KA Jakarta–Semarang Lumpuh Total! Banjir Rendam Jalur Kendal

Last Updated: 16 January 2026, 02:45

Bagikan:

KA Jakarta–Semarang Lumpuh
Banjir yang merendam jalur rel di Kabupaten Kendal membuat perjalanan kereta api di lintas utara Jawa terganggu, memaksa KAI menghentikan sementara operasional demi keselamatan penumpang. Sumber gambar: Kereta Api Indonesia
Table of Contents

Banjir yang melanda Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, berdampak langsung pada sektor transportasi nasional. Genangan air merendam jalur rel kereta api di wilayah tersebut hingga menyebabkan perjalanan kereta api lintas Jakarta–Semarang lumpuh sementara (iNews.id, 2026).

Kondisi tersebut memaksa PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang menghentikan sementara operasional perjalanan kereta demi menjamin keselamatan penumpang. Sedikitnya delapan perjalanan kereta api dilaporkan terganggu akibat jalur yang tidak dapat dilalui (Erakini.id, 2026).

Jalur Kendal Lumpuh Akibat Banjir

Rel Kereta Terendam Air

Banjir merendam jalur rel kereta api di petak jalan Kaliwungu–Kalibodri, Kabupaten Kendal. Air menggenangi lintasan rel hingga mendekati kepala rel, sehingga jalur dinilai tidak aman untuk dilalui kereta api (iNews.id, 2026).

PT KAI Daop 4 Semarang mengambil langkah darurat dengan menutup jalur tersebut. Penutupan dilakukan karena arus air cukup deras dan berpotensi menggerus konstruksi rel jika perjalanan tetap dipaksakan (Erakini.id, 2026).

Perjalanan Kereta Api Terganggu

Delapan KA Tertahan

Akibat jalur Kendal lumpuh, sebanyak delapan perjalanan kereta api dari dan menuju Semarang serta Jakarta mengalami keterlambatan. Sejumlah kereta terpaksa berhenti di stasiun terdekat sambil menunggu kondisi jalur kembali aman (iNews.id, 2026).

Pihak KAI menegaskan keselamatan menjadi prioritas utama dalam pengambilan keputusan penutupan jalur. Selama banjir belum surut dan jalur belum dinyatakan aman, perjalanan kereta tidak akan dioperasikan melewati lokasi tersebut (Erakini.id, 2026).

Banjir Kendal Meluas ke Permukiman

Sungai Kendal Meluap

Tidak hanya berdampak pada jalur kereta api, banjir juga merendam wilayah permukiman di pusat Kota Kendal. Luapan Sungai Kendal menggenangi ratusan rumah warga dengan ketinggian air mencapai 70 sentimeter (Suara Merdeka, 2026).

Kondisi ini menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu dan memicu kemacetan di sejumlah titik jalan. Warga terpaksa membatasi aktivitas dan sebagian harus mengamankan barang-barang dari genangan air yang masuk ke rumah.

Dampak Banjir di Jalur Pantura

Banjir di Kendal menjadi bagian dari rangkaian gangguan infrastruktur di jalur Pantura Jawa Tengah. Di wilayah lain, seperti jalur Pati–Rembang, genangan air menyebabkan arus lalu lintas tersendat hingga tiga kilometer akibat badan jalan yang terendam (Sigijateng.id, 2026).

Sebelumnya, banjir juga pernah melumpuhkan jalur kereta api di Kabupaten Grobogan. Peristiwa tersebut merendam puluhan desa dan memaksa penghentian perjalanan kereta api karena kondisi rel yang tidak memungkinkan dilalui (SINDOnews.com, 2025).

Peristiwa jalur Kendal lumpuh akibat banjir menunjukkan betapa rentannya infrastruktur transportasi terhadap cuaca ekstrem. Gangguan perjalanan kereta api ini menjadi peringatan penting bagi semua pihak untuk memperkuat mitigasi bencana, khususnya di jalur-jalur vital nasional.

Ikuti terus berita terkini dan laporan mendalam lainnya seputar bencana alam, transportasi, dan isu publik hanya di Garap Media. Temukan informasi terpercaya dan terbaru untuk memahami dampak peristiwa di sekitar Anda.

Referensi

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /