Langkah Ana/Tiwi Terhenti di Perempat Final BWF World Championships 2025
Langkah ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma dan Amallia Cahaya Pratiwi—akrab disapa Ana/Tiwi—harus terhenti di babak perempat final BWF World Championships 2025. Setelah membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan keempat asal Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee, Ana/Tiwi gagal melanjutkan tren positif. Mereka dikalahkan pasangan Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi, dua gim langsung. Salah satu faktor utama yang mencuat dari pertandingan ini adalah rapuhnya pertahanan Ana/Tiwi yang membuat mereka kerap mengangkat bola tinggi, memberi keuntungan besar bagi lawan.
Perjalanan Menuju Perempat Final
Ana/Tiwi bukanlah pasangan unggulan, tetapi mereka mencuri perhatian sejak awal turnamen. Kemenangan terbesar terjadi di babak 16 besar ketika mereka menumbangkan ganda Korea Selatan, Baek/Lee, dengan skor 21–16, 21–15. Hasil ini membuat banyak pihak menaruh harapan besar kepada Ana/Tiwi untuk bisa melaju lebih jauh di kejuaraan dunia tahun ini.
Duel Ana/Tiwi vs Jepang di Kejuaraan Dunia BWF
Menghadapi Rin Iwanaga/Kie Nakanishi, Ana/Tiwi tampil penuh semangat sejak awal. Namun, mereka kesulitan keluar dari tekanan permainan cepat lawan. Gim pertama berakhir dengan skor 15–21.
Pada gim kedua, Ana/Tiwi sempat memberikan perlawanan hingga kedudukan 11–11, tetapi kelemahan di sektor pertahanan kembali menjadi masalah. Mereka beberapa kali terpaksa mengangkat bola akibat serangan Jepang yang tajam, dan itu membuka peluang smash keras dari lawan. Gim kedua pun berakhir 16–21, menutup langkah Ana/Tiwi di turnamen.
Rapuhnya Defense Jadi Sorotan
Pertahanan Ana/Tiwi menjadi titik lemah terbesar dalam pertandingan ini.
- Sering mengangkat bola: Saat mendapat tekanan, Ana/Tiwi kerap terpaksa mengangkat bola tinggi, yang justru dimanfaatkan lawan untuk menutup rally dengan smash tajam.
- Kesulitan menguasai net: Penguasaan permainan di depan net lebih banyak dikuasai pasangan Jepang, membuat Ana/Tiwi semakin tertekan.
- Reli panjang tidak menguntungkan: Setiap kali reli panjang terbentuk, pasangan Jepang lebih konsisten menekan, sementara Ana/Tiwi akhirnya melakukan unforced error atau memberi bola tanggung.
Faktor-faktor inilah yang membuat permainan Ana/Tiwi sulit berkembang, meski mereka sudah berusaha tampil agresif.
Perjalanan Ana/Tiwi di BWF World Championships 2025 terhenti di babak perempat final setelah kalah dari pasangan Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi. Rapuhnya pertahanan menjadi sorotan, tetapi perjuangan mereka tetap membanggakan. Mari terus dukung Ana/Tiwi dan ikuti berita bulu tangkis terbaru hanya di Garap Media!
Lampiran Referensi
