Kejutan Keras Buku Animal Farm: Kritik Kekuasaan yang Mengejutkan
Buku Animal Farm karya George Orwell dikenal sebagai salah satu satir politik paling berpengaruh. Menggunakan karakter hewan, novel ini menggambarkan bagaimana kekuasaan bisa berubah menjadi alat penindasan ketika tidak diawasi dengan baik.
Meskipun memakai gaya penceritaan sederhana, Animal Farm berhasil mengungkap dinamika politik dan sosial yang kompleks. Dengan pendekatan alegoris, novel ini memberikan gambaran mendalam mengenai bahaya totalitarianisme dan propaganda.
Awal Revolusi di Animal Farm
Latar Belakang Revolusi
Para hewan di Peternakan Manor hidup dalam penindasan di bawah tuannya, Tuan Jones. Dipicu oleh ide-ide dari Old Major tentang kebebasan dan kesetaraan, para hewan akhirnya memberontak dan mengambil alih peternakan (Kompas.com, 2022).
Masa Keemasan Usai Revolusi
Pada awal kepemimpinan baru, hewan-hewan bekerja sama dengan semangat kesetaraan. Mereka percaya bahwa dunia baru akan membawa kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh penghuni peternakan (Perpusnas, 2025).
Kekuasaan Mulai Korup: Kejatuhan Idealisme
Manipulasi dan Propaganda
Seiring waktu, kepemimpinan Napoleon mulai menunjukkan tanda-tanda penyalahgunaan kekuasaan. Melalui propaganda yang diciptakan oleh Squealer, Napoleon mengubah sejarah, memanipulasi fakta, dan memaksakan kepatuhan (Kompas.com, 2022).
Perubahan Aturan yang Mengkhawatirkan
Slogan awal “semua hewan setara” lambat laun berubah menjadi “semua hewan setara, tetapi beberapa hewan lebih setara daripada yang lain”. Perubahan ini menjadi simbol kehancuran idealisme awal revolusi (Perpusnas, 2025).
Relevansi Animal Farm dengan Masa Kini
Gambaran Kekuasaan Modern
Tema yang diangkat Animal Farm tentang kekuasaan dan manipulasi tetap relevan dalam masyarakat modern. Novel ini mengingatkan kita akan pentingnya pengawasan terhadap otoritas agar tidak terjadi tirani (UM Sumbar, 2025).
Pembelajaran bagi Generasi Muda
Animal Farm juga menjadi bacaan penting bagi generasi muda, terutama dalam mengenali bahaya propaganda dan memahami pentingnya transparansi dalam kepemimpinan.
Animal Farm tetap menjadi salah satu karya sastra yang relevan sepanjang masa karena kemampuannya menggambarkan kompleksitas kekuasaan dan politik. Novel ini menunjukkan bagaimana kekuasaan yang tidak terkontrol dapat menghancurkan cita-cita awal sebuah revolusi.
Jika Anda tertarik memperdalam literatur kritis lainnya, jangan lupa membaca berita dan ulasan menarik lainnya hanya di Garap Media.
Referensi
