Krisis Penerbangan AS Kian Parah: Ribuan Jadwal Dibatalkan Imbas Shutdown Pemerintah
Krisis transportasi udara di Amerika Serikat semakin parah setelah penutupan sebagian pemerintahan (shutdown) berlangsung lebih dari sebulan. Dampaknya kini mulai terasa di seluruh jaringan penerbangan nasional. Ribuan penerbangan terpaksa dibatalkan, dan ratusan ribu penumpang menghadapi penundaan panjang di berbagai bandara utama seperti New York, Atlanta, dan Chicago. (AP News, 2025)
Administrasi Penerbangan Federal (FAA) mengumumkan bahwa pihaknya harus memangkas lalu lintas udara hingga 10% di 40 pasar dengan volume tinggi untuk menjaga keselamatan penerbangan. Keputusan ini diambil karena semakin banyak pengatur lalu lintas udara (ATC) yang tidak dapat bekerja akibat tidak menerima gaji selama shutdown. (Channel News Asia, 2025)
Dampak Shutdown terhadap Penerbangan AS
Ribuan Penerbangan Dibatalkan dan Tertunda
Lebih dari 1.200 penerbangan di seluruh Amerika Serikat dibatalkan pada Jumat, menurut data FlightAware. FAA menilai situasi ini sebagai salah satu gangguan terbesar di sektor penerbangan selama satu dekade terakhir. Bandara-bandara utama seperti Newark, Dallas, dan Atlanta melaporkan antrean panjang dan delay rata-rata lebih dari dua jam. (Jakarta Daily, 2025)
Selain pembatalan, IDN Times juga melaporkan bahwa lebih dari 8.000 penerbangan mengalami keterlambatan selama akhir Oktober hingga awal November 2025 akibat kekurangan staf ATC dan teknisi penerbangan. (IDN Times, 2025)
Tekanan Besar bagi FAA dan Maskapai
FAA mengonfirmasi bahwa pengurangan jadwal penerbangan ini adalah langkah darurat untuk mencegah risiko keselamatan karena terlalu banyak staf pengatur lalu lintas udara yang kelelahan dan tidak dibayar. Menurut laporan Antara, lebih dari 11.000 staf ATC di AS belum menerima gaji sejak awal Oktober. (Antara News, 2025)
Maskapai besar seperti American Airlines dan Delta menyatakan bahwa shutdown telah menambah beban biaya operasional mereka. Beberapa maskapai bahkan mulai memangkas jadwal penerbangan domestik untuk menghindari kerugian lebih lanjut. (AP News, 2025)
Upaya Pemerintah dan Prospek Pemulihan
Langkah Darurat FAA
FAA memastikan langkah pengurangan lalu lintas udara bersifat sementara dan akan dievaluasi setiap minggu. Jika kebuntuan anggaran terus berlanjut, pengurangan bisa diperluas hingga 15–20%. Sementara itu, pemerintah berupaya menegosiasikan paket pendanaan darurat agar layanan penerbangan dapat beroperasi normal kembali. (The Guardian, 2025)
Potensi Dampak Jangka Panjang
Menurut New York Post, bila shutdown berlanjut hingga akhir November, hingga 20% penerbangan di AS berpotensi dibatalkan karena kekurangan staf dan logistik. Kondisi ini dikhawatirkan akan menimbulkan efek domino terhadap sektor pariwisata dan rantai pasokan barang. (New York Post, 2025)
Krisis penerbangan AS menunjukkan bagaimana kebuntuan politik bisa berdampak langsung pada mobilitas masyarakat dan ekonomi nasional. Dengan ribuan penerbangan yang dibatalkan dan jutaan penumpang terdampak, situasi ini menjadi ujian berat bagi pemerintah dan sektor penerbangan.
Untuk perkembangan terbaru seputar isu global, kebijakan publik, dan ekonomi dunia, terus ikuti berita terkini di Garap Media. Jangan lewatkan pembaruan menarik lainnya agar Anda tetap mendapat informasi akurat dan mendalam.
Referensi:
