Keindahan Sakral Kelabba Madja, Tebing Pelangi di Pulau Sabu

Last Updated: 15 October 2025, 15:50

Bagikan:

Keindahan sakral Kelabba Madja di Pulau Sabu memancarkan pesona alami yang memikat para wisatawan. Sumber Gambar: Kilat News
Table of Contents

Keindahan Sakral Kelabba Madja, Tebing Pelangi di Pulau Sabu

Kelabba Madja adalah destinasi wisata alam unik di Pulau Sabu, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tebing ini dikenal karena warna gradasinya yang menawan, menyerupai pelangi alami di permukaan batu. Kombinasi warna merah, putih, cokelat, dan biru membuatnya tampak seperti lukisan alam di tengah lanskap kering Pulau Sabu (Detik, 2024).

Selain keindahan visual, Kelabba Madja juga menyimpan makna budaya dan spiritual bagi masyarakat setempat. Lokasi ini dianggap sebagai tempat suci, sehingga wisatawan diimbau menjaga sikap dan menghormati adat yang berlaku (Liputan6, 2024).


Lokasi dan Akses Menuju Kelabba Madja

Kelabba Madja terletak di Desa Wadumedi, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua. Dari Kupang, perjalanan dapat ditempuh melalui jalur udara menggunakan maskapai Susi Air menuju Bandara Tardamu di Pulau Sabu, dilanjutkan dengan perjalanan darat sekitar satu jam menuju lokasi (Liputan6, 2024).

Alternatif lain adalah jalur laut menggunakan kapal Awu atau Funka dari Pelabuhan Tenau Kupang menuju Sabu Raijua, meski waktu tempuhnya lebih lama. Setibanya di pelabuhan, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan dengan kendaraan roda dua atau empat.


Keunikan Alam dan Budaya di Kelabba Madja

Tebing Warna-warni yang Mempesona

Tebing Kelabba Madja menampilkan formasi batuan berlapis dengan gradasi warna merah bata, putih keabu-abuan, cokelat, hingga biru lembut. Warna ini terbentuk dari endapan mineral alami dan proses pelapukan batuan selama ribuan tahun (Detik, 2024).

Pemandangan tersebut menjadi semakin menakjubkan saat disinari matahari pagi atau sore hari. Banyak wisatawan menyebutnya sebagai versi kecil dari Grand Canyon di Amerika karena bentuk lembah dan lapisannya yang menyerupai lukisan alam.

Nilai Sakral dan Ritual Adat

Bagi masyarakat Sabu, Kelabba Madja bukan sekadar tempat wisata, tetapi juga situs sakral. Terdapat tiga batu besar yang dianggap melambangkan ayah, ibu, dan anak. Batu-batu ini menjadi pusat ritual adat penyembahan kepada Dewa Maja, yang diyakini sebagai pelindung dan pemberi kesuburan (Detik, 2024).

Ritual tahunan biasanya dilakukan pada bulan Juli saat purnama, di mana masyarakat mempersembahkan hewan kurban seperti ayam atau kambing berwarna merah sebagai simbol pengorbanan. Wisatawan yang datang di waktu tersebut dapat menyaksikan langsung prosesi budaya yang penuh makna (Fortuna, 2025).

Aturan Adat dan Etika Pengunjung

Karena nilai sakralnya, pengunjung dilarang berkata kasar, merusak batuan, atau memanjat ke puncak tertentu. Pelanggaran terhadap aturan ini diyakini dapat membawa kesialan dan dianggap menodai kesucian tempat (Liputan6, 2024). Oleh sebab itu, wisatawan disarankan berpakaian sopan dan mengikuti arahan warga lokal saat berkunjung.


Geologi dan Keindahan Alam Sekitar

Secara geologis, Kelabba Madja terbentuk dari lapisan batuan gamping dan napal yang mengalami proses erosi dan sedimentasi alami. Struktur batuan yang terbentuk menghasilkan bentuk vertikal menjulang dengan kemiringan hingga 45 derajat. Lokasi ini berada di wilayah Busur Banda, kawasan yang dikenal aktif secara geotektonik (Geowisata PPT).

Kondisi lingkungan sekitar cenderung kering dengan vegetasi savana khas Pulau Sabu. Hal ini menciptakan kontras visual yang menarik antara batu berwarna cerah dan langit biru tropis (Peek Holidays, 2024).


Potensi Wisata dan Tantangan Pengelolaan

Kelabba Madja memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata alam dan budaya unggulan di NTT. Pemerintah daerah telah menyelenggarakan Festival Kelabba Madja yang menampilkan pertunjukan seni, pameran kerajinan, dan lomba foto untuk memperkenalkan keindahan alam ini secara nasional (Kemenparekraf, 2022).

Meski demikian, aksesibilitas dan fasilitas masih menjadi tantangan. Sebagian besar jalan menuju lokasi belum sepenuhnya beraspal, dan fasilitas publik seperti warung, toilet, serta papan informasi masih terbatas (Detik, 2024). Diperlukan kerja sama antara pemerintah, masyarakat lokal, dan pelaku pariwisata untuk mengembangkan kawasan ini secara berkelanjutan.


Kelabba Madja merupakan perpaduan indah antara fenomena geologis dan kearifan budaya lokal. Tebing warna-warni yang menawan serta nilai spiritual yang dijaga turun-temurun menjadikannya destinasi yang wajib dikunjungi di NTT.

Bagi Anda yang tertarik menjelajahi lebih banyak keajaiban alam dan budaya Indonesia, simak berita serta artikel wisata lainnya di Garap Media. Temukan inspirasi perjalanan yang memperkaya wawasan sekaligus mendukung pariwisata berkelanjutan di tanah air.

Referensi:

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /