Kenapa Huawei Tidak Menggunakan Google? Ini Alasannya

Last Updated: 29 December 2024, 19:20

Bagikan:

huawei tidak menggunakan google
huawei tidak menggunakan google
Table of Contents

Huawei, salah satu produsen smartphone terbesar di dunia, telah menjadi sorotan sejak huawei tidak menggunakan Google di perangkat mereka. Kebijakan ini menjadi tanda tanya besar bagi banyak pengguna. Mengapa perusahaan raksasa asal Tiongkok ini memutuskan untuk tidak menggunakan Google, padahal layanan seperti Google Play Store, Gmail, dan YouTube sangat populer? Artikel ini akan membahas alasan di balik keputusan tersebut dan dampaknya bagi Huawei serta pengguna.

Latar Belakang Konflik Huawei dan Google

Pada Mei 2019, pemerintah Amerika Serikat memasukkan Huawei ke dalam “Entity List,” yang melarang perusahaan-perusahaan Amerika, termasuk Google, untuk bekerja sama dengan Huawei tanpa izin khusus. Langkah ini merupakan bagian dari perang dagang antara AS dan Tiongkok yang semakin memanas pada saat itu.

Sebagai hasilnya, Huawei tidak lagi dapat menggunakan lisensi Android resmi yang disertai dengan aplikasi Google seperti Google Play Store dan layanan Google Mobile Services (GMS). Hal ini memaksa Huawei untuk mencari alternatif guna mempertahankan daya saing produknya di pasar global.

Upaya Huawei Menghadapi Larangan

1. Pengembangan HarmonyOS

Huawei merespons larangan ini dengan meluncurkan sistem operasi mereka sendiri, yaitu HarmonyOS. Sistem operasi ini dirancang untuk menggantikan Android di perangkat Huawei, sekaligus menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan pada teknologi Amerika.

HarmonyOS telah diintegrasikan ke berbagai perangkat, termasuk smartphone, tablet, dan perangkat IoT. Huawei mengklaim bahwa sistem ini memberikan pengalaman pengguna yang lancar dan inovatif.

2. Huawei AppGallery

Sebagai pengganti Google Play Store, Huawei memperkenalkan AppGallery, toko aplikasi milik mereka sendiri. AppGallery kini menjadi salah satu toko aplikasi terbesar di dunia, dengan lebih dari 530 juta pengguna aktif bulanan. Huawei juga menyediakan HMS (Huawei Mobile Services) sebagai pengganti GMS untuk mendukung aplikasi dan layanan penting di perangkat mereka.

3. Investasi Besar-Besaran

Huawei telah menginvestasikan miliaran dolar untuk mengembangkan ekosistem aplikasi mereka sendiri dan menarik pengembang aplikasi dari seluruh dunia. Mereka juga bekerja sama dengan banyak perusahaan teknologi untuk memastikan AppGallery memiliki aplikasi yang relevan dan berkualitas.

Dampak Bagi Huawei dan Pengguna

1. Penurunan Pangsa Pasar

Setelah larangan tersebut, Huawei kehilangan pangsa pasar internasional, terutama di Eropa, di mana layanan Google sangat penting bagi pengguna. Penjualan smartphone mereka di luar Tiongkok mengalami penurunan signifikan.

2. Pertumbuhan di Pasar Domestik

Meski demikian, Huawei berhasil mempertahankan dominasinya di pasar Tiongkok. Karena layanan Google memang sudah dilarang di Tiongkok, pengguna di sana tidak terlalu terpengaruh oleh perubahan ini.

3. Tantangan bagi Pengguna Global

Bagi pengguna di luar Tiongkok, beralih ke perangkat Huawei tanpa layanan Google menjadi tantangan. Beberapa aplikasi populer tidak tersedia di AppGallery, sehingga pengguna harus mencari alternatif atau solusi lain, seperti mengunduh APK secara manual.

Kesimpulan

Keputusan Huawei untuk tidak menggunakan Google bukanlah pilihan, melainkan konsekuensi dari ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Meski menghadapi tantangan besar, Huawei menunjukkan kemampuan adaptasi yang luar biasa dengan mengembangkan ekosistem mereka sendiri. Namun, masa depan Huawei di pasar global masih tergantung pada sejauh mana mereka dapat menghadirkan pengalaman pengguna yang setara dengan layanan Google.

Ingin tahu lebih banyak berita teknologi dan perkembangan terkini? Kunjungi Garap Media untuk informasi menarik lainnya!

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /