Manfaat lari malam – Kesibukan di siang hari seringkali membuat lari malam menjadi satu-satunya pilihan untuk berolahraga. Jika Anda salah satunya, ada kabar baik. Ternyata, ada beragam manfaat lari malam yang tidak hanya berdampak positif bagi kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental Anda.
Lari adalah olahraga kardio yang praktis dan diminati. Menurut Alodokter, sebuah studi bahkan menyebutkan bahwa lari di malam hari dapat membuat tubuh menyerap lebih banyak oksigen, sehingga tubuh lebih berenergi dan Anda dapat berlari secara maksimal.
Mengulik Beragam Manfaat Lari Malam
Melakukan lari malam secara rutin dan konsisten dapat memberikan dampak signifikan bagi tubuh. Berikut adalah beberapa manfaat utamanya:
1. Meredakan Stres dan Menenangkan Pikiran
Manfaat yang paling cepat terasa adalah meredakan stres. Menurut Halodoc, berolahraga di malam hari secara signifikan dapat membantu menurunkan kadar stres dalam tubuh. Aktivitas ini memicu produksi hormon endorfin yang memberikan rasa tenang di otak.
Alodokter menambahkan, lari malam dapat melepaskan beban pikiran setelah Anda lelah bekerja atau beraktivitas seharian, membuat Anda menjadi lebih rileks.
Baca Juga: Manfaat Yoga untuk Pemula: Baik untuk Fisik dan Mental. Simak Selengkapnya!
2. Meningkatkan Kualitas Tidur
Bagi Anda yang mengalami gangguan tidur atau insomnia, lari malam bisa menjadi solusi. Sebuah riset yang dikutip Alodokter menyebutkan bahwa lari di malam hari bisa membuat tidur menjadi lebih nyenyak dan berkualitas.
Hal ini didukung oleh Hello Sehat yang menyatakan bahwa jogging pada sore menjelang malam hari dapat merangsang produksi hormon melatonin (hormon pemicu tidur) lebih cepat. Aktivitas ini juga membantu memperbaiki ritme sirkadian sehingga Anda bisa terlelap pada malam hari.
3. Performa Olahraga dan Kekuatan Otot Meningkat
Berolahraga di malam hari ternyata dapat meningkatkan performa Anda. Sebuah penelitian yang dirujuk Alodokter menunjukkan bahwa performa tubuh akan meningkat di sore maupun malam hari. Hal ini karena seluruh fungsi tubuh, termasuk fungsi otot, sedang berada dalam level yang optimal sehingga mengurangi risiko cedera atau kram otot.
Halodoc juga menyebutkan bahwa otot sedang dalam kondisi sangat fleksibel antara pukul 18.00 hingga 20.00, yang merupakan waktu puncak suhu tubuh.
4. Membantu Menurunkan Berat Badan
Lari adalah salah satu cara efektif untuk membakar kalori. Berdasarkan Alodokter, berlari selama 30 menit bisa membakar sekitar 240–360 kalori di dalam tubuh. Jika dilakukan secara rutin, manfaat lari malam ini tentu dapat membantu Anda mendapatkan berat badan yang lebih ideal.
5. Meningkatkan Kesehatan Jantung
Sebagai olahraga kardio, manfaat lari malam yang tak kalah penting adalah meningkatkan kesehatan jantung. Sejumlah penelitian yang dikutip Alodokter menunjukkan bahwa lari dapat memacu jantung mengirimkan lebih banyak oksigen melalui aliran darah. Jika fungsi jantung terjaga, risiko Anda terkena penyakit jantung pun akan berkurang.
6. Mengatasi Ketegangan Tubuh
Duduk bekerja seharian sering memicu kaku pada otot leher, bahu, dan punggung. Halodoc menjelaskan bahwa olahraga malam, termasuk peregangan setelah lari, dapat membantu mengatasi ketegangan tubuh tersebut dan memberikan efek relaks.
7. Meningkatkan Daya Ingat
Manfaat lari malam lainnya menurut Alodokter adalah dapat meningkatkan daya ingat. Hal ini karena aktivitas lari yang rutin dapat meningkatkan ukuran hipokampus, yaitu bagian otak yang berperan penting dalam mengingat informasi.
Waktu Ideal dan Risiko yang Perlu Diwaspadai
Meski manfaat lari malam sangat banyak, penentuan waktu menjadi krusial untuk menghindari risiko utamanya, yaitu gangguan tidur.
Waktu Terbaik
Jadi, jam berapa lari yang bagus?
- Menurut Hello Sehat, waktu jogging yang baik adalah sore hari, sekitar pukul 14.00–18.00. Pada rentang waktu ini, paru-paru disebut bekerja lebih baik sehingga penyerapan oksigen lebih maksimal.
- Sementara itu, Halodoc menyarankan waktu terbaik untuk berolahraga di malam hari adalah antara pukul 18.00 hingga 20.00. Di jam ini, suhu tubuh sedang berada di puncaknya dan otot dalam kondisi paling fleksibel.
Risiko Sulit Tidur
Ketiga sumber sepakat bahwa risiko utama lari malam adalah potensi sulit tidur, namun ini terjadi jika dilakukan terlalu dekat dengan jam tidur.
Alodokter menjelaskan, sebagian orang bisa sulit tidur karena suhu dan metabolisme tubuh meningkat setelah berolahraga. Hello Sehat, mengutip Cleveland Clinic, menambahkan bahwa olahraga malam menjelang tidur bisa meningkatkan hormon adrenalin yang membuat Anda sulit tidur nyenyak.
Solusinya: Beri jeda waktu yang cukup. Alodokter dan Hello Sehat menganjurkan untuk melakukan lari malam minimal 90 menit (1,5 jam) sebelum tidur. Saran serupa diberikan oleh Halodoc yang merekomendasikan untuk tidak berolahraga satu sampai satu setengah jam sebelum tidur, terutama aktivitas berintensitas tinggi seperti lari.
Tips Aman Lari Malam
Untuk memaksimalkan manfaat dan meminimalkan risiko, Alodokter menganjurkan Anda untuk:
- Selalu lakukan pemanasan sebelum berlari dan pendinginan setelahnya.
- Pilih area dengan penerangan yang baik dan lokasi yang terjaga keamanannya.
- Jika baru pertama kali, mulai secara perlahan, misalnya 2–3 kali seminggu selama 30 menit.
Pada akhirnya, Hello Sehat mengingatkan bahwa menyesuaikan kegiatan olahraga dengan jadwal kesibukan dan kondisi tubuh tetaplah yang paling penting.
Kesimpulan
Manfaat lari malam terbukti signifikan untuk kesehatan fisik dan mental, mulai dari meredakan stres, meningkatkan kualitas tidur, hingga mendukung kesehatan jantung dan performa otot.
Meskipun demikian, risiko utama seperti sulit tidur dapat dihindari dengan mudah. Kuncinya adalah memberikan jeda waktu yang cukup antara sesi lari Anda dan jam tidur, yaitu minimal 90 menit. Dengan perencanaan yang tepat dan memperhatikan faktor keamanan, lari malam bisa menjadi pilihan olahraga yang sangat efektif untuk menjaga kebugaran di tengah kesibukan harian Anda.
Update terus artikel lainnya seputar kesehatan dan kebugaran lainnya hanya di Garap Media.
Referensi
- Alodokter. (2024). 7 Manfaat Lari Malam bagi Kesehatan Tubuh.
- Hello Sehat. (2025). Jam Jogging yang Baik: Pagi, Sore, atau Malam Hari?.
- Halodoc. (2024). Harus Tahu, Ini 5 Manfaat Olahraga Malam dan Risikonya.
