Lee Minhyuk atau HUTA dari BTOB resmi memulai aktivitas solo dengan merilis single album TEMPERATURE pada 15 Juli. Album tersebut menghadirkan konsep perubahan suhu sebagai simbol berbagai emosi manusia, mulai dari ketenangan hingga ledakan energi yang intens. Minhyuk menulis dan mengomposeri seluruh lagu dalam album ini, termasuk lagu utama Icy & Spicy yang mengusung genre afro house dengan inspirasi kecepatan dan ketegangan Formula 1. (RRI, 2026; KBS WORLD, 2026; ChosunBiz, 2026)
Lee Minhyuk HUTA Mengangkat Konsep Emosi melalui Perubahan Suhu
Single album TEMPERATURE menjadikan perubahan temperatur sebagai konsep utama untuk menggambarkan perjalanan emosi seseorang. Lee Minhyuk menggunakan suhu sebagai metafora yang menggambarkan perasaan manusia yang dapat berubah dari dingin menjadi panas sesuai dengan situasi yang dialami. Pendekatan tersebut memperlihatkan kemampuan Minhyuk dalam menggabungkan konsep visual, musik, dan narasi menjadi sebuah karya yang memiliki pesan kuat. (KBS WORLD, 2026; Kstyle, 2026)
Lee Minhyuk menghadirkan tiga lagu dalam TEMPERATURE yang memiliki karakter berbeda. Setiap lagu membawa energi dan suasana tersendiri sehingga pendengar dapat merasakan perubahan atmosfer dari awal hingga akhir album. Keterlibatan Minhyuk dalam seluruh proses produksi juga membuat album tersebut menjadi representasi personal dari arah musik yang ingin ia tampilkan sebagai solois. (RRI, 2026; ChosunBiz, 2026)
Tracklist TEMPERATURE meliputi:
- Icy & Spicy
- KO
- KO (Rush Ver.)
Lagu Utama Icy & Spicy Gabungkan Afro House dan Energi Formula 1
Lee Minhyuk memilih Icy & Spicy sebagai lagu utama dalam single album TEMPERATURE. Lagu tersebut mengusung genre afro house dengan elemen elektronik yang kuat sehingga menciptakan suasana cepat dan penuh energi. Minhyuk mengambil inspirasi dari olahraga Formula 1 untuk menggambarkan kecepatan, kompetisi, dan adrenalin melalui musik. (KBS WORLD, 2026; Kstyle, 2026; ChosunBiz, 2026)
Melalui Icy & Spicy, Lee Minhyuk menggambarkan dua karakter emosi yang bertolak belakang. Kata “Icy” merepresentasikan sisi dingin dan terkendali, sedangkan “Spicy” menggambarkan energi panas yang penuh gairah. Perpaduan dua elemen tersebut menghasilkan lagu dengan dinamika kuat yang menunjukkan sisi berbeda dari musikalitas Minhyuk sebagai artis solo. (RRI, 2026; Kstyle, 2026)
Beberapa daya tarik utama Icy & Spicy meliputi:
- Menggunakan genre afro house dengan sentuhan musik elektronik modern.
- Mengambil inspirasi dari kecepatan dan atmosfer Formula 1.
- Menggabungkan karakter emosi dingin dan panas.
- Ditulis dan dikomposeri langsung oleh Lee Minhyuk.
- Menjadi lagu utama dalam proyek solo TEMPERATURE.
Lee Minhyuk HUTA Tampilkan Energi Berbeda lewat Lagu KO
Selain Icy & Spicy, Lee Minhyuk menghadirkan lagu KO sebagai lagu pendamping dalam single album TEMPERATURE. Lagu tersebut memadukan unsur rock dan hip-hop dengan tema olahraga tarung yang menggambarkan kekuatan, keberanian, dan semangat kompetisi. Konsep tersebut menunjukkan sisi agresif dan energik yang berbeda dari lagu utama. (ChosunBiz, 2026; KBS WORLD, 2026)
Lee Minhyuk juga merilis versi tambahan KO (Rush Ver.) yang memberikan nuansa lebih cepat dan intens dibandingkan versi utama. Versi tersebut meningkatkan energi lagu melalui aransemen yang lebih dinamis sehingga menghadirkan pengalaman mendengarkan yang lebih kuat bagi penggemar. (Kstyle, 2026; RRI, 2026)
Lee Minhyuk HUTA Perkuat Identitas Solo melalui TEMPERATURE
Single album TEMPERATURE menjadi langkah penting bagi Lee Minhyuk dalam memperluas identitasnya sebagai artis solo setelah dikenal sebagai anggota BTOB. Album ini menunjukkan kemampuan Minhyuk dalam mengolah berbagai elemen musik melalui konsep yang terarah, produksi mandiri, dan eksplorasi genre yang lebih luas. Keterlibatannya sebagai penulis lirik dan komposer membuat setiap lagu dalam album memiliki karakter personal yang mencerminkan perjalanan musikalnya. (RRI, 2026; KBS WORLD, 2026; Kstyle, 2026)
Lee Minhyuk menggunakan TEMPERATURE untuk menyampaikan cerita mengenai perubahan emosi manusia melalui pendekatan musikal yang unik. Lagu Icy & Spicy menghadirkan energi kompetitif melalui inspirasi Formula 1, sedangkan KO membawa atmosfer pertarungan melalui perpaduan rock dan hip-hop. Perbedaan karakter tersebut memperlihatkan kemampuan Minhyuk dalam menciptakan musik yang beragam tanpa kehilangan identitasnya sebagai seorang performer. (ChosunBiz, 2026; KBS WORLD, 2026)
TEMPERATURE Tunjukkan Eksplorasi Musik Lee Minhyuk yang Lebih Luas
Melalui TEMPERATURE, Lee Minhyuk memperlihatkan keberanian dalam mengeksplorasi berbagai gaya musik yang berbeda. Ia menggabungkan afro house, rock, dan hip-hop untuk menciptakan warna musik yang lebih luas dibandingkan karya-karya sebelumnya. Perpaduan tersebut memperlihatkan perkembangan musikal Minhyuk yang semakin matang setelah menjalani perjalanan panjang sebagai idol sekaligus musisi. (Kstyle, 2026; RRI, 2026)
Lee Minhyuk juga membangun konsep album melalui hubungan antara musik dan simbol suhu. Perubahan temperatur dalam album menggambarkan perubahan suasana hati, energi, dan emosi manusia yang terus bergerak. Konsep tersebut membuat TEMPERATURE tidak hanya menjadi kumpulan lagu, tetapi juga menjadi proyek artistik yang memiliki cerita dari awal hingga akhir. (KBS WORLD, 2026; ChosunBiz, 2026)
Lee Minhyuk HUTA melalui TEMPERATURE menghadirkan karya solo yang memperlihatkan kemampuan musikal dan kreativitasnya secara lebih luas. Album tersebut menampilkan konsep perubahan suhu sebagai gambaran emosi manusia melalui lagu utama Icy & Spicy, lagu KO, serta versi KO (Rush Ver.) yang memberikan pengalaman berbeda dengan energi lebih kuat. (RRI, 2026; Kstyle, 2026)
Ikuti terus Garap Media untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai comeback idol, perilisan album, dan perkembangan industri K-pop. Jangan lewatkan artikel menarik lainnya yang membahas perjalanan musik artis Korea Selatan favorit Anda.
Referensi
