli medis kami, perangkat tersebut dapat mengungkap hasil terbaik bagi para pasien. Sehingga, perangkat ini bukan hanya sekadar melengkapi tim medis kami, namun juga memberdayakan mereka,”lanjut Sigal.
Kualitas dan Transparansi Layanan Kesehatan
Sementara Chief Business Officer Medix Global Jonathan Sternberg juga memperjelas pentingnya kualitas dan transparansi dalam layanan kesehatan.
“Solusi berbasis AI dan data mampu mentransformasi seluruh rantai nilai bagi konsumen kesehatan dan asuransi kesehatan,” ujar Jonathan.
”Saya sangat mengapresiasi bagaimana perusahaan asuransi serta Otoritas Jasa Keuangan secara aktif mengevaluasi tantangan ini,” jelas Jonathan.
“Dalam layanan perawatan preventif, kami berhasil menghindari atau mengurangi skrining yang tidak diperlukan pada 54.1% kasus,” kata Jonathan.
Sebanyak 87% klien Medix jelas Jonathan, juga telah mengubah gaya hidupnya sesuai rekomendasi Medix dan disiplin dalam menerapkannya. Klien di Indonesia mencakup perusahaan asuransi terkemuka, perusahaan reasuransi, broker, serta korporasi besar.
