Banjir dan Longsor Sumbar terus menunjukkan dampak yang semakin besar. Berdasarkan laporan terbaru, jumlah korban meninggal meningkat menjadi 26 orang. Proses evakuasi masih berlangsung, sementara ribuan warga terpaksa mengungsi akibat rusaknya rumah dan infrastruktur. Detik News, (Data terkini korban tewas akibat banjir di Sumbar bertambah jadi 26 orang, 2025)
Tim SAR Terus Tingkatkan Operasi Pencarian
Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan daerah terus menyisir wilayah terdampak. Beberapa lokasi masih sulit diakses akibat jalan yang tertutup material longsor dan jembatan yang rusak parah.
Petugas mengutamakan pencarian korban yang dilaporkan hilang serta penyelamatan warga yang terjebak di wilayah terisolasi. Pusat komando lapangan melaporkan bahwa cuaca yang masih tidak stabil membuat operasi berjalan lebih hati-hati.
Baca juga: (Mahasiswa Gelar Aksi Tolak KUHAP Baru: Kritik Pasal Kontroversial Meningkat, 2025)
Ribuan Warga Mengungsi
Data pemerintah daerah menunjukkan ribuan warga mengungsi ke posko darurat. Banyak fasilitas umum seperti sekolah dan balai warga dialihfungsikan menjadi tempat penampungan.
Para pengungsi membutuhkan:
Air bersih
Makanan siap saji
Selimut dan alas tidur
Obat-obatan
Layanan kesehatan cepat
Pemerintah provinsi bekerja sama dengan BNPB untuk memastikan distribusi logistik tetap lancar meski akses ke beberapa kecamatan terganggu.
Kerusakan Infrastruktur Meluas
Bencana Banjir dan longsor Sumbar ini tidak hanya merusak rumah warga, tetapi juga mencederai berbagai infrastruktur vital seperti:
Jalan dan jembatan
Irfrastruktur vital seperti:
Jalan dan jembatan
Irigasi
Fasilitas pendidikan
Instalasi listrik
Otoritas setempat telah mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor, sementara teknisi dikerahkan untuk memperbaiki jaringan listrik.
Pemerintah Pusat Berikan Perhatian Khusus
Pemerintah pusat menyampaikan instruksi agar penanganan darurat dipercepat, termasuk mobilisasi bantuan tambahan dari luar provinsi. Fokus saat ini mencakup:
Penyelamatan dan pencarian korban
Pemulihan akses logistik
Penanganan pengungsi
Mitigasi risiko bencana susulan
BNPB juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada mengingat potensi hujan lebat masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Harapan untuk Percepatan Pemulihan
Meski situasi masih dinamis, pemerintah memastikan bahwa seluruh kebutuhan warga terdampak akan ditangani secara bertahap. Evaluasi menyeluruh terhadap kondisi wilayah rawan longsor dan banjir juga akan dilakukan sebagai bagian dari mitigasi jangka panjang.
Referensi
Detik News. (2025). Data terkini korban tewas akibat banjir di Sumbar bertambah jadi 26 orang.
https://news.detik.com/berita/d-8234152/data-terkini-korban-tewas-akibat-banjir-di-sumbar-bertambah-jadi-26-orangBMKG. (2025). Peringatan dini cuaca ekstrem wilayah Sumatera.
https://www.bmkg.go.idBNPB. (2025). Laporan situasi terkini bencana banjir dan longsor di Sumatera Barat.
https://bnpb.go.id
