Mobil listrik kini semakin populer di Indonesia sebagai alternatif kendaraan ramah lingkungan. Seiring meningkatnya penggunaan mobil listrik, kebutuhan untuk memahami cara charge mobil listrik juga semakin penting agar perjalanan tetap efisien dan biaya terkontrol.
Charge mobil listrik tidak sama dengan mengisi bensin pada mobil konvensional. Ada beberapa metode pengisian, biaya yang berbeda, serta tips untuk menghemat pengeluaran listrik tanpa mengurangi kenyamanan berkendara.
Jenis Charging Mobil Listrik
1. Charging di Rumah
Pengisian mobil listrik di rumah menjadi pilihan paling praktis. Pemilik dapat menggunakan charger standar atau wallbox khusus mobil listrik.
Keuntungan:
- Lebih fleksibel, bisa dilakukan kapan saja.
- Hemat biaya karena tarif listrik rumah lebih rendah dibanding stasiun publik.
Kekurangan:
- Waktu pengisian lebih lama, terutama untuk baterai besar.
- Perlu instalasi listrik khusus jika kapasitas rumah belum memadai.
2. Charging di Stasiun Umum
Stasiun pengisian umum banyak tersedia di pusat perbelanjaan, SPBU khusus mobil listrik, atau tempat umum lainnya.
Keuntungan:
- Proses cepat, terutama menggunakan fast charger.
- Bisa dilakukan saat perjalanan jauh tanpa harus menunggu lama.
Kekurangan:
- Biaya per kWh lebih mahal dibanding rumah.
- Kadang antre jika stasiun sedang ramai.
3. Charging Cepat (Fast Charging)
Fast charging memungkinkan mobil listrik diisi ulang hingga 80% dalam waktu 30–60 menit. Cocok untuk perjalanan jarak jauh atau kebutuhan mendesak.
Catatan:
- Charger cepat biasanya tersedia di stasiun khusus.
- Biaya lebih tinggi dibanding charger standar.
Perkiraan Biaya Charge Mobil Listrik
Biaya pengisian mobil listrik berbeda tergantung jenis charger dan kapasitas baterai.
- Rumah: Tarif listrik rumah tangga sekitar Rp 1.500–2.000 per kWh. Pengisian penuh baterai 40 kWh sekitar Rp 60.000–80.000.
- Stasiun Umum: Tarif berkisar Rp 3.000–5.000 per kWh. Untuk baterai 40 kWh, biaya sekitar Rp 120.000–200.000.
- Fast Charging: Bisa mencapai Rp 6.000 per kWh, namun waktu pengisian jauh lebih cepat.
Tips Hemat Biaya:
- Isi daya di rumah saat malam hari untuk tarif lebih murah.
- Gunakan aplikasi untuk menemukan stasiun charging termurah di perjalanan.
Cara Charge Mobil Listrik
1. Persiapan Sebelum Charge
- Pastikan mobil dalam kondisi mati.
- Periksa kapasitas baterai dan jenis konektor.
- Gunakan charger sesuai rekomendasi pabrikan.
2. Proses Charging
- Sambungkan kabel charger ke mobil listrik.
- Nyalakan charger (jika menggunakan stasiun publik).
- Tunggu hingga indikator baterai menunjukkan pengisian penuh.
3. Setelah Charging
- Cabut kabel dengan aman.
- Tutup port charger pada mobil.
- Catat waktu dan biaya untuk pemantauan penggunaan listrik.
Tips Aman dan Efisien Charge Mobil Listrik
- Gunakan charger resmi dan sesuai spesifikasi mobil.
- Hindari overcharge yang bisa memperpendek umur baterai.
- Lakukan pengecekan rutin kabel dan port charger.
- Manfaatkan fast charging hanya saat darurat untuk menghemat umur baterai.
Charge mobil listrik kini semakin mudah dengan berbagai pilihan metode, mulai dari rumah, stasiun umum, hingga fast charging. Memahami biaya dan cara yang tepat akan membantu pemilik mobil listrik lebih efisien dan hemat.
Untuk tips, berita terbaru, dan informasi lengkap seputar mobil listrik, baca terus berita di Garap Media agar tidak ketinggalan update terbaru.
