Jangan Tertipu! Ini Perbedaan Daging Meltique Asli dan Biasa
Dalam beberapa tahun terakhir, popularitas daging meltique terus meningkat di kalangan pecinta kuliner, khususnya mereka yang menggemari hidangan steak dengan tekstur juicy dan rasa gurih. Sayangnya, tidak sedikit orang yang salah kaprah dengan menganggap meltique setara dengan daging wagyu atau bahkan mengira itu adalah jenis daging alami. Padahal, ada perbedaan mendasar antara daging meltique dan daging sapi biasa—mulai dari proses pembuatannya hingga kandungan gizinya.
Artikel ini akan mengupas secara tuntas perbedaan daging meltique agar kamu tidak tertipu saat membeli atau menyantap hidangan berbahan dasar daging. Yuk, simak penjelasan lengkapnya!
Apa Itu Daging Meltique?
Daging meltique adalah produk daging sapi yang melalui proses injeksi lemak nabati ke dalam serat daging untuk meniru tampilan dan rasa marbling seperti pada wagyu. Istilah “meltique” berasal dari Jepang dan dikenal sebagai alternatif ekonomis dari daging premium seperti wagyu.
Proses ini bertujuan untuk menciptakan tekstur lembut dan rasa gurih yang merata. Di pasaran, meltique biasanya digunakan di restoran steak dengan harga terjangkau, karena lebih murah dibandingkan daging sapi impor berkualitas tinggi.
Cara Produksi Daging Meltique vs Daging Biasa
Daging Meltique
- Menggunakan daging sapi biasa yang disuntik dengan campuran lemak nabati, air, dan bahan aditif seperti pengemulsi.
- Proses ini dikenal sebagai marinasi injeksi, yang membuat lemak terlihat seperti “marbling alami”.
- Biasanya menggunakan daging dari sapi yang tidak memiliki kualitas tinggi, namun dimodifikasi secara visual dan tekstural.
Daging Sapi Biasa (Tanpa Proses Injeksi)
- Merupakan daging alami tanpa tambahan lemak dari luar.
- Tingkat marbling tergantung dari jenis sapi, pola makan, dan perawatan ternak.
- Tidak mengandung bahan tambahan, sehingga rasanya lebih murni dan kandungan gizinya tidak berubah.
Ciri-Ciri Fisik yang Bisa Dibedakan
Agar tidak tertipu saat membeli, kamu bisa memperhatikan ciri-ciri berikut:
Daging Meltique:
- Tampak memiliki marbling putih yang seragam dan tersebar merata, kadang terlalu sempurna.
- Warnanya cenderung lebih pucat karena adanya kandungan air dan minyak tambahan.
- Saat dimasak, lemaknya cepat meleleh dan bisa mengeluarkan cairan berlebih.
Daging Biasa:
- Marbling tidak selalu merata, tergantung jenis sapi dan potongan daging.
- Warna daging lebih merah alami.
- Saat dimasak, cairan yang keluar lebih sedikit, dan rasanya cenderung lebih kuat.
Kandungan Gizi dan Kesehatan
Perlu diperhatikan bahwa daging meltique mengandung lemak nabati dan aditif tambahan, yang bisa memengaruhi kandungan gizi.
- Daging Meltique: Kandungan lemak total bisa lebih tinggi karena proses injeksi. Beberapa produsen juga menambahkan sodium dan bahan pengawet.
- Daging Sapi Asli: Lebih alami tanpa penambahan lemak buatan. Kandungan proteinnya relatif lebih tinggi per gram karena tidak ada campuran air/minyak.
Bagi penderita kolesterol atau mereka yang sedang menjaga pola makan, sebaiknya mengkonsumsi daging meltique secara terbatas.
Harga dan Ketersediaan
- Daging Meltique umumnya lebih murah dan lebih banyak tersedia di restoran kelas menengah ke bawah atau hotel berbintang rendah.
- Daging Biasa Berkualitas Tinggi, apalagi jenis wagyu atau daging grass-fed, harganya jauh lebih mahal dan biasanya ditemukan di restoran premium.
Legalitas dan Labeling
Di beberapa negara, produk meltique harus diberi label yang menjelaskan bahwa daging tersebut telah melalui proses tambahan. Namun, di Indonesia, masih banyak ditemukan daging meltique yang dijual tanpa penjelasan yang jelas, sehingga konsumen bisa salah mengira.
Pastikan untuk membaca label kemasan atau bertanya langsung ke penjual saat membeli daging olahan, terutama jika kamu menginginkan daging alami.
Daging meltique memang menawarkan sensasi steak yang empuk dan gurih dengan harga lebih ramah di kantong. Namun, penting untuk memahami bahwa meltique bukanlah daging alami seperti wagyu atau sapi premium lainnya. Dengan informasi ini, kamu bisa lebih bijak dalam memilih jenis daging yang sesuai dengan kebutuhan dan seleramu.
Jangan sampai tertipu hanya karena tampilan! Baca terus informasi menarik lainnya seputar kuliner dan gaya hidup hanya di Garap Media.
Lampiran Referensi
