Jafar/Felisha Melaju, Adnan/Indah Terhenti di Babak 32 Besar French Open 2025
Babak 32 besar French Open 2025 (21 Oktober) menjadi hari yang penuh kontrak bagi sektor ganda campuran Indonesia. Dari beberapa wakil yang tampil, dua pasangan memiliki sorotan utama: Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu melaju mulus, sementara Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil harus mengakhiri perjalanannya setelah pertandingan sengit.
Kinerja tim Indonesia pada hari itu menunjukkan kombinasi permainan dominan pada satu laga dan ketangguhan lawan pada laga lain, sehingga hasilnya terpecah antara kemenangan meyakinkan dan kekalahan tipis yang melelahkan. (PBSI, 2025; Liputan6, 2025)
Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta N. Pasaribu Melaju Mulus (Ganda Campuran Indonesia)
Pasangan muda Indonesia, Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, tampil gemilang pada babak 32 besar French Open 2025 di Paris, Senin (21/10). Mereka berhasil menaklukkan pasangan Denmark, Mads Vestergaard dan Christine Busch, dua gim langsung dengan skor 21–7 dan 21–14 (Liputan6, 2025).
Kemenangan ini menjadi bukti konsistensi Jafar/Felisha yang semakin matang di turnamen level Super 750. Selain itu, performa mereka terlihat stabil sejak gim pertama, di mana pasangan Denmark tidak mampu mengimbangi kecepatan permainan mereka. Dengan hasil ini, Jafar/Felisha melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi unggulan asal Thailand, Dechapol Puavaranukroh dan Supissara Paewsampran (RRI, 2025).
Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil Terhenti Usai Duel Tiga Gim
Sementara itu, pasangan Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil harus tersingkir setelah berjuang keras melawan wakil Denmark, Mathias Christiansen dan Alexandra Bøje. Pertandingan berlangsung ketat selama tiga gim dengan skor 20–22, 21–14, dan 15–21 (Liputan6, 2025).
Meski sempat bangkit di gim kedua, Adnan/Indah kehilangan fokus pada poin-poin penting di gim penentuan. Namun, performa mereka tetap menunjukkan potensi besar untuk menembus level elite di masa depan. Selain itu, pasangan ini diharapkan bisa memperbaiki komunikasi dan pertahanan untuk menghadapi turnamen berikutnya.
Harapan untuk Babak Selanjutnya
Jafar/Felisha akan menghadapi tantangan berat di babak 16 besar. Dechapol/Supissara dikenal memiliki pengalaman dan konsistensi tinggi di turnamen besar. Namun, peluang tetap terbuka jika Jafar/Felisha mampu mempertahankan tempo permainan agresif dan servis akurat.
Perjalanan Indonesia di sektor ganda campuran pada French Open 21 Oktober 2025 menampilkan dua wajah: dominasi di satu sisi dan perjuangan yang belum berbuah kemenangan di sisi lain. Dukungan dan evaluasi cepat diharapkan menjadi modal berharga bagi program ganda campuran Indonesia menuju turnamen berikutnya.
Terus ikuti liputan lengkap dan update hasil pertandingan lainnya di Garap Media — kami akan menyajikan ringkasan harian, analisis, dan jadwal pertandingan yang relevan.
Referensi
