Kunang-Kunang Hampir Punah? Ini Fakta Mengejutkannya!

Last Updated: 14 June 2025, 13:30

Bagikan:

Cahaya mereka memudar, tanda alam kita sedang tidak baik-baik saja. Sudahkah kita peduli sebelum semuanya benar-benar hilang?
Table of Contents

Kunang-Kunang Hampir Punah? Ini Fakta Mengejutkannya!

Cahaya kecil yang menari di malam hari kini mulai jarang terlihat. Kunang-kunang hampir punah, dan itu bukan sekadar kekhawatiran berlebihan. Serangga bercahaya yang dulu akrab di taman, sawah, dan pinggiran hutan kini perlahan menghilang dari pandangan. Banyak orang bahkan menganggap kunang-kunang sebagai bagian dari nostalgia masa kecil.

Penurunan populasi kunang-kunang bukan sekadar isu lokal, tetapi sudah menjadi perhatian global. Fenomena kunang-kunang hampir punah ini dipicu oleh berbagai faktor, dari kerusakan habitat hingga pencemaran lingkungan. Artikel ini akan membahas penyebab utama dari krisis ini dan mengapa kita harus peduli terhadap keberadaan mereka.


Habitat Alami yang Terus Menyempit

Kunang-kunang sangat bergantung pada habitat yang lembap dan alami, seperti rawa, sawah, dan hutan. Namun, urbanisasi dan alih fungsi lahan telah mempersempit ruang hidup mereka secara drastis. Pembangunan perumahan, jalan, dan industri seringkali mengubah lahan basah menjadi area beton yang tidak ramah bagi serangga.

Menurut penelitian dari Firefly International Network, kehilangan habitat adalah salah satu penyebab utama kepunahan kunang-kunang di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Polusi Cahaya Merusak Pola Kawin

Cahaya buatan dari lampu jalan, rumah, hingga kendaraan menciptakan polusi cahaya yang mengganggu kemampuan kunang-kunang untuk berkomunikasi. Kunang-kunang menggunakan cahaya bioluminesens untuk menarik pasangan kawin, dan kehadiran cahaya buatan membuat sinyal ini menjadi tidak terlihat.

Studi yang diterbitkan di jurnal Science Advances menyebutkan bahwa polusi cahaya menyebabkan penurunan keberhasilan reproduksi kunang-kunang, karena jantan dan betina kesulitan saling menemukan.


Penggunaan Pestisida yang Berlebihan

Pestisida yang digunakan dalam pertanian modern tidak hanya membunuh hama, tetapi juga membahayakan serangga non-target seperti kunang-kunang. Larva kunang-kunang hidup di tanah dan memakan hewan kecil seperti siput. Ketika tanah terkontaminasi pestisida, larva bisa mati sebelum tumbuh dewasa.

Lebih dari itu, zat kimia beracun juga merusak rantai makanan dan ekosistem mikro di mana kunang-kunang hidup.


Perubahan Iklim yang Ekstrem

Perubahan iklim global ikut mempercepat kepunahan spesies serangga, termasuk kunang-kunang. Suhu ekstrem, perubahan pola hujan, serta bencana alam yang semakin sering terjadi menyebabkan gangguan besar pada siklus hidup serangga ini.

Beberapa spesies kunang-kunang hanya bisa bertahan hidup dalam kondisi lingkungan yang sangat spesifik. Ketika kondisi tersebut berubah, mereka tidak mampu beradaptasi dengan cepat.


Minimnya Penelitian dan Kesadaran Publik

Meskipun kunang-kunang memiliki peran penting dalam ekosistem sebagai indikator lingkungan yang sehat, jumlah penelitian mengenai spesies ini masih tergolong rendah. Minimnya data membuat upaya konservasi berjalan lambat.

Selain itu, kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga habitat alami membuat penyelamatan kunang-kunang menjadi tantangan tersendiri.


Kunang-kunang bukan hanya simbol keindahan malam, tetapi juga penanda bahwa lingkungan kita sehat. Jika mereka punah, itu menandakan bahwa ekosistem kita sedang tidak baik-baik saja. Mari kita mulai dari langkah kecil: mengurangi polusi cahaya, menghindari penggunaan pestisida berlebih, dan mendukung pelestarian lingkungan.

Untuk informasi dan berita lingkungan lainnya, terus ikuti update hanya di Garap Media — sumber berita terpercaya yang peduli terhadap masa depan bumi kita.

Lampiran Referensi

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /