Jangan Lupa Bahagia Tayang 10 September 2026, Kisah Perjuangan Anak Sulung

Last Updated: 8 September 2026, 15:29

Bagikan:

Jangan Lupa Bahagia
Film Jangan Lupa Bahagia mengangkat perjuangan seorang anak sulung dalam menjaga keluarga dan mempertahankan harapan di tengah berbagai persoalan kehidupan. Sumber gambar: Instagram @janganlupabahagiafilm.
Table of Contents

Film Jangan Lupa Bahagia dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 10 September 2026. Film drama keluarga arahan Andi Burhamzah tersebut mengikuti perjuangan Ulla, anak sulung yang harus menjadi tulang punggung keluarga setelah kedua orang tuanya meninggal dunia. Cerita film kemudian mempertemukan persoalan ekonomi, pendidikan, persaudaraan, dan harapan dalam kehidupan Ulla bersama dua adiknya (detikSulsel, 2026).

Jangan Lupa Bahagia Mengikuti Perjuangan Ulla Menjaga Kedua Adiknya

Cerita Jangan Lupa Bahagia menempatkan Ulla sebagai pusat konflik keluarga. Ulla harus mengambil tanggung jawab besar setelah kehilangan kedua orang tuanya. Imma dan Ikbal menjadi dua adik yang harus Ulla lindungi sekaligus pastikan tetap memperoleh pendidikan.

Kondisi ekonomi keluarga membuat tanggung jawab Ulla semakin berat. Mendiang ayah Ulla sebelumnya bekerja sebagai guru honorer dengan penghasilan terbatas. Situasi tersebut membuat Ulla harus mencari penghasilan sendiri untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan mempertahankan pendidikan kedua adiknya (detikSulsel, 2026).

Ulla kemudian bekerja sebagai pengemudi ojek online untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pekerjaan tersebut menjadi sumber penghasilan utama bagi Ulla. Kondisi tersebut membuat kerusakan ponsel menjadi masalah besar karena perangkat itu menjadi alat utama Ulla menerima pekerjaan.

Konflik Ekonomi Membuat Kehidupan Ulla Semakin Sulit

Masalah Ulla tidak berhenti pada persoalan pekerjaan. Ponsel milik Ulla mengalami kerusakan setelah terjatuh dan terlindas kendaraan. Kerusakan tersebut mengancam penghasilan Ulla karena ia kesulitan menerima pesanan ojek online.

Keluarga Ulla juga menghadapi ancaman kehilangan tempat tinggal. Rumah kosong milik sahabat mendiang ayah mereka selama ini menjadi tempat tinggal Ulla, Imma, dan Ikbal. Anak pemilik rumah kemudian memutuskan menjual properti tersebut sehingga ketiga bersaudara itu harus mencari tempat tinggal baru (Katadata.co.id, 2026).

Rangkaian persoalan tersebut membuat hubungan ketiga saudara menjadi bagian penting dalam cerita. Ulla berusaha menjaga kedua adiknya meskipun dirinya menghadapi tekanan ekonomi. Imma dan Ikbal juga memberikan dukungan kepada Ulla ketika keluarga mereka menghadapi berbagai kesulitan.

Beberapa konflik utama dalam Jangan Lupa Bahagia meliputi:

  • Kehilangan kedua orang tua yang mengubah kehidupan tiga bersaudara.
  • Tanggung jawab Ulla sebagai tulang punggung keluarga.
  • Kesulitan ekonomi setelah Ulla kehilangan sumber penghasilan.
  • Kerusakan ponsel yang menghambat pekerjaan Ulla sebagai pengemudi ojek online.
  • Ancaman kehilangan tempat tinggal yang menambah tekanan keluarga.
  • Perjuangan Imma dan Ikbal untuk tetap memperoleh pendidikan.

Andi Burhamzah Mengangkat Realitas Keluarga melalui Drama Lokal

Andi Burhamzah mengarahkan Jangan Lupa Bahagia sebagai drama keluarga yang membawa persoalan sosial ke dalam cerita personal. Film tersebut menggunakan kehidupan Ulla dan kedua adiknya untuk memperlihatkan tekanan ekonomi serta kuatnya hubungan persaudaraan.

Nuansa lokal juga menjadi bagian dari identitas film. Karakter dan cara bertutur film mengambil warna kehidupan masyarakat Sulawesi. Pendekatan tersebut membuat persoalan keluarga terasa dekat dengan pengalaman sehari-hari penonton (detikSulsel, 2026).

Produksi film melibatkan 786 Production, Rumpi Entertainment, dan Timur Pictures. Andi Burhamzah juga tercatat sebagai salah satu produser bersama Nicki RV, Mohit NV, dan Rani RL. Sementara itu, Chairul Rijal Juanda, Tumming, dan Abu tercatat sebagai penulis film (Teater.co, 2026).

Film ini sebenarnya telah melalui perjalanan produksi yang cukup panjang. Abu menyebut proses syuting berlangsung pada 2022, sedangkan penayangan nasional baru berlangsung pada September 2026. Jarak produksi dan penayangan tersebut membuat penampilan pemeran anak dalam film terlihat berbeda dengan kondisi mereka saat ini (detikSulsel, 2026).

Alghifahri Jasin Memerankan Ulla Bersama Tumming dan Abu

Alghifahri Jasin memerankan Ulla sebagai tokoh utama dalam Jangan Lupa Bahagia. Jasmin Risach memerankan Imma, sedangkan M Aqif Difullah memerankan Ikbal. Tumming, Abu, Andi Batari Bintang, Adhy Basto, Jade Thamrin, dan Arman Dewarti turut mengisi jajaran pemeran film tersebut (detikSulsel, 2026).

Pesan utama film menyoroti kemampuan seseorang menemukan kebahagiaan dalam kondisi sulit. Tumming menjelaskan bahwa cerita film mengajak penonton melihat kebahagiaan dari hal-hal sederhana. Pesan tersebut menjadi alasan film tidak hanya mengandalkan konflik keluarga, tetapi juga menghadirkan harapan sebagai bagian dari perjalanan karakter (detikSulsel, 2026).

Jangan Lupa Bahagia Tayang 10 September dengan Klasifikasi Semua Umur

Jangan Lupa Bahagia dijadwalkan hadir di bioskop Indonesia mulai 10 September 2026. Data penayangan mencatat film tersebut sebagai drama Indonesia dengan klasifikasi Semua Umur dan durasi sekitar 81 menit. Informasi jadwal bioskop juga mencantumkan format 2D untuk penayangan film tersebut (Teater.co, 2026).

Informasi utama film Jangan Lupa Bahagia mencakup:

  • Judul: Jangan Lupa Bahagia.
  • Genre: Drama.
  • Sutradara: Andi Burhamzah.
  • Pemeran utama: Alghifahri Jasin.
  • Pemeran pendukung: Jasmin Risach, M Aqif Difullah, Tumming, Abu, dan lainnya.
  • Produksi: 786 Production, Rumpi Entertainment, dan Timur Pictures.
  • Durasi: sekitar 81 menit.
  • Klasifikasi: Semua Umur.
  • Tanggal tayang: 10 September 2026.

Jangan Lupa Bahagia menawarkan cerita keluarga yang menempatkan perjuangan anak sulung sebagai inti konflik. Perpaduan persoalan ekonomi, pendidikan, kehilangan, dan hubungan persaudaraan membuat film ini membawa pesan tentang pentingnya mempertahankan harapan ketika keadaan menjadi sulit.

Garap Media akan terus menghadirkan informasi terbaru mengenai film Indonesia, jadwal tayang bioskop, dan perkembangan industri hiburan. Pembaca dapat mengikuti artikel Garap Media untuk mendapatkan informasi tentang berbagai film yang hadir sepanjang September 2026.

Pembaca juga dapat menemukan artikel Garap Media lainnya yang membahas sinopsis, pemain, jadwal tayang, serta kabar terbaru dari perfilman Indonesia dan internasional. Ikuti terus Garap Media untuk mendapatkan informasi hiburan yang lebih lengkap dan aktual.

Referensi

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /