Kabinet Merah Putih Resmi Dilantik, Inilah 11 Menteri dan Wamen Prabowo
Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle besar Kabinet Merah Putih pada 17 September 2025. Sebanyak 11 pejabat baru dilantik di Istana Negara. Perubahan ini menarik perhatian publik karena mencakup menteri, wakil menteri, kepala badan, hingga penasihat khusus. Dengan reshuffle ini, pemerintahan Prabowo diharapkan semakin solid dan responsif menghadapi tantangan nasional.
Daftar Lengkap 11 Pejabat Baru
Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 96/P Tahun 2025, berikut 11 nama yang dilantik:
- Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam): Djamari Chaniago
- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora): Erick Thohir
- Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker): Afriansyah Noor
- Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut): Rohmat Marzuki
- Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop): Farida Faricha
- Ketua Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP): Sarah Sadiqa
- Kepala Badan Komunikasi Pemerintah: Angga Raka Prabowo
- Wakil Kepala Badan Geologi dan Mineral: Sonny Sanjaya
- Wakil Kepala Badan Geologi dan Mineral: Naniek S Dayang
- Penasihat Khusus Presiden Bidang Kamtibmas & Reformasi Polri: Ahmad Dofiri
- Kepala Staf Presiden (KSP): Muhammad Qodari
Dengan demikian, reshuffle ini menjadi salah satu yang terbesar di era pemerintahan Prabowo.
Latar Belakang Pergantian
Beberapa posisi kosong karena pejabat sebelumnya diberhentikan. Misalnya, Wamenaker sebelumnya Immanuel Ebenezer (Noel) diberhentikan akibat status hukum. Selain itu, Wamenhut sebelumnya Sulaiman Umar Siddiq dan Wamenkop Ferry Juliantono juga diganti.
Perubahan ini tidak hanya mengisi kekosongan, tetapi juga memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Dengan pengangkatan Erick Thohir sebagai Menpora, pemerintah memberi sinyal kuat untuk meningkatkan prestasi olahraga nasional menjelang event internasional.
Proses Pelantikan
Pelantikan berlangsung khidmat di Istana Negara, Jakarta, dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo. Para pejabat mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden dan berjanji setia pada UUD 1945.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Presiden, menteri-menteri kabinet, dan pimpinan lembaga negara. Momen ini menjadi simbol awal kerja baru yang diharapkan memberi dampak positif bagi pemerintahan.
Dampak dan Harapan Publik
Pelantikan 11 pejabat ini memunculkan beberapa implikasi:
- Percepatan kebijakan. Publik berharap kebijakan di sektor tenaga kerja, kehutanan, dan koperasi lebih cepat dijalankan.
- Koordinasi politik. Posisi Menko Polkam strategis untuk menjaga stabilitas nasional.
- Efektivitas birokrasi. Penambahan kepala badan dan penasihat khusus diharapkan memperkuat koordinasi, bukan menambah beban birokrasi.
- Transparansi. Publik menanti gebrakan nyata dalam 100 hari pertama, terutama pada isu lapangan kerja dan reformasi sektor keamanan.
Dengan demikian, reshuffle ini membawa harapan baru sekaligus tantangan besar bagi para pejabat baru.
Pelantikan 11 pejabat baru pada 17 September 2025 menjadi langkah strategis bagi pemerintahan Prabowo. Masyarakat kini menanti hasil kerja nyata dari jajaran baru ini, terutama dalam mempercepat kebijakan dan menjaga stabilitas nasional.
Untuk update terbaru seputar politik dan pemerintahan, jangan lupa baca berita selengkapnya hanya di Garap Media.
Lampiran Referensi
