Lupis sarapan tradisional merupakan salah satu warisan kuliner khas Nusantara yang hingga kini masih digemari oleh berbagai kalangan. Dibuat dari ketan yang dikukus dan disajikan dengan parutan kelapa serta siraman gula merah cair, lupis menjadi pilihan sarapan yang mengenyangkan dan menggugah selera. Sajian ini tidak hanya menyenangkan lidah, tetapi juga membawa kenangan masa kecil dan kehangatan suasana keluarga.
Dalam keluarga kami, membuat lupis sarapan tradisional adalah bagian dari kebiasaan akhir pekan yang menyenangkan. Anak-anak membantu membungkus ketan dalam daun pisang, sementara orang tua menyiapkan kuah gula merah yang harum. Tradisi sederhana ini menciptakan momen kebersamaan dan mempererat ikatan keluarga. Artikel ini akan membagikan resep serta tips membuat lupis sarapan tradisional yang lezat dan praktis di rumah.
1. Asal Usul dan Keunikan Lupis Sarapan Tradisional
Lupis merupakan makanan khas Jawa yang biasanya dijumpai di pasar tradisional atau jajanan pasar. Teksturnya yang kenyal dan rasa manis gurih dari kelapa dan gula merah menjadikannya favorit banyak orang. Di beberapa daerah, lupis menjadi bagian dari tradisi atau upacara tertentu, memperkaya nilai budaya dari makanan ini.
Keunikan dari lupis sarapan tradisional terletak pada cara pembuatannya yang masih mempertahankan metode tradisional, seperti penggunaan daun pisang untuk membungkus ketan, serta penggunaan gula merah asli tanpa bahan pengawet. Hal ini tidak hanya memberikan rasa otentik, tetapi juga menambah nilai gizi dan kesegaran alami dari makanan tersebut.
2. Bahan dan Cara Membuat Lupis Sarapan Tradisional
Bahan-Bahan:
- 500 gram beras ketan putih, rendam semalaman
- Daun pisang secukupnya, untuk membungkus
- Tali rafia atau benang untuk mengikat
- 200 gram kelapa parut kasar, kukus
- 1/2 sdt garam
Bahan Gula Merah Cair:
- 250 gram gula merah, serut
- 100 ml air
- 1 lembar daun pandan
Cara Membuat:
- Tiriskan beras ketan yang telah direndam, kemudian bungkus dalam daun pisang berbentuk segitiga atau silinder, ikat dengan tali.
- Kukus bungkusan ketan selama 1,5 hingga 2 jam hingga matang dan kenyal.
- Sementara itu, rebus gula merah dengan air dan daun pandan hingga larut dan mengental. Saring untuk menghilangkan ampas.
- Campur kelapa parut dengan garam, kukus sebentar agar lebih awet dan tidak mudah basi.
- Setelah lupis matang, potong-potong sesuai selera, gulingkan di kelapa parut, dan siram dengan gula merah cair saat disajikan.
3. Tips dan Variasi Lupis Sarapan Tradisional Ala Keluarga
Agar hasil lupis lebih nikmat dan tahan lama, gunakan ketan berkualitas tinggi dan pastikan proses pembungkusannya rapat. Jika tidak memiliki daun pisang, bisa diganti dengan plastik tahan panas, meskipun aroma khas daun pisang akan berkurang.
Variasi lupis juga bisa dicoba, seperti menambahkan biji wijen pada kelapa parut, atau memberikan isian kacang hijau manis dalam ketannya. Untuk cita rasa yang lebih modern, siraman bisa diganti dengan saus karamel atau kinca durian sesuai selera keluarga Anda.
Membuat lupis sarapan tradisional ala keluarga bukan hanya soal memasak, melainkan juga membangun kedekatan dan nilai budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi. Sajian ini menjadi simbol cinta dan kebersamaan yang patut dilestarikan di tengah era modern.
Yuk, coba buat lupis sendiri di rumah bersama keluarga tercinta! Untuk inspirasi kuliner lainnya dan berita gaya hidup menarik, baca terus artikel kami hanya di Garap Media.
