Para kepala daerah melaporkan penurunan kemiskinan yang dialami di setiap wilayah mereka. Hal ini dilaporkan mereka ke Presiden Prabowo Subianto. Dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026, Prabowo menyampaikan, pengangguran juga dilaporkan menurun dan seiring dengan kenaikan jumlah orang yang bekerja.
“Para kepala daerah melaporkan di daerah-daerah mereka sudah melihat kemiskinan menurun. Mereka sudah merasakan pengangguran terbuka menurun dan jumlah orang bekerja meningkat,” ujar Prabowo dalam keterangan, Minggu (15/2/2026).
Pun demikian dengan data sosial ekonomi terkini yang menunjukkan perbaikan pada sejumlah indikator utama. Seperti pada tingkat kemiskinan tercatat sebesar 8,25 %. Sementara rasio gini berada pada level 0,363, yang mencerminkan tren ketimpangan yang semakin membaik. Kemudian, tingkat pengangguran terbuka tercatat sebesar 4,7%, dengan penyerapan sekitar 2,71 juta tenaga kerja baru sepanjang tahun 2025.
“Mereka juga menghitung rasio gini dalam tren menurun,” jelasnya.
Prabowo Dapat Laporan dari Kepala Daerah Terkait Dampak Nyata MBG
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan, dirinya menerima laporan dari para kepala daerah, mulai dari gubernur hingga bupati. Menurut dia, para pemimpin daerah melaporkan hasil riil kebijakan pemerintah pusat dalam beberapa hari dan minggu terakhir, setelah setahun berjalan, salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Prabowo mencontohkan, konsumsi rumah tangga masyarakat mengalami peningkatan setelah satu tahun pemerintahan berjalan. Kini, dampak nyata dari berbagai kebijakan pemerintah mulai dirasakan langsung di daerah.
“Saya dapat laporan dari kepala-kepala daerah, beberapa gubernur, beberapa bupati, sekarang mereka baru melihat hasil real, dampak real dari berbagai kebijakan kita. Mereka mengatakan di tingkat mereka bahwa konsumsi rumah tangga meningkat,” ujar Prabowo dalam Indonesia Economic Outlook 2026, di Wisma Danantara, Jumat (13/2/2026).
Presiden menambahkan, laporan dari kepala daerah juga menunjukkan perbaikan pada indikator sosial ekonomi lainnya.
“Para kepala daerah melaporkan di daerah-daerah mereka sudah melihat kemiskinan menurun. Mereka juga merasakan pengangguran terbuka menurun,” kata Prabowo.
Selain dari pemerintah daerah, peningkatan konsumsi juga dikonfirmasi oleh pelaku usaha. Prabowo menyebut dirinya baru-baru ini bertemu dengan pimpinan industri dan perdagangan yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).
“Beberapa hari lalu saya ketemu pemimpin-pemimpin industri dan perdagangan. Rombongan Apindo datang ke saya, dipimpin oleh ketua umumnya, mereka melaporkan bahwa bulan Januari ini konsumsi rumah tangga meningkat,” kata Prabowo.
Dampak Program MBG
Prabowo menegaskan, para pelaku bisnis menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu faktor utama yang mendorong peningkatan konsumsi tersebut. Program ini dinilai memberikan efek berantai hingga ke desa-desa dan kecamatan.
“Mereka merasakan bahwa MBG makan bergizi gratis telah mendorong peningkatan konsumsi rumah tangga dan mendorong pertumbuhan di desa-desa, di kecamatan-kecamatan, di lapisan yang paling bawah dari ekonomi kita,” ujarnya.
Menurut Prabowo, kebangkitan ekonomi Indonesia justru akan dimulai dari kelompok masyarakat terbawah. Ia optimistis kondisi ekonomi nasional akan membaik sepanjang tahun ini.
“Dari lapisan paling bawah Indonesia akan bangkit menjadi ekonomi yang dinamis. Saya percaya bahwa ekonomi kita akan sangat baik tahun ini,” tegasnya.
Penutup
Laporan kepala daerah mengenai penurunan kemiskinan dan dampak MBG menegaskan efektivitas kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program MBG terbukti memberikan efek langsung hingga lapisan paling bawah masyarakat.
Jangan lewatkan berita lainnya seputar ekonomi, pemerintahan, kesejahteraan, kebijakan publik, industri, perdagangan, lapangan kerja, sosial, pendidikan, dan teknologi hanya di Garap Media.
Referensi:
- Liputan6. (2026). Kemiskinan Turun, Kepala Daerah Lapor ke Prabowo. Retrieved from https://www.liputan6.com/bisnis/read/6279222/kemiskinan-turun-kepala-daerah-lapor-ke-prabowo
