Mahasiswa Indonesia Sabet Emas IT Internasional, Kalahkan Jepang & Korea di Ajang WorldSkills 2025
Mahasiswa Indonesia kembali mencatatkan prestasi luar biasa di kancah internasional. Dalam kompetisi teknologi bergengsi WorldSkills ajang resmi keahlian terbesar di dunia perwakilan Indonesia berhasil meraih medali emas setelah mengungguli peserta dari Jepang dan Korea Selatan (Beautynesia, 2025).
Prestasi ini menjadi bukti kuat bahwa kemampuan talenta digital Indonesia terus berkembang dan mampu bersaing dengan negara maju yang sudah lama mendominasi bidang teknologi. Kemenangan ini pun menarik perhatian publik karena menegaskan posisi Indonesia dalam peta kompetisi digital global.
Prestasi yang Terverifikasi dari Ajang Resmi Dunia
Indonesia menorehkan sejarah ketika peserta dari UNIKOM, Rash Asyari Amyris Thalib, meraih medali emas dalam kategori IT Network System Administration di WorldSkills Asia 2025. Berdasarkan laporan Beautynesia (2025), peserta Jepang meraih perak dan peserta Korea Selatan menempati posisi ketiga yang berarti Indonesia berhasil menaklukkan dua raksasa teknologi Asia tersebut.
Prestasi serupa juga terjadi pada WorldSkills Competition 2024 di Lyon, Prancis. Mahasiswa UNIKOM kembali meraih medali emas dalam kategori yang sama, melampaui Jepang dan Korea Selatan (UNIKOM, 2024). Hal ini semakin menguatkan reputasi Indonesia dalam kompetisi teknologi tingkat dunia.
Mengapa Indonesia Bisa Unggul?
Kemenangan Indonesia tidak datang secara instan. Ada beberapa faktor yang membuat peserta Tanah Air mampu tampil kompetitif:
- Kesiapan teknis: Peserta Indonesia mengikuti pelatihan intensif dan simulasi kompetisi.
- Fokus pada pemecahan masalah: Ajang WorldSkills menekankan kemampuan menyelesaikan skenario teknis kompleks.
- Dukungan institusi: Universitas dan lembaga pelatihan memberi fasilitas dan mentor berkualitas.
Perbandingan dengan Jepang dan Korea Selatan
Meskipun Jepang dan Korea dikenal unggul dalam teknologi digital, laporan Beautynesia (2025) menjelaskan bahwa peserta Indonesia menunjukkan tingkat ketelitian dan presisi teknis yang lebih baik pada kategori jaringan. Inilah yang menjadi pembeda hingga Indonesia berhasil meraih posisi puncak.
Selain itu, WorldSkills menilai peserta berdasarkan ketepatan konfigurasi, troubleshooting, dan efisiensi penyelesaian tugas. Pada aspek-aspek krusial tersebut, peserta Indonesia unggul dari kontestan lain (UNIKOM, 2024).
Dampak Prestasi bagi Ekosistem Pendidikan Teknologi Indonesia
Prestasi juara lomba IT ini memberi dampak positif bagi dunia pendidikan vokasi dan teknologi di Indonesia. Banyak institusi pendidikan kini semakin menyadari pentingnya penguatan kurikulum berbasis praktik dan kompetisi.
Program-program pengembangan talenta digital seperti pelatihan jaringan, akademi sertifikasi internasional, hingga kompetisi internal kini semakin marak dilakukan. Hal ini menunjukkan bahwa ekosistem digital Indonesia bergerak ke arah yang lebih kompetitif.
Peluang Karier Terbuka Lebar
Dengan kemenangan di WorldSkills, mahasiswa peraih medali emas diperkirakan akan mendapat peluang karier lebih luas, termasuk tawaran kerja dari industri teknologi global. Kompetisi ini diakui secara internasional sehingga sertifikat dan pencapaiannya menjadi nilai tambah signifikan bagi rekam jejak profesional.
Dukungan pemerintah dan industri terhadap talenta digital juga terus meningkat, terutama untuk menghadapi kebutuhan transformasi digital nasional.
Prestasi mahasiswa Indonesia dalam ajang WorldSkills menunjukkan bahwa anak muda Tanah Air memiliki potensi besar untuk berkembang di bidang teknologi tingkat dunia. Kemenangan ini menjadi batu loncatan penting untuk memperkuat kualitas pendidikan IT nasional.
Garap Media mengajak pembaca untuk mengikuti berbagai kabar inspiratif lainnya seputar inovasi, prestasi, dan perkembangan teknologi di Indonesia agar wawasan semakin kaya dan motivasi untuk terus belajar semakin kuat.
Referensi
