Ledakan Masjid Jember Saat Tarawih Guncang Warga, Polisi Selidiki Sumber Dentuman di Pesona Regency

Last Updated: 17 March 2026, 09:30

Bagikan:

Ledakan Masjid Jember
Dentuman saat tarawih di Pesona Regency mengagetkan warga Jember, polisi langsung sterilisasi lokasi dan selidiki sumber ledakan. Sumber gambar: Antara News
Table of Contents

Ledakan masjid Jember terjadi di Masjid Raya Pesona Regency, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, pada Senin malam 16 Maret 2026 saat salat tarawih berlangsung, menyebabkan kerusakan bangunan dan satu jemaah mengalami gangguan pendengaran, sementara polisi langsung melakukan sterilisasi dan penyelidikan di lokasi kejadian (Antara News, 2026; detikNews, 2026).

Kronologi Ledakan Masjid Jember di Masjid Raya Pesona Regency

Peristiwa ledakan masjid Jember terjadi sekitar pukul 19.30 WIB ketika jemaah melaksanakan salat tarawih di Masjid Raya Pesona Regency, Patrang, Jember (Antara News, 2026). Dentuman keras mengejutkan jemaah dan membuat sejumlah orang berhamburan keluar bangunan untuk menyelamatkan diri (JPNN, 2026).

Polres Jember menerima laporan warga dan segera mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan area masjid (detikNews, 2026). Aparat kepolisian memasang garis polisi di sekitar bangunan untuk mencegah masyarakat memasuki area yang sedang diperiksa (MetroTVNews, 2026).

Beberapa fakta awal yang dilaporkan media:

  • Ledakan terjadi saat rakaat salat tarawih berlangsung. (Antara News, 2026)
  • Suara dentuman terdengar hingga ke area permukiman sekitar masjid. (MetroTVNews, 2026)
  • Polisi langsung melakukan sterilisasi lokasi setelah menerima laporan warga. (detikNews, 2026)

Dampak Fisik Ledakan Masjid Jember terhadap Bangunan

Ledakan masjid Jember menyebabkan kerusakan pada bagian interior bangunan masjid, terutama di sekitar area tempat wudhu laki-laki (Antara News, 2026). Ledakan tersebut merusak plafon dan beberapa bagian atap bangunan sehingga serpihan material berjatuhan ke lantai masjid.

Etalase buku dan sebuah lemari di area masjid mengalami kerusakan akibat tekanan ledakan (Mistar.id, 2026). Ketua takmir masjid menyatakan bahwa titik ledakan diduga berasal dari lemari yang tidak terpakai di dekat fasilitas wudhu laki-laki, namun penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan aparat (Mistar.id, 2026).

Kerusakan yang tercatat meliputi:

  • Plafon ruang utama masjid mengalami retak dan runtuh sebagian.
  • Lemari dan etalase buku di area dalam masjid rusak.
  • Area tempat wudhu laki-laki terdampak paling signifikan.
  • Aktivitas ibadah dihentikan sementara untuk pemeriksaan keamanan.

Kondisi Jemaah dan Satu Korban Gangguan Pendengaran

Ledakan masjid Jember tidak menimbulkan korban jiwa, namun satu jemaah mengalami gangguan pendengaran akibat kerasnya suara dentuman dan dibawa ke UGD RSUD dr. Soebandi untuk mendapatkan penanganan medis (Antara News, 2026). Aparat kesehatan memeriksa kondisi korban untuk memastikan tidak ada cedera serius lainnya.

Warga sekitar mengaku panik karena ledakan terjadi saat ibadah berlangsung dan suasana masjid dalam kondisi ramai (JPNN, 2026). Situasi berhasil dikendalikan setelah aparat keamanan datang dan memastikan tidak ada ledakan susulan.

Penyelidikan Polisi atas Ledakan Masjid Jember

Polres Jember melakukan penyelidikan menyeluruh atas ledakan masjid Jember dengan melibatkan tim identifikasi dan unit forensik (detikNews, 2026). Aparat kepolisian mengumpulkan serpihan material dari lokasi untuk dianalisis guna mengetahui jenis dan sumber ledakan.

Kepolisian menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung dan aparat belum menyimpulkan penyebab pasti kejadian tersebut (MetroTVNews, 2026). Aparat juga memeriksa sejumlah saksi yang berada di dalam dan sekitar masjid saat ledakan terjadi untuk memperjelas kronologi peristiwa.

Langkah yang dilakukan aparat meliputi:

  • Sterilisasi area masjid dari potensi bahaya lanjutan.
  • Pengumpulan barang bukti berupa serpihan material.
  • Pemeriksaan saksi yang berada di lokasi kejadian.
  • Analisis laboratorium terhadap benda yang diduga menjadi sumber ledakan.

Imbauan Keamanan Pasca Ledakan Masjid Jember

Peristiwa ledakan masjid Jember mendorong aparat kepolisian meningkatkan pengawasan terhadap tempat ibadah di wilayah Kabupaten Jember. Kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi (detikNews, 2026).

Aparat menyarankan beberapa langkah pencegahan berikut:

  • Pengurus masjid memeriksa fasilitas yang tidak terpakai secara berkala.
  • Warga melaporkan aktivitas mencurigakan kepada aparat setempat.
  • Pengelola tempat ibadah memperkuat sistem keamanan lingkungan.
  • Koordinasi antara takmir masjid dan kepolisian ditingkatkan.

Langkah tersebut bertujuan menjaga rasa aman masyarakat saat menjalankan ibadah, khususnya selama bulan Ramadan.

Ledakan masjid Jember saat salat tarawih di Pesona Regency menjadi peristiwa yang mengguncang warga Kabupaten Jember karena kejadian tersebut berlangsung di tengah ibadah malam Ramadan. Aparat kepolisian bergerak cepat melakukan sterilisasi dan penyelidikan guna memastikan keamanan masyarakat serta mengungkap penyebab ledakan secara transparan.

Pembaca dapat mengikuti perkembangan berita terkini dan analisis mendalam lainnya melalui artikel terkait di Garap Media. Redaksi Garap Media akan terus menghadirkan laporan aktual dan terpercaya agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan akurat.

Referensi

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /