Bencana longsor Jatinangor terjadi di Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Jumat (2/1/2026). Longsor tersebut menimpa sejumlah pekerja yang sedang beraktivitas di area proyek pembangunan sehingga menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.
Peristiwa ini menyita perhatian publik karena terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung di kawasan yang cukup padat aktivitas. Tim SAR gabungan langsung diterjunkan untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban yang tertimbun material tanah.
Kronologi Longsor Jatinangor
Terjadi Saat Aktivitas Proyek
Longsor terjadi saat para pekerja sedang melakukan pekerjaan konstruksi di lokasi proyek. Tanah di sekitar area kerja tiba-tiba runtuh dan menimbun para pekerja yang berada di bawahnya (ANTARA News, 2026).
Dari delapan pekerja yang berada di lokasi, enam orang dilaporkan tertimbun longsoran tanah. Kondisi tanah yang labil diduga menjadi salah satu pemicu terjadinya bencana tersebut.
Evakuasi oleh Tim SAR Gabungan
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan relawan segera melakukan pencarian. Proses evakuasi dilakukan secara manual karena kondisi tanah yang masih rawan dan tidak memungkinkan penggunaan alat berat (ANTARA News, 2026).
Hingga malam hari, petugas berhasil mengevakuasi seluruh korban dari lokasi longsor. Proses pencarian sempat berlangsung dramatis karena medan yang licin dan minim pencahayaan.
Korban Jiwa dan Kondisi Selamat
Empat Orang Meninggal Dunia
Berdasarkan keterangan resmi Basarnas, empat pekerja ditemukan dalam kondisi meninggal dunia akibat tertimbun material longsor. Seluruh korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga (ANTARA News, 2026).
Identitas para korban kemudian dipastikan oleh aparat setempat sebelum proses pemulangan jenazah dilakukan.
Dua Pekerja Selamat
Sementara itu, dua pekerja lainnya berhasil selamat meski mengalami luka-luka. Korban selamat langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis intensif (detikJabar, 2026).
Penyelidikan Penyebab Longsor
Dugaan Kelalaian Kerja
Pihak kepolisian menyatakan tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan kelalaian kerja dalam insiden longsor Jatinangor ini. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan guna memastikan apakah prosedur keselamatan telah dijalankan sesuai standar (ANTARA News, 2026).
Hasil penyelidikan akan menentukan ada tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
Faktor Lingkungan
Selain faktor teknis, kondisi tanah yang labil serta cuaca hujan di wilayah Sumedang turut menjadi perhatian. Jatinangor memang dikenal sebagai kawasan dengan risiko longsor cukup tinggi, terutama saat musim hujan.
Dampak bagi Warga Sekitar
Peristiwa longsor ini sempat mengganggu aktivitas warga dan akses jalan di sekitar lokasi kejadian. Aparat setempat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan.
Bencana longsor Jatinangor menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan kerja serta mitigasi bencana di kawasan rawan longsor. Kolaborasi cepat antarinstansi terbukti mampu mempercepat proses evakuasi dan penanganan korban.
Ikuti terus perkembangan berita terkini lainnya di Garap Media untuk mendapatkan informasi terpercaya seputar peristiwa nasional, bencana alam, dan isu penting lainnya.
Referensi
