Iwan Fals dan Ebiet G. Ade Kembali Satukan Suara Lewat Lagu Legendaris “Ibu”
Dua maestro musik Indonesia, Iwan Fals dan Ebiet G. Ade, kembali menyatukan suara mereka dalam versi terbaru lagu legendaris bertajuk “Ibu”. Lagu ini pertama kali diciptakan oleh Iwan Fals pada tahun 1977, dan kini direkam ulang bersama Ebiet G. Ade dengan sentuhan aransemen baru yang lebih segar namun tetap mempertahankan nuansa haru dan makna mendalam di balik liriknya (detik.com).
Peluncuran lagu ini resmi dilakukan pada 3 November 2025 melalui Musica Studios. Versi terbaru “Ibu” menghadirkan harmoni dua vokalis dengan karakter berbeda: suara lantang khas Iwan Fals berpadu dengan kelembutan dan kedalaman vokal Ebiet G. Ade. Duet ini menjadi simbol kebersamaan dua legenda yang selalu menghadirkan makna dalam setiap karya mereka (kumparan.com).
Makna di Balik Lagu “Ibu”
Cinta dan pengorbanan tanpa batas
Lagu “Ibu” sejak awal memang ditulis sebagai bentuk penghormatan terhadap sosok ibu. Dalam versi terbaru ini, Iwan Fals dan Ebiet G. Ade menegaskan kembali pesan universal tentang cinta tanpa syarat dan pengorbanan yang sering kali luput disadari oleh anak-anak terhadap orang tuanya. Iwan menyebut bahwa lagu ini adalah refleksi dirinya ketika merindukan sosok ibu semasa muda, sebuah perasaan yang tak lekang oleh waktu (liputan6.com).
Aransemen baru, makna lama yang tetap hidup
Meski tidak disebut sebagai versi remix, lagu ini diaransemen ulang dengan nuansa akustik yang lembut dan penambahan harmoni vokal Ebiet G. Ade. Hasilnya adalah pengalaman mendengarkan yang lebih dalam secara emosional, menggambarkan rasa hormat dan kasih sayang kepada ibu dalam setiap baitnya. Ebiet menambahkan, lagu ini adalah pengingat tentang kesederhanaan dan cinta yang tidak pernah meminta balas (jpnn.com).
Proses Kreatif dan Rilis Video Musik
Peluncuran lagu “Ibu” versi baru ini juga disertai dengan video musik yang dirilis melalui kanal YouTube resmi Musica Studios. Video tersebut menampilkan potret kehidupan sederhana antara ibu dan anak, dengan suasana rumah yang hangat dan emosional. Visualnya memperkuat pesan lagu tentang kasih seorang ibu yang abadi (kumparan.com).
Dalam wawancaranya, Ebiet G. Ade menyebut bahwa kolaborasi ini terjadi secara alami karena keduanya memiliki visi yang sama dalam berkarya: mengangkat nilai kemanusiaan dan moral dalam musik. Lagu ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mereka terhadap generasi baru untuk tidak melupakan nilai-nilai keluarga dan rasa hormat terhadap orang tua.
Reaksi Publik dan Makna Kultural
Publik menyambut hangat kolaborasi ini. Banyak warganet menyebut bahwa perpaduan dua legenda ini terasa seperti reuni emosional yang mengingatkan masa lalu. Lagu “Ibu” versi terbaru juga masuk dalam jajaran trending di YouTube Indonesia beberapa hari setelah perilisannya. Banyak pendengar menulis komentar yang menyatakan rasa haru dan nostalgia terhadap lagu tersebut.
Menurut pengamat musik, kolaborasi ini menjadi momentum langka karena dua ikon besar seperti Iwan Fals dan Ebiet G. Ade memiliki sejarah panjang dalam dunia musik Indonesia, namun jarang tampil bersama dalam satu karya. Lagu “Ibu” versi 2025 ini diharapkan menjadi pengingat bahwa musik Indonesia memiliki akar kuat dalam pesan moral dan kemanusiaan (liputan6.com).
Kolaborasi Iwan Fals dan Ebiet G. Ade dalam lagu “Ibu” menjadi salah satu momen bersejarah bagi musik Indonesia. Lagu ini bukan hanya nostalgia, tetapi juga perayaan atas nilai-nilai kasih sayang dan pengorbanan seorang ibu yang tak lekang oleh waktu. Suara dan pesan keduanya bersatu untuk menegaskan bahwa musik bisa menjadi jembatan antara generasi lama dan baru.
Untuk kamu yang ingin menikmati kisah dan karya inspiratif lainnya dari dunia musik Indonesia, jangan lupa membaca berita terbaru di Garap Media. Temukan berbagai artikel menarik tentang perjalanan musisi legendaris, rilisan baru, dan kisah di balik lagu-lagu yang membentuk budaya kita.
Referensi
