Benarkah Mandi Malam Bikin Masuk Angin? Fakta Medisnya Mengejutkan!
Apakah mandi malam berbahaya atau tidak? Pertanyaan ini sering muncul di tengah masyarakat, terutama di Indonesia yang kental dengan berbagai mitos kesehatan. Banyak orang percaya bahwa mandi malam bisa menyebabkan masuk angin, rematik, bahkan gangguan paru-paru. Namun, apakah anggapan tersebut memiliki dasar ilmiah? Atau sekadar mitos turun-temurun? Artikel ini akan membahas secara lengkap risiko dan manfaat mandi malam dari perspektif medis.
Asal-Usul Mitos Mandi Malam
Mitos bahwa mandi malam berbahaya sudah mengakar sejak lama, terutama di daerah tropis seperti Indonesia. Anggapan ini berawal dari fenomena “masuk angin” yang sering terjadi setelah seseorang mandi malam lalu terpapar udara dingin. Akibatnya, tubuh bisa merasa kedinginan, pegal, hingga demam. Padahal, “masuk angin” sendiri bukanlah istilah medis, melainkan kumpulan gejala ringan akibat perubahan suhu yang mendadak.
Selain itu, rematik atau nyeri sendi juga kerap dikaitkan dengan kebiasaan mandi malam. Namun menurut dr. Kurniawan Joediono, Sp.PD, rematik disebabkan oleh gangguan sistem imun dan peradangan, bukan karena mandi malam atau suhu dingin semata.
Fakta Medis Tentang Mandi Malam
Secara medis, mandi malam tidak berbahaya selama dilakukan dengan cara yang benar dan kondisi tubuh sehat. Bahkan, mandi di malam hari bisa memberikan manfaat tertentu:
Membantu Relaksasi dan Tidur Lebih Nyenyak
Mandi air hangat sebelum tidur terbukti membantu menurunkan suhu tubuh inti, yang secara alami mempersiapkan tubuh untuk tidur. Menurut sebuah studi dari University of Texas at Austin (2019), mandi malam 90 menit sebelum tidur dapat meningkatkan kualitas tidur secara signifikan.
Membersihkan Tubuh dari Polusi dan Keringat
Setelah beraktivitas seharian, tubuh dipenuhi oleh debu, keringat, dan polutan. Mandi malam dapat membantu menjaga kebersihan kulit dan mencegah iritasi maupun jerawat.
Menurunkan Stres dan Kecemasan
Air hangat yang menyentuh kulit dapat merangsang pelepasan hormon endorfin, yang berfungsi mengurangi stres dan rasa cemas. Efek ini sangat bermanfaat terutama setelah hari yang melelahkan.
Risiko Mandi Malam Jika Dilakukan dengan Cara yang Salah
Meski tidak sepenuhnya berbahaya, mandi malam bisa menimbulkan masalah bila tidak dilakukan dengan benar, seperti:
- Menggunakan air dingin secara ekstrem, terutama saat cuaca sangat dingin, bisa menyebabkan tubuh menggigil dan rentan terkena flu.
- Langsung tidur setelah mandi tanpa mengeringkan tubuh dengan baik bisa menyebabkan suhu tubuh turun drastis, sehingga memperburuk kondisi jika sistem imun sedang lemah.
- Penderita asma, rematik, atau penyakit jantung sebaiknya konsultasi ke dokter sebelum mandi malam, karena perubahan suhu ekstrem bisa memperburuk kondisi medis tertentu.
Tips Aman Mandi di Malam Hari
Untuk menjaga agar mandi malam tetap aman dan sehat, berikut beberapa tips yang bisa diikuti:
- Gunakan air hangat, bukan air dingin, terutama bila cuaca sedang tidak bersahabat.
- Mandi paling lambat satu jam sebelum tidur agar tubuh sempat menyesuaikan suhu sebelum istirahat.
- Pastikan tubuh kering sempurna sebelum mengenakan pakaian dan tidur.
- Jangan mandi jika tubuh sedang kelelahan berat, karena bisa menimbulkan efek negatif pada peredaran darah.
Jadi, apakah mandi malam berbahaya atau tidak? Jawabannya: tidak berbahaya jika dilakukan dengan cara yang tepat dan dalam kondisi tubuh yang sehat. Bahkan, mandi malam bisa membawa manfaat seperti meningkatkan kualitas tidur dan membantu relaksasi setelah hari yang melelahkan.
Jadi, jangan takut lagi mandi malam—selama Anda tahu caranya! Untuk informasi kesehatan lainnya yang tak kalah menarik, baca terus berita terupdate hanya di Garap Media.
Referensi:
- University of Texas at Austin.
- Joediono, K., dr. Sp.PD.
- WebMD.
- Halodoc.
