Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner mengungkap kesan dan pengalamannya dilatih juru taktik anyar John Herdman. Ia membeberkan ciri khas dan keunikan dari Herdman, yang membedakan dengan pelatih-pelatih Garuda sebelumnya seperti Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert. Justin Hubner termasuk pemain lama yang sudah merasakan tiga sentuhan pelatih berbeda di Timnas Indonesia, sejak jadi WNI pada Desember 2023. Dia pun selalu jadi kepercayaan tiap pelatih Garuda.
Bersama Shin Tae-yong misalnya, Justin Hubner selalu jadi pilihan utama Timnas Indonesia di Piala Asia 2023 (2024). Dia juga tak tergantikan dalam empat pertandingan terakhir putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Kemudian saat Timnas Indonesia ditangani Patrick Kluivert, Justin Hubner turut dipercaya tampil untuk tiga pertandingan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, melawan Bahrain, China, dan Jepang. Kini ketika Timnas Indonesia dipegang John Herdman, Hubner kembali dapat kepercayaan pelatih. Dia bermain dalam dua laga FIFA Series 2026 melawan Saint Kitts and Nevis dan Bulgaria dengan taktik serta strategi pelatih anyar.
Pola Pikir Berbeda
Diakui Hubner, terdapat perbedaan mencolok dari sentuhan John Herdman ketimbang dua pelatih Timnas Indonesia sebelumnya. Ia merasa juru taktik asal Inggris tersebut punya pemikiran dan kemampuan berbeda yang dirasakan oleh para pemain. John Herdman, kata Justin Hubner, terus mendorong para pemain Timnas Indonesia untuk lebih baik. Seluruh penggawa Garuda pun merasakan sentuhan itu yang diharapkan membuat tim jadi lebih baik juga.
“Ya, tentu saja. Saya pikir dengan pelatih yang sekarang, dia memiliki pola pikir yang sangat berbeda. Dia benar-benar ingin mendorong kami ke level berikutnya. Saya pikir kita dapat mencapai beberapa hal yang sangat baik dengan tim ini, karena mereka melakukan pekerjaan yang hebat,” ucap Hubner.
Lebih Detail
Selain itu, Justin Hubner juga merasa John Herdman sebagai pelatih yang cukup perfeksionis. Segala detail kecil sangat diperhatikan oleh juru taktik anyar dengan tujuan baik. Hubner pun tak mempermasalahkan itu. Malah dia merasa senang karena apa yang dilakukan John Herdman bisa memberikan dampak positif untuk Timnas Indonesia.
“Dia benar-benar memperhatikan detail dan dia menginginkan kesempurnaan untuk tim. Saya pikir itu sangat bagus,” katanya.
Penampilan Lawan Bulgaria
Lebih jauh, pemain yang kini berkarier bareng klub Belanda, Fortuna Sittard itu memberikan pendapatnya soal kekalahan Timnas Indonesia dari Bulgaria. Ia menilai ada sisi positif yang layak dipetik skuad Garuda usai kalah 0-1 dan gagal juara FIFA Series 2026.
“Saya merasa baik. Tentu saja, kami kalah dalam pertandingan, tetapi saya pikir kami menunjukkan permainan sepak bola yang sangat bagus hari ini. Saya pikir kami melakukan pekerjaan yang hebat dalam penguasaan bola,” ucap Hubner.
“Sayangnya, mereka mendapat penalti yang berhasil mereka cetak, tetapi saya pikir kita bisa bangga dengan tim ini. Kita bisa menatap ke depan,” tutupnya.
Penutup
Justin Hubner menunjukkan antusiasme tinggi saat dilatih John Herdman di Timnas Indonesia. Pendekatan pelatih anyar ini dinilai membawa pengalaman berbeda bagi seluruh pemain. Kepercayaan yang diberikan Herdman diharapkan dapat meningkatkan kualitas tim ke depannya.
Jangan lewatkan berita lainnya seputar sepak bola nasional, sepak bola internasional, transfer pemain, hasil liga, jadwal pertandingan, analisis pertandingan, wawancara eksklusif, dan tips olahraga hanya di Garap Media.
Referensi:
- Liputan6. (2026). Justin Hubner Ungkap Beda John Herdman dengan Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert. Retrieved from https://www.liputan6.com/bola/read/6307454/justin-hubner-ungkap-beda-john-herdman-dengan-shin-tae-yong-dan-patrick-kluivert
