Kebakaran Cempaka Putih Tewaskan 22 Karyawan, Dugaan Baterai Drone Jadi Pemicu Api

Last Updated: 10 December 2025, 00:07

Bagikan:

Tragedi kebakaran Cempaka Putih yang merenggut 22 nyawa kembali mengingatkan pentingnya keselamatan kerja di kawasan perkantoran. Sumber gambar: Merdeka.com
Table of Contents

Kebakaran Cempaka Putih Tewaskan 22 Karyawan, Dugaan Baterai Drone Jadi Pemicu Api

Sebuah kebakaran besar melanda gedung kantor di Jalan Letjen Suprapto Blok A19, Cempaka Putih Utara, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Api melahap bangunan milik perusahaan drone komersial Terra Drone Indonesia dan menyebabkan puluhan korban jiwa (Detikcom, 2025).

Hingga pukul 17.00 WIB, Polres Metro Jakarta Pusat mencatat korban meninggal dunia mencapai 22 orang, terdiri dari 15 perempuan dan tujuh laki-laki. Seluruh korban diketahui merupakan karyawan yang sedang berada di dalam gedung saat kejadian berlangsung (JawaPos, 2025).

Kronologi Kebakaran Cempaka Putih

Api diduga berasal dari lantai bawah

Menurut keterangan kepolisian, kebakaran diduga bermula dari lantai dasar gedung yang digunakan sebagai area penyimpanan dan pengisian baterai drone. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke lantai atas akibat material mudah terbakar serta minimnya sirkulasi udara di dalam bangunan (Beritasatu, 2025).

Peristiwa terjadi sekitar pukul 12.43 WIB ketika sebagian besar karyawan tengah berada di lokasi. Beberapa pekerja berhasil keluar setelah melihat asap mengepul, namun puluhan lainnya tertahan di dalam gedung akibat kepanikan serta minimnya jalur evakuasi yang memadai (Detikcom, 2025).

Upaya pemadaman dan evakuasi

Sebanyak lebih dari 20 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih tiga jam hingga kondisi dapat dikendalikan.

Petugas melakukan penyisiran pada setiap lantai bangunan untuk mengevakuasi korban. Sebagian korban ditemukan meninggal akibat menghirup asap tebal, bukan karena terbakar langsung. Upaya evakuasi mengalami kendala karena visibilitas rendah, suhu ruangan yang tinggi, serta sisa material bangunan yang runtuh (Beritasatu, 2025).

Data Korban

Polisi mengonfirmasi total korban meninggal dunia berjumlah 22 orang: 15 perempuan dan tujuh laki‑laki. Mayoritas korban merupakan staf operasional dan teknisi UAV yang bekerja di gedung tersebut (JawaPos, 2025).

Seluruh jenazah telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk proses identifikasi. Aparat juga mengerahkan tim DVI guna memastikan identitas korban sebelum diserahkan kepada pihak keluarga (Detikcom, 2025).

Dugaan Penyebab Kebakaran

Penyelidikan sementara mengarah pada kemungkinan korsleting atau kegagalan baterai lithium drone yang menyebabkan ledakan awal. Polisi menyebut, perangkat drone dan baterai batterai lithium memiliki potensi panas tinggi dan mudah memicu api apabila tidak disimpan sesuai standar keamanan (Beritasatu, 2025).

Meski demikian, aparat belum menetapkan kesimpulan akhir. Tim Inafis dan Laboratorium Forensik Mabes Polri dijadwalkan melakukan olah TKP mendetail guna memastikan pemicu kebakaran secara pasti, termasuk memeriksa sistem instalasi listrik, standar penyimpanan baterai, serta kepatuhan gedung terhadap regulasi keselamatan kerja.

Sorotan Keselamatan Kerja

Tragedi kebakaran Cempaka Putih kembali menyorot lemahnya penerapan standar keselamatan di kawasan perkantoran dan ruko. Penggunaan baterai lithium berskala besar, terutama tanpa sistem ventilasi memadai dan prosedur standar darurat, dinilai meningkatkan risiko bencana kebakaran.

Pengamat keselamatan kerja menilai, inspeksi rutin gedung perkantoran perlu diperketat, khususnya pada fasilitas yang menyimpan bahan berisiko tinggi. Jalur evakuasi standar, alarm kebakaran aktif, serta simulasi kebencanaan dinilai wajib dilakukan secara berkala.

Peristiwa tragis ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat luas. Kasus kebakaran Cempaka Putih menunjukkan betapa pentingnya penerapan standar keselamatan kerja di area industri dan perkantoran modern.

Untuk mengikuti perkembangan investigasi serta berita nasional terkini lainnya, pembaca dapat terus memantau laporan lengkap dari Garap Media.

Referensi

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /