Ketok Mejik Tayang 13 Agustus 2026, Hadirkan Drama Komedi Dunia Bengkel

Last Updated: 11 August 2026, 15:22

Bagikan:

Ketok Mejik Tayang
Ketok Mejik menjadi film drama komedi yang tayang di bioskop Indonesia pada 13 Agustus 2026. Sumber gambar: Lembaga Sensor Film.
Table of Contents

Film Ketok Mejik tayang di bioskop Indonesia pada 13 Agustus 2026. Film drama komedi ini mengikuti Ben yang harus mengelola bengkel warisan kakeknya saat dirinya terlilit utang dan menghadapi ancaman pengusaha serakah. Ben kemudian mengandalkan tiga karyawan serta sebuah palu sakti peninggalan leluhur untuk mempertahankan bengkel dan kehidupannya. (Lembaga Sensor Film, 2026; Metro TV, 2026).

Film ini disutradarai Yogi S. Calam dan menampilkan Ananta Rispo sebagai Ben. Tarra Budiman, Dodit Mulyanto, dan Arief Didu turut memainkan karakter penting dalam cerita. Film ini menggunakan bahasa Indonesia dan memiliki durasi 111 menit. (CGV Cinemas, 2026; IMDb, 2026).

Ketok Mejik Mengisahkan Ben dan Bengkel Warisan Kakek

Cerita Ketok Mejik berpusat pada Ben yang menerima warisan berupa bengkel dari kakeknya. Ben menerima warisan tersebut ketika dirinya menghadapi masalah utang dan kehidupan yang tidak berjalan baik. Kondisi tersebut membuat bengkel menjadi harapan baru bagi Ben untuk memperbaiki kehidupannya. (Lembaga Sensor Film, 2026).

Bengkel tersebut ternyata menyimpan persoalan lain. Surat kepemilikan bengkel sudah tergadai kepada rentenir sehingga Ben harus menghadapi ancaman kehilangan usaha warisan keluarganya. Ben kemudian mengajak Made dan Saged untuk mengelola bengkel sekaligus menghadapi konflik dengan pihak yang ingin menguasai usaha tersebut. (Lembaga Sensor Film, 2026).

Cerita film menghadirkan beberapa unsur utama yang membangun konflik:

  • Ben menghadapi persoalan utang dan tanggung jawab warisan.
  • Bengkel warisan menjadi pusat konflik dalam cerita.
  • Rentenir menjadi salah satu sumber ancaman bagi Ben.
  • Tiga karyawan membantu Ben mempertahankan bengkel.
  • Palu sakti leluhur menjadi elemen fantasi dalam perjalanan Ben.

Ananta Rispo Memerankan Ben dalam Ketok Mejik

Ananta Rispo memerankan Ben sebagai pemilik bengkel yang menghadapi tekanan ekonomi. Karakter Ben harus menjalankan amanat kakeknya ketika dirinya berada dalam kondisi sulit. Peran tersebut menempatkan Rispo sebagai pusat konflik sekaligus penggerak utama cerita. (IMDb, 2026).

Tarra Budiman memerankan Made yang memiliki karakter ambisius. Dodit Mulyanto memerankan Saged yang memiliki karakter ceplas-ceplos. Arief Didu memerankan Unung yang memiliki karakter polos. Perbedaan karakter tersebut menciptakan dinamika antara unsur drama dan komedi dalam film. (CGV Cinemas, 2026; IMDb, 2026).

Jajaran pemeran Ketok Mejik juga mencakup beberapa nama lain dalam perfilman Indonesia. Ersya Aurelia, Agus Kuncoro, Arafah Rianti, Lolox, Furry Setya Raharja, dan Jarwo Kwat termasuk dalam daftar pemeran film tersebut. (IMDb, 2026).

Ketok Mejik Menggabungkan Drama, Komedi, dan Fantasi

Film Ketok Mejik menggunakan drama dan komedi sebagai genre utama. Lembaga Sensor Film mengklasifikasikan film tersebut sebagai drama dan komedi dengan klasifikasi penonton 13 tahun ke atas. Film ini juga memasukkan unsur fantasi melalui keberadaan palu sakti peninggalan leluhur. (Lembaga Sensor Film, 2026; IMDb, 2026).

