Jackie Chan Tunjukkan Aksi Memukau di The Shadow’s Edge
Film terbaru berjudul The Shadow’s Edge resmi tayang pada akhir Agustus 2025. Dibintangi Jackie Chan, Tony Leung Ka-Fai, hingga Zhang Zifeng, film ini menyuguhkan perpaduan aksi, thriller, dan drama teknologi modern. Kehadiran Jackie Chan yang kembali beraksi setelah beberapa tahun absen dalam film laga membuat penonton semakin penasaran.
Cerita The Shadow’s Edge tidak hanya menampilkan pertarungan fisik khas Jackie Chan, melainkan juga duel strategi melawan pencuri jenius yang memanfaatkan sistem pengawasan canggih. Inilah yang menjadikan film ini berbeda dari kebanyakan film laga pada umumnya.
Jalan Cerita yang Menegangkan
Sistem “Sky Eye” Jadi Senjata Utama
Alur cerita dimulai dengan sekelompok pencuri muda yang berhasil merampok miliaran dengan cara membobol “Sky Eye”, sebuah sistem pengawasan modern. Keberhasilan mereka membuat polisi Macau kewalahan.
Jackie Chan sebagai Wong Tak-Chung
Polisi akhirnya meminta bantuan Wong Tak-Chung (Jackie Chan), seorang ahli pelacakan yang sudah lama pensiun. Ia kembali ke dunia investigasi demi menumpas kejahatan ini. Didampingi perwira muda He Qiuguo (Zhang Zifeng), Wong memimpin unit pengawasan untuk memburu para pencuri.
Kehadiran Mastermind “Wolf King”
Musuh utama film ini adalah Fu Longsheng alias Wolf King (Tony Leung Ka-Fai), otak di balik perampokan besar tersebut. Ia digambarkan selalu selangkah di depan, menciptakan konflik cat-and-mouse penuh intrik yang memacu adrenalin.
Ketegangan dan Aksi Berlapis
Ketika polisi mulai berhasil mendekat, Wolf King justru memutar balik keadaan dengan jebakan-jebakan rumit. Pertarungan antara strategi, teknologi, dan pengalaman inilah yang membuat The Shadow’s Edge terasa berbeda dari sekadar film laga biasa. Jackie Chan tidak hanya menunjukkan kemampuan bela dirinya, tetapi juga sisi strategis sebagai mentor dan pemimpin tim.
Durasi film lebih dari dua jam membuat setiap konflik terbangun perlahan. Penonton diajak menyelami dunia pengawasan, peretasan, hingga strategi kriminal yang kompleks. Meski begitu, nuansa aksi tetap terasa kuat berkat koreografi khas Jackie Chan yang menjadi ciri khas sejak lama.
Tanggal Rilis Internasional
The Shadow’s Edge tayang perdana di beberapa negara Asia pada 16 Agustus 2025, termasuk Tiongkok, Malaysia, dan Singapura. Prancis bahkan lebih dulu mendapat perilisan daring pada 15 Agustus 2025.
Di Amerika Serikat, film ini rilis terbatas pada 22 Agustus 2025 sebelum mendapat jadwal tayang lebih luas di Amerika Utara, Australia, dan Selandia Baru sekitar 28 Agustus 2025. Dengan jadwal internasional yang cukup rapat, film ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak penonton di berbagai belahan dunia.
Tanggapan Kritikus dan Penonton
Film ini menuai tanggapan beragam. Beberapa kritikus menilai jalan ceritanya agak lambat, namun tetap memuji kehadiran Jackie Chan yang kembali tampil enerjik. Tony Leung Ka-Fai juga dianggap berhasil mencuri perhatian lewat karakter Wolf King yang karismatik sekaligus berbahaya.
Sementara dari sisi penonton, The Shadow’s Edge banyak dipuji karena keberhasilan memadukan aksi dengan kecerdasan teknologi modern. Penonton menilai film ini menawarkan ketegangan baru yang berbeda dari film Jackie Chan sebelumnya.
The Shadow’s Edge membuktikan bahwa Jackie Chan masih mampu menghadirkan tontonan seru yang relevan dengan zaman. Perpaduan aksi, strategi, dan drama teknologi membuat film ini layak ditonton bagi pencinta thriller maupun penggemar setia Jackie Chan.
Jangan lewatkan berita menarik seputar film dan hiburan terbaru hanya di Garap Media.
Referensi