Unsur fantasi tersebut memberikan warna berbeda terhadap konflik ekonomi yang dialami Ben. Palu sakti tidak hanya menjadi benda dalam cerita, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan Ben dan para karyawannya ketika mereka berusaha menyelamatkan bengkel. (Metro TV, 2026).

Film ini menawarkan beberapa daya tarik bagi penonton, antara lain:

  • Drama keluarga melalui hubungan Ben dengan mendiang kakeknya.
  • Komedi karakter melalui interaksi Ben dengan Made, Saged, dan Unung.
  • Konflik ekonomi melalui persoalan utang dan bengkel.
  • Unsur fantasi melalui penggunaan palu sakti.
  • Persahabatan melalui perjuangan para karakter mempertahankan bengkel.

Ketok Mejik Mengangkat Persoalan Utang dan Pinjaman Online

Film Ketok Mejik tidak hanya menggunakan persoalan bengkel sebagai konflik. Film ini juga mengangkat isu utang dan pinjaman online sebagai bagian dari permasalahan sosial yang dialami karakter utama. Persoalan tersebut memberikan konteks yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat. (Metro TV, 2026).

Yogi S. Calam menggunakan konflik utang sebagai bagian dari pesan film. Cerita tersebut menggambarkan usaha dan kerja keras sebagai jalan untuk keluar dari masalah ekonomi. Unsur komedi kemudian membuat pesan tersebut hadir melalui pendekatan hiburan. (Metro TV, 2026).

Pendekatan tersebut membuat Ketok Mejik tidak hanya mengandalkan humor. Film ini juga menggunakan konflik sosial untuk membangun perkembangan karakter dan memberikan pesan mengenai perjuangan menghadapi masalah kehidupan.

Ketok Mejik Memiliki Durasi 111 Menit dan Klasifikasi 13+

Film Ketok Mejik memiliki durasi 111 menit atau sekitar 1 jam 51 menit. Film ini menggunakan bahasa Indonesia dan mendapatkan klasifikasi Remaja 13 Tahun atau R13 dari Lembaga Sensor Film. (Lembaga Sensor Film, 2026; CGV Cinemas, 2026).

Informasi utama mengenai film tersebut mencakup:

  • Judul: Ketok Mejik
  • Tanggal tayang: 13 Agustus 2026
  • Genre: Drama, komedi
  • Durasi: 111 menit
  • Klasifikasi: Remaja 13 tahun ke atas
  • Bahasa: Indonesia
  • Sutradara: Yogi S. Calam
  • Pemeran: Ananta Rispo, Tarra Budiman, Dodit Mulyanto, Arief Didu, dan Ersya Aurelia.

Jadwal bioskop dapat berbeda berdasarkan lokasi dan program masing-masing jaringan bioskop. Informasi penayangan yang tersedia mencantumkan film tersebut mulai tayang pada 13 Agustus 2026. (CGV Cinemas, 2026; JadwalNonton, 2026).

Yogi S. Calam Menyutradarai Ketok Mejik

Yogi S. Calam menyutradarai sekaligus menjadi salah satu penulis Ketok Mejik. Yogi S. Calam bekerja bersama Iyam Renzia dan Moh. Rido SA dalam penulisan skenario film. Produksi film melibatkan Haha Production, A&Z Films, dan Kita Film. (IMDb, 2026).

Film ini menjadi karya yang memadukan komedi dengan persoalan sosial. Cerita menggunakan bengkel sebagai ruang utama untuk mempertemukan karakter dan membangun konflik. Pendekatan tersebut membuat kehidupan para karakter berkembang melalui persoalan utang, warisan, persahabatan, dan usaha mempertahankan bengkel.

Ketok Mejik menghadirkan kisah Ben yang harus mempertahankan bengkel warisan kakeknya ketika dirinya terlilit utang. Film ini menggabungkan drama, komedi, dan fantasi melalui perjuangan Ben bersama Made, Saged, dan Unung. Film ini mulai tayang di bioskop Indonesia pada 13 Agustus 2026 dengan durasi 111 menit. (IMDb, 2026; Lembaga Sensor Film, 2026).

Pembaca dapat mengikuti informasi terbaru mengenai film Indonesia melalui Garap Media. Pembaca juga dapat membaca artikel lain di Garap Media untuk memperoleh informasi mengenai film terbaru, jadwal bioskop, sinopsis, dan berita hiburan lainnya.

Referensi

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /